Kolaka Utara, Mahasiswa.co.id — Komunitas literasi Tenggara Reading House (TRH) bersama sejumlah organisasi kemahasiswaan dan komunitas kepemudaan menggelar kegiatan Lapak Baca dan Diskusi di kawasan Masjid Agung Kolaka Utara, Kamis (31/7/2026). Kegiatan yang dimulai pukul 15.45 WITA itu menghadirkan ruang baca terbuka bagi masyarakat sebagai upaya memperluas akses terhadap buku sekaligus mendorong tumbuhnya budaya literasi di Kabupaten Kolaka Utara.
Puluhan peserta yang terdiri atas mahasiswa, pelajar, dan masyarakat umum memadati area rerumputan di sekitar kawasan masjid. Sejumlah buku dengan berbagai tema disusun di atas tikar rerumputan sehingga dapat dibaca secara bebas oleh pengunjung. Setelah sesi membaca, peserta mengikuti diskusi dan berbagi bacaan untuk berbagi pandangan mengenai pentingnya literasi sebagai bagian dari pembelajaran dan kehidupan bermasyarakat.
Kegiatan tersebut melibatkan berbagai organisasi, antara lain Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Majelis Penyelamat Organisasi (MPO) Cabang Kolaka Utara, Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Cabang Kolaka Utara, Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM) Cabang Kolaka Utara, Himpunan Mahasiswa Pendidikan Guru Sekolah Dasar Universitas Muhammadiyah Kolaka Utara (HIMAGURA UMKOTA), Ruang Tengah (RT), serta komunitas literasi Lapak Ta dari Kabupaten Kolaka. Kehadiran berbagai organisasi itu menunjukkan kolaborasi lintas komunitas dalam penyelenggaraan kegiatan yang berfokus pada penguatan budaya membaca.
Founder Tenggara Reading House, Akbar Pelayati, mengatakan kegiatan tersebut merupakan bagian dari gerakan literasi yang diinisiasi komunitasnya untuk menghadirkan ruang belajar yang lebih dekat dengan masyarakat. Menurutnya, literasi tidak hanya berkaitan dengan kemampuan membaca dan menulis, tetapi juga menjadi sarana membangun cara berpikir kritis serta memperkuat partisipasi masyarakat dalam kehidupan sosial.
"Kami ingin menghadirkan ruang yang dapat diakses siapa saja untuk membaca, berdiskusi, dan bertukar gagasan. Literasi tumbuh ketika masyarakat memiliki kesempatan untuk belajar bersama dalam ruang yang terbuka," kata Akbar.

Komentar 0