JurnalPost.com - Hijab crop top. Apa kalian pernah mendengar, membaca atau mendapati susunan kata tersebut dalam beberapa waktu ini? Dua kata tersebut telah menjadi suatu fenomena yang menimbulkan perdebatan antara ekspresi diri, tren dan agama. Dunia semakin modern, banyak hal dalam berbagai bidang mengalami peningkatan dan perkembangan, tidak terkecuali dalam bidang fashion. Lalu, bagaimana peran hijab sesungguhnya dalam dunia fashion? Seringkali hijab dipandang sebagai aksesoris atau pelengkap dalam berbusana, padahal makna hijab yang dijelaskan dalam Al-Qur’an lebih dari sekedar kain diatas kepala.
Hijab adalah penutup, bukan sekedar kain yang dililitkan di kepala dan leher. Berhijab adalah menutup seluruh aurat bagi wanita yang mana telah diperintahkan oleh Allah SWT sejak lebih dari 1400 tahun yang lalu. Tertulis dalam Al-Qur’an Surat Al-Ahzab ayat 59 tentang perintah berhijab atau mengulurkan jilbab keseluruh tubuh bagi seorang wanita, diwajibkan baginya untuk menutup aurat dari ujung kepala sampai ujung kaki, kecuali wajah dan telapak tangan. Hijab adalah identitas seorang muslimah. Hijab adalah poin utama dalam berbusana bagi seorang muslimah, bukan sekedar aksesoris atau pelengkap yang esensinya hanyalah benda yang mudah dilepas pasang. Hijab tidak dapat disandingkan atau dicampurkan dengan hal-hal yang memiliki makna berlawanan dengan esensinya. Peran hijab adalah menutup seluruh aurat seorang wanita, sebagai penghalang dan pembatas agar tubuh mereka tidak dilihat oleh orang-orang yang bukan mahramnya. Apabila makna awal hijab berubah, maka perintah Allah SWT yang tertulis dalam Al’-Qur’an tidak dipenuhi.
Sebagaimana fenomena yang disebutkan sebelumnya, hijab croptop merupakan bentuk menyimpang dan menyalahi perintah Allah Swt. Bukan hanya hijab croptop yang menampilkan aurat di perut namun menutup rambut dikepala, pakaian yang menutup tubuh namun tetap memperlihatkan bentuk aurat itu sendiri, juga menyalahi perintah Allah. Berbusana ketat dan menerawang, adalah bentuk lain menyalahi esensi perintah berhijab. Lekuk tubuh tetap terlihat meski telah ditutupi kain, belum ada peran hijab dalam berbusana seperti itu. Trend fashion yang terus berkembang dan berubah-ubah tidak dapat dijadikan alasan atau dalih menyalahi perintah Tuhan Semesta Alam. Apabila cara berbusana yang tengah marak dikalangan masyarakat tidak dapat diterapkan, sudah pasti cara tersebut tidak ditujukan untuk wanita muslimah. Banyak cara lain agar tetap berbusana indah tanpa harus melanggar perintah Yang Maha Kuasa. Tidak perlu memutar otak atau mencari celah demi mengikuti perkembangan trend, karena seorang muslimah sudah memiliki cara berbusana mereka sendiri. Menyimpangnya pemahaman tentang makna hijab akan berpengaruh pada generasi-generasi yang akan datang, mereka akan menganggap bahwa hijab hanyalah sekedar gaya fashion lama atau trend masa lalu yang disalahartikan.
Hijab bukan berarti mengekang, namun sebagai bentuk perlindungan dan penjagaan diri. Hijab bukan sebagai pembatas seseorang tidak dapat mengekspresikan diri, justru hijab mengenalkan identitas sesungguhnya yang harus dibanggakan oleh seorang muslimah. Hijab bukanlah hal yang kuno ataupun kolot, karena perintah Allah SWT berlaku untuk sepanjang masa sampai tiba hari kiamat. Hijab bukan sekedar busana, namun juga bentuk ketaatan seorang hamba kepada penciptanya. Menjaga diri dengan tetap berhijab adalah sebuah bentuk patuh dan taat kepada Allah SWT, yang mana hanya dengan berpakaian seorang muslimah dapat memasuki surga dan menikmati segala kenikmatan yang tidak akan dijumpainya di dunia. Berhijab itu mudah, akan selalu ada balasan bagi setiap usaha seorang hamba menaati perintah Allah SWT. Islam itu indah dan rapi. Allah SWT mencintai keindahan dan menganjurkan para hambanya untuk berpenampilan baik dan indah, namun Allah telah mengatur agar keindahan yang sesungguhnya tidak ternodai oleh keindahan dunia yang hanya ilusi dan bersifat sementata.
Oleh : Khaulah Khoirun Nisa, mahasiswi Program Studi Pendidikan Teknik Busana, Fakultas Teknik, Universitas Negeri Yogyakarta.

Komentar 0