<

Pajak Air Tanah DKI Naik 1.000 Persen?

 


Bandung, Mahasiswa Indonesia – Pemerintah Provinsi DKI Jakarta melakukan pengkajian tentang peningkatan besaran pajak, yaitu pajak air tanah. Hal ini disampaikan oleh Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan yang mengatakan bahwa peningkatan pajak air tanah bisa mencapai 1.000 persen.

“Kalau besaran peningkatannya masih harus dikaji dulu ya. Yang lebih mudah diukur itu memang air tanah. Kenapa mudah diukur? Karena air itu kita bisa mengetahui jumlah konsumsinya,” terang Anies di Balai Kota, Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat, Rabu (21/2/2018), dilansir dari detik.com.

Walau begitu, Anies mengatakan bahwa ia belum bisa menyebutkan besaran kenaikannya karena masih dalam kajian.
“Angkanya berapa saya nggak berani sebut dulu sekarang. Kajiannya memang ada. Bahkan ada yang menyebutkan bisa sampai lebih dari 1.000 persen peningkatannya yang air,” lanjutnya.

Pajak bumi dan bangunan (PBB) juga menjadi objek yang akan dikaji oleh Pemprov DKI namun peningkatannya harus sesuai dengan Nilai Jual Objek Pajak (NJOP).
“Karena ketika kita berbicara tentang peningkatan dari PBB, maka harus juga dicek, ada update NJOP kan,” ujar Anies.

Rencana peningkatan besaran pajak dilakukan karena saat ini Pemprov DKI menargetkan peningkatan pendapatan pajak dari Rp 36,125 triliun menjadi Rp 38,125 triliun. Dan meningkatkan besaran pajak merupakan salah satu cara untuk merealisasikan target tersebut. (mli)
Sumber: detik.com

.

KONTAK REDAKSI MAHASISWA INDONESIA:

Ruko Paskal Hyper Square Blok C29 lantai 2-3

JL. Pasir kaliki NO. 25-27, Bandung

© 2018 Oleh PT Media Abhiseva Indonesia

SOSIAL MEDIA:

Official Account Line: @mahasiswa.co.id

Instagram : mahasiswa.co.id

Facebook : mahasiswa.co.id

Twitter : @mahasiswacoid