BARRU, Mahasiswa.co.id – Angkatan Muda Muhammadiyah (AMM) Kabupaten Barru bersama Aliansi Mahasiswa Universitas Muhammadiyah (UNMUH) Barru menggelar aksi demonstrasi di lingkungan Kampus UNMUH Barru, Selasa (4/8/2026).
Aksi tersebut digelar sebagai bentuk protes terhadap sejumlah persoalan yang dinilai terjadi dalam pengelolaan kampus, termasuk dugaan pemecatan sepihak terhadap seorang dosen tetap.
Jenderal Lapangan aksi, Ahmad, mengatakan bahwa UNMUH Barru sebagai salah satu Amal Usaha Muhammadiyah (AUM) semestinya menjunjung tinggi nilai-nilai Al-Islam dan Kemuhammadiyahan, integritas, profesionalisme, akuntabilitas, serta keadilan dalam penyelenggaraan pendidikan.
Namun, menurutnya, kondisi yang terjadi di lingkungan kampus menunjukkan adanya sejumlah persoalan serius dalam aspek moral, tata kelola, dan kepemimpinan.
“Kami menilai kondisi tersebut tidak hanya mencederai nilai-nilai Al-Islam dan Kemuhammadiyahan, tetapi juga berpotensi menurunkan kepercayaan masyarakat terhadap UNMUH Barru sebagai institusi pendidikan dan bagian dari gerakan dakwah Muhammadiyah,” ujar Ahmad.
Mantan Ketua Umum Pimpinan Cabang Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (PC IMM) Kabupaten Barru itu menegaskan perlunya langkah pembenahan secara serius untuk menjaga marwah persyarikatan dan melindungi hak-hak civitas akademika.
“Atas dasar tanggung jawab moral, kami menilai perlu dilakukan pembenahan yang serius demi menjaga marwah persyarikatan, melindungi hak-hak mahasiswa, serta mewujudkan tata kelola perguruan tinggi yang transparan dan akuntabel sesuai prinsip-prinsip Muhammadiyah,” tegasnya.
Sementara itu, Koordinator Lapangan, Andi Muhammad Fitra, mengatakan penyampaian aspirasi melalui aksi demonstrasi merupakan hak warga negara yang dilindungi undang-undang.

Komentar 0