<

Menyampaikan Aspirasi di CFD, Boleh atau Tidak? Begini Kata Polisi

      


Bandung, Mahasiswa Indonesia – CFD di Bundaran HI, Jakarta minggu lalu diwarnai oleh gerakan politik yang pro dan kontra terhadap Jokowi yang kembali mencalonkan diri sebagai Presiden periode berikutnya. Relawan #2019GantiPresiden memiliki rencana untuk melakukan deklarasi akbar nasional pada Minggu, 6 Mei, di kawasan Patung Kuda yang merupakan wilayah CFD. Akan tetapi, polisi secara tegas mengatakan bahwa wilayah CFD tidak boleh dimanfaatkan untuk melakukan aksi.

Hal ini disampaikan oleh Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya Kombes Argo Yuwono.

“Kalau aksi nggak boleh, sudah ada aturan gubernur. Hari Minggu itu khusus untuk CFD,” terang Argo dilansir dari detikcom, Jumat (4/5/2018).

Argo menjelaskan bahwa kawasan Bundaran HI hingga Monas adalah kawasan CFD setiap hari Minggu. Hal ini dilandaskan pada pergub, bahwa kawasan CFD tidak boleh digunakan untuk demo atau aksi bernuansa politik.

“Pergub (soal aturan penggunaan CFD) hanya untuk seni budaya, olahraga, dan lingkungan hidup,” lanjutnya.

Argo mengatakan bahwa ia belum mengetahui bahwa akan ada aksi relawan #2019GantiPresiden yang akan digelar pada Minggu, 6 Mei nanti. Menurutnya pihaknya belum mendapat pemberitahuan.

“Kita belum ada info,” katanya.

Walaupun sudah ada pergub yang mengatur, Argo mengatakan bahwa pihaknya belum tahu akan bertindak seperti apa bila aksi itu terjadi.

“Kita lihat nanti saja pelaksanaannya seperti apa,” tandasnya. (mli)

Sumber: ‭detik.com‬

.

KONTAK REDAKSI MAHASISWA INDONESIA:

Ruko Paskal Hyper Square Blok C29 lantai 2-3

JL. Pasir kaliki NO. 25-27, Bandung

© 2018 Oleh PT Media Abhiseva Indonesia

SOSIAL MEDIA:

Official Account Line: @mahasiswa.co.id

Instagram : mahasiswa.co.id

Facebook : mahasiswa.co.id

Twitter : @mahasiswacoid