<
Sistem PPDB Banyak Keributan, 2019 Ganti Sistem

Sistem PPDB Banyak Keributan, 2019 Ganti Sistem

 


Bandung, Mahasiswa Indonesia – Pemerintah melalui Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Muhadjir Effendy mengatakan bahwa kedepan sistem PPDB akan digantikan dengan memaksimalkan kembali sistem zonasi. Siswa akan mengetahui akan diarahkan ke sekolah mana dari awal tahun. Yang menjadi pokok perekrutan ini intinya ada di Musyawarah Kerja Kepala Sekolah (MKKS).

MKKS selain daripada identifikasi peserta didik untuk melanjutkan sekolah diharapkan pula dapat melakukan pembinaan sebelum masuk sekolah yang akan dituju, contohnya sekolah SMK sesuai bidang apa yang siswa inginkan.

Mendikbud yakin bahwa sistem zonasi seperti ini akan menjadi solusi terbaik bagi calon siswa baru. “Karena dari hasil pemetaan zonasi 2018 kan intake peserta didiknya sudah pasti, siswa yang ada di zona itu. Kalau nanti ada siswa pindahan itu hanya variable tambahan. Selain mendata persebaran siswa, tahap berikutnya yang akan dilakukan dalam sisa waktu 8 bulan sebelum tahun ajaran baru 2019 dimulai adalah mendata daya dukung sarana prasarana dan guru,” ujar Muhadjir di Jakarta, Selasa (18/9/2018).

Muhadjir juga berharap bahwa sistem zonasi ini dapat dipahami oleh berbagai pihak terutama di daerah karena dalam hal ini semuanya harus terintegrasi dengan baik sehingga ia percaya bahwa pemerintah daerah dalam mengelola pendidikan secara baik. “Itu tercermin dalam penambahan anggaran pendidikan di tahun 2019,” ujarnya. (AZ)

Sumber : Pikiran Rakyat


.