<
Dibuka 26 September Mendatang, Ini Formasi Lengkap CPNS Yang Dibutuhkan Badan POM

Dibuka 26 September Mendatang, Ini Formasi Lengkap CPNS Yang Dibutuhkan Badan POM

 


Bandung, Mahasiswa Indonesia,- Tahap pertama proses seleksi masuk CPNS 2018, dimulai hari ini dengan melakukan pendaftaran.

Namun Badan POM yang pada kesempatan tahun ini, membuka lowongan CPNS 2018 dengan beberapa formasi rencanya akan membuka Pendaftaran penerimaan CPNS di Badan POM, yang akan dibuka mulai Rabu (26 September) pukul 00.00 WIB dan ditutup Selasa (9 Oktober) pukul 24.00 WIB melalui situs http://sscn.bkn.go.id.

Adapun formasi lengkap yang dibutuhkan Badan POM, dimulai dari Pengawas Farmasi dan Makanan Ahli Pertama, Verifikator Keuangan, Perencana Ahli Pertama, Analis Kelembagaan, Arsiparis,  dan Pengelola Barang Milik Negara (BMN).

Dengan beberapa kualifikasi pendidikan yang meliputi,
1. Apoteker
2. Teknologi Pangan (S1)
3. Kimia (S1 dan S2)
4. Ilmu Kesehatan Masyarakat (S1)
5. Ilmu Gizi (S1)
6. Biologi/Rekayasa Hayati (S1 dan S2) 7. Bioteknologi (S1)
8. Kriminologi (S1)
9. Hukum (S1)
10. Ilmu Farmasi (S2)
11. Dokter Umum
12. Dokter Hewan
13. Akuntansi (S1)
14. Komputer/Tehnik Informatika (S1)
15. Statistik (S1)
16. Administrasi Publik/Administrasi Pemerintahan (S1)
17. Hubungan Internasional (S1)
18. Ilmu Komunikasi/Manajemen Komunikasi (S1)
19. Manajemen (S1)
20. Planologi (S1)
21. Manajemen Kearsipan (D3)
22. Tehnik Sipil (S1)
23. Psikologi (S1)
24. Perpustakaan (D3)

Dengan persyaratan khusus yang harus dipenuhi diantaranya.

1. Bagi pelamar tanpa pengalaman kerja
a. Pendidikan Diploma III (DIII) usia paling tinggi 24 tahun
b. Strata 1 (S1) paling tinggi 26 tahun; c. Pendidikan Profesi (Apoteker/Dokter) dan Pasca Sarjana (S2) paling tinggi 28 tahun

2. Bagi pelamar yang memiliki pengalaman kerja sekurang-kurangnya 2 tahun, dapat melamar sampai dengan usia paling tinggi 35 tahun

3. Lulusan Perguruan Tinggi dan/atau Program Studi yang terakreditasi BAN-PT. Bagi pelamar yang lulus dari perguruan tinggi luar negeri harus mendapat penetapan penyetaraan dari Panitia Penilaian Ijazah Luar Negeri

4. Indek Prestasi Kumulatif (IPK) untuk pendidikan DIII/S1 minimal 2,75; untuk IPK Profesi/S2 minimal 3,0.

Menurut pengumuman Badan POM, seleksi penerimaan CPNS ini menggunakan metode Computer Assisted Test (CAT) di 33 lokasi, dan pelamar dapat lokasi ujian terdekat di Jawa, Sulawesi, Sumatra, Kalimantan, Bali, Maluku, dan Papua.

Pelamar yang dinyatakan lulus seleksi administrasi, menurut pengumuman Badan POM, dapat mencetak Kartu Peserta Tanda Ujian melalui situs http://sscn.bkn.go.id.

Adapun tahapan seleksi CPNS 2018 Badan POM meliputi.

a. Seleksi Administratif
b. Seleksi Kompetensi Dasar (SKD) yang terdiri atas
a. Tes Karakteristik Pribadi (TKP)
b. Tes Inteligensia Umum (TIU)
c. Tes Wawasan Kebangsaan (TWK)

Peserta yang lulus SKD berhak mengikuti Seleksi Kompetensi Bidang (SKB) sebanyak 3 kali jumlah formasi,” bunyi pengumuman itu.

Seleksi Kompetensi Bidang itu meliputi: 1. Tes materi sesuai jabatan menggunakan CAT
2. Wawancara

Hasil seleksi akhir, menurut Ketua Pansel CPNS Badan POM, merupakan nilai kumulatif dari SKD dan SKB sesuai dengan bobot masing-masing yang akan diumumkan pada 6 Desember 2018.

Peserta dengan ranking tertinggi pada setiap formasi dinyatakan lulus seleksi dan ditetapkan dengan Surat Keputusan Ketua Panitia Seleksi.

Sumber Setkab
I_gie


.