10 Jurusan Kuliah yang Paling Disesali Lulusan, Ini Alasannya dan Cara Memilih yang Tepat
Oleh Redaksi
Mahasiswa.co.id - Memilih jurusan kuliah merupakan keputusan penting bagi siswa SMA sebelum melanjutkan ke jenjang pendidikan tinggi. Jurusan yang dipilih sering kali menjadi penentu arah karier di masa depan, sehingga perlu dipertimbangkan secara matang.
Namun, tidak sedikit lulusan yang justru menyesali pilihan jurusan mereka setelah memasuki dunia kerja. Hal ini terungkap dalam survei yang dilakukan oleh ZipRecruiter terhadap 1.500 lulusan universitas yang sedang mencari pekerjaan.
Salah satu alasan utama penyesalan adalah ketidaksesuaian antara ekspektasi dan realita gaji, serta terbatasnya peluang kerja di bidang yang dipilih.
Daftar 10 Jurusan yang Paling Disesali
Berikut jurusan dengan tingkat penyesalan tertinggi beserta alasannya:
1. Jurnalisme (87%)
Gaji awal rendah
Persaingan tinggi
Jam kerja tidak menentu
2. Sosiologi (72%)
Prospek kerja tidak spesifik
Perlu pendidikan lanjutan
Kurang langsung terserap industri
3. Seni (72%)
Penghasilan tidak stabil
Bergantung pada proyek
Persaingan tinggi
4. Komunikasi (64%)
Terlalu umum
Banyak lulusan
Skill kurang spesifik
5. Pendidikan (61%)
Gaji relatif rendah di awal
Beban kerja tinggi
Kenaikan karier terbatas
6. Manajemen Marketing & Riset (60%)
Banyak posisi entry-level berupa sales
Target kerja tinggi
Gaji tidak sesuai ekspektasi
7. Pendamping Medis (56%)
Beban kerja berat
Jam kerja panjang
Stres tinggi
8. Ilmu Politik & Pemerintahan (56%)
Lapangan kerja terbatas
Bergantung koneksi
Jalur karier tidak selalu jelas
9. Biologi (52%)
Perlu S2/S3 untuk berkembang
Banyak pekerjaan riset bergaji rendah
10. Sastra Inggris (52%)
Terlalu umum
Persaingan tinggi
Perlu skill tambahan
Penyebab Utama Penyesalan
Secara umum, alasan penyesalan lulusan meliputi:
Gaji rendah atau tidak sesuai harapan
Peluang kerja terbatas
Skill kurang spesifik
Harus melanjutkan pendidikan lebih tinggi
Rekomendasi Jurusan Minim Penyesalan
Beberapa jurusan dinilai lebih “aman” karena memiliki kebutuhan tinggi di dunia kerja dan skill yang jelas:
1. Teknologi Informasi (IT)
Prospek luas (software, data, keamanan)
Gaji tinggi
Bisa kerja fleksibel
2. Kedokteran & Kesehatan
Kebutuhan stabil
Profesi jelas
Penghasilan meningkat seiring waktu
3. Teknik (Engineering)
Dibutuhkan di banyak sektor
Skill teknis kuat
Jalur karier jelas
4. Akuntansi & Keuangan
Dibutuhkan semua perusahaan
Stabil dan terstruktur
Banyak pilihan karier
5. Data Science / Statistik
Permintaan tinggi
Gaji kompetitif
Relevan di berbagai industri
6. Farmasi
Prospek di industri kesehatan
Lebih stabil dibanding sains murni
7. Keperawatan
Kebutuhan tinggi, termasuk luar negeri
Peluang kerja luas
Cara Memilih Jurusan yang Aman Secara Karier
Agar tidak menyesal di kemudian hari, pertimbangkan hal berikut:
1. Perhatikan Kebutuhan Pasar
Pilih jurusan yang memang dibutuhkan industri, bukan sekadar tren.
2. Utamakan Skill Nyata
Pastikan jurusan memberikan hard skill yang bisa langsung digunakan.
3. Cek Gaji Awal
Cari tahu realita penghasilan entry-level di bidang tersebut.
4. Pastikan Jalur Karier Jelas
Jika sulit menjawab “lulus jadi apa?”, sebaiknya dipikir ulang.
5. Sesuaikan dengan Kemampuan
Jangan hanya ikut tren tanpa mempertimbangkan kemampuan diri.
6. Kombinasikan Minat dan Prospek
Pilihan terbaik adalah jurusan yang:
Disukai
Dibutuhkan pasar
Menghasilkan secara finansial
Kesimpulan
Memilih jurusan kuliah tidak bisa hanya berdasarkan minat atau tren semata. Banyak lulusan menyesal karena tidak mempertimbangkan faktor penting seperti peluang kerja dan gaji.
Jurusan seperti IT, kesehatan, teknik, dan keuangan cenderung lebih aman karena memiliki permintaan tinggi dan jalur karier yang jelas. Namun, kunci utama tetap pada pengembangan skill dan pengalaman selama kuliah.
Dengan perencanaan yang matang, risiko penyesalan setelah lulus dapat diminimalkan.
Ruang Pembaca
Komentar 0
Belum ada komentarJadilah yang pertama menyampaikan pendapat.
Komentar 0