<
Beredar Pesan Berantai Seleksi CPNS 2018 Ternyata HOAKS

Beredar Pesan Berantai Seleksi CPNS 2018 Ternyata HOAKS

 


Bandung, Mahasiswa Indonesia- Seleksi Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) 2018, memang sudah dekat dan tentunya banyak dinanti para pemburu CPNS.

Namun sayang informasi tentang seleksi CPNS 2018, banyak disalahgunakan oleh oknum-oknum yang tidak bertanggung jawab dengan membuat dan menyebarkan informasi HOAKS.

Seperti yang terjadi akhir-akhir ini masyarakat dihebohkan dengan pesan berantai lewat aplikasi percakapan whatsapp, yang menyebutkan pemerintah akan membuka penerimaan CPNS Daerah Tahun 2018 untuk 200.000 orang.

Bukan hanya itu, informasi tersebut menyebutkan beberapa persyaratan yang harus disiapkan para calon pelamar CPNS 2018.

Namun informasi tersebut dipastikan Hoaks.

Kepala Biro Hukum, Komunikasi, dan Informasi Publik Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (KemenPAN-RB), Mudzakir menegaskan informasi tersebut tidak benar atau hoaks.

Mudzakir menegaskan, Untuk sistem pendaftaran hanya bisa diakses melalui portal sscn.bkn.go.id.

“Untuk sistem pendaftaran terintegrasi di portal sscn.bkn.go.id,” ujar Mudzakir

Lebih lanjut dalam hal ini Humas BKN Ridwan, ikut mengklarifikasi pesan berantai hoak tersebut.

“Saat ini teman-teman dari BKN masih bekerja menangani informasi pelamaran, persyaratan, dan lainnya ke sistem sscn. Setelah selesai proses peng-input-an, barulah nanti akan dibuka pengumuman resmi dari Menpan dan Kepala BKN,” ujar Ridwan.

Lanjut Ridwan, segala proses seleksi CPNS 2018 tidak dipungut biaya apapun.

“Semua prosesnya gratis dan tidak ada bayar-bayar sama sekali,” ujar Ridwan.

Selain itu akun resmi Twitter Badan Kepegawaian Negara (BKN), memberikan himbauan.

“masyarakat diimbau agar tidak mudah tertipu dengan informasi hoaks yang tersebar di media sosial terutama di aplikasi percakapan daring,” dilansir dari akun twiter BKN

Masyarakat untuk saat ini diarahkan untuk tetap mengakses informasi CPNS 2018, dari situs resmi web BKN.

Sumber Kompas.com
Irsan


.