<

Aksi Teror Berlangsung, Nilai Dolar Mencapai Rp 14.100, Berhubungankah?

      


Bandung, Mahasiswa Indonesia – Di saat teror-teror terjadi di beberapa wilayah Indonesia, yang terbaru di Riau, kondisi rupiah semakin melemah terhadap dolar Amerika Serikat (AS). Hal ini diungkapkan melalui data perdagangan yang dipaparkan oleh Reuters. Dalam data tersebut, nilai rupiah terhadap dolar siang ini, Rabu (16/5/2018), meningkat menjadi Rp 14.100 bahkan sempat mencapai Rp 14.105.

Meningkatnya nilai dolar AS ini dimulai dari pagi tadi, yaitu menjadi Rp 14.070, sedangkan kemarin adalah Rp 14.017. Makin siang makin meningkat menjadi sekitar Rp 14.105.

Menurut analisa Monex, hal ini dipengaruhi oleh teror yang terjadi di Indonesia walaupun pada hari Senin masih dapat bertahan di bawah 14.000. Peningkatan baru terjadi pada perdagangan kemarin, 15 Mei 2018. Hal ini dipicu oleh faktor eksternal maupun internal.

Faktor eksternalnya adalah dolar AS yang melemah karena data-data ekonomi AS yang dibuka terlihat kurang bagus pada minggu lalu. Hal ini kemudian menjadi momentum untuk penguatanan kembali karena ada kenaikan di yield treasury AS.

Sementara itu, yang menjadi faktor internal adalah neraca perdagangan Indonesia yang saat ini defisit, menjadi tambahan beban bagi rupiah. Ekspor Indonesia pun meningkat sebesar 9,01% (year on year) di bulan April dan impor naik juga 34,68%. Ini memengaruhi defisit neraca perdagangan sebesar US$ 1,62 miliar. (mli)

Sumber: detik.com

.

TAG(S): 14.100, DOLAR, NAIK, TEROR



KONTAK REDAKSI MAHASISWA INDONESIA:

Ruko Paskal Hyper Square Blok C29 lantai 2-3

JL. Pasir kaliki NO. 25-27, Bandung

© 2018 Oleh PT Media Abhiseva Indonesia

SOSIAL MEDIA:

Official Account Line: @mahasiswa.co.id

Instagram : mahasiswa.co.id

Facebook : mahasiswa.co.id

Twitter : @mahasiswacoid