Kompetensi Kepribadian Guru Berdasarkan Bidang Keilmuan
Oleh Redaksi
Ilustrasi Kompetensi Guru
Oleh: Khonsa Salsabila Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah Madani Yogyakarta
Mahasiswa.co.id - Kompetensi kepribadian guru mencerminkan kualitas diri seorang pendidik yang berintegritas, jujur, sabar, serta mampu menjadi teladan bagi peserta didik. Guru tidak hanya menyampaikan materi, tetapi juga membentuk sikap dan perilaku melalui keteladanan. (Masnah et al., 2025). Menurut Naibaho dalam Mulyasa (2007), guru merupakan faktor utama yang sangat menentukan dalam keberhasilan pendidikan. Oleh karena itu, sosok guru selalu menjadi perhatian penting karena memiliki peran strategis dalam membentuk kualitas pendidikan. Guru tidak hanya berperan sebagai penyampai ilmu, tetapi juga sebagai pendidik yang membentuk karakter peserta didik agar menjadi sumber daya manusia yang berkualitas.
Berdasarkan bidang keilmuan, kepribadian guru dilihat dalam beberapa peran, yaitu sebagai guru Al-Qur’an, guru agama, guru sosial atau humaniora, dan guru umum.
1. Sebagai Guru Al-Qur’an Karakter guru Al-Qur’an dalam meningkatkan kedisiplinan peserta didik pada pembelajaran Al-Qur’an Hadis tidak dapat dilepaskan dari perannya sebagai pendidik dan pembimbing. Dalam hal ini, guru tidak hanya dituntut untuk mengajar, tetapi juga memberikan keteladanan moral dan spiritual kepada peserta didik. Guru Al-Qur’an dituntut memiliki sikap ikhlas, sabar, telaten, serta mampu membaca Al-Qur’an dengan tartil.
Selain itu, guru juga harus menjaga adab dan istiqamah dalam beribadah. Guru yang memiliki kepribadian baik mampu memengaruhi peserta didik melalui contoh nyata, baik dalam sikap, tutur kata, maupun tindakan. Sikap jujur, disiplin, tegas, dan konsisten yang dimiliki guru akan menciptakan suasana belajar yang baik serta membentuk perilaku peserta didik. Oleh karena itu, guru tidak hanya berperan sebagai pengajar, tetapi juga sebagai pendidik dan pembimbing, yang perilakunya akan ditiru oleh peserta didik dalam kehidupan sehari-hari.(Masnah et al., 2025)
2. Sebagai Guru Agama Guru agama sebagai salah satu pilar utama dalam pendidikan, memiliki tanggung jawab besar dalam membimbing peserta didik untuk memahami ajaran agama secara tepat serta menjaga sikap toleransi di lingkungan sekolah. Peran guru agama sangat penting dalam membangun moderasi beragama, terutama di tengah masyarakat yang multikultural. Guru agama tidak hanya menyampaikan materi, tetapi juga menjadi uswah hasanah atau teladan dalam bersikap dan berperilaku (Wardati et al., 2024).
Guru PAI dituntut bersikap moderat, bijaksana, komunikatif, dan adil dalam menghadapi perbedaan. Dengan demikian, guru mampu membentuk peserta didik yang memiliki sikap toleran serta mampu menghargai keberagaman (Negeri, 2024).
3. Sebagai Guru Sosial atau Humaniora Kompetensi sosial guru merupakan kemampuan dalam berinteraksi dengan lingkungan, baik dengan peserta didik, sesama guru, maupun masyarakat. Kompetensi ini meliputi kemampuan berkomunikasi, bekerja sama, empati, serta pengendalian diri.
Keterampilan sosial guru sangat penting karena dapat memengaruhi pembentukan karakter peserta didik. Guru yang memiliki kemampuan sosial yang baik akan mampu menumbuhkan sikap positif, seperti kerja sama, toleransi, dan kepedulian terhadap sesama.
4. Sebagai Guru Umum Guru umum dituntut memiliki sikap profesional dalam menjalankan tugasnya sebagai pendidik. Profesionalitas ini mencakup kemampuan dalam mengelola pembelajaran, menguasai materi, serta membimbing peserta didik secara efektif. Selain itu, guru umum juga harus memiliki sikap disiplin dalam menjalankan tanggung jawabnya, sehingga dapat menjadi contoh bagi peserta didik. Dalam proses pembelajaran, guru juga dituntut mampu bekerja sama atau kolaboratif dengan sesama guru maupun lingkungan sekolah.
Di era perkembangan zaman, guru juga harus bersikap adaptif, yaitu mampu menyesuaikan diri dengan perubahan, baik dalam metode pembelajaran maupun perkembangan teknologi. Dengan demikian, guru umum tidak hanya menjadi pengajar, tetapi juga menjadi pendidik yang mampu membentuk karakter dan kemampuan peserta didik secara menyeluruh.
Kesimpulan Kompetensi kepribadian guru memiliki peran yang sangat penting dalam membentuk karakter peserta didik. Setiap jenis guru, baik guru Al-Qur’an, guru agama, guru sosial, maupun guru umum, memiliki karakteristik yang berbeda namun saling melengkapi dalam proses pendidikan. Guru tidak hanya berperan sebagai penyampai ilmu, tetapi juga sebagai teladan dalam sikap dan perilaku. Oleh karena itu, guru dituntut memiliki kepribadian yang baik, profesional, disiplin, serta mampu beradaptasi dengan perkembangan zaman agar dapat menciptakan peserta didik yang berkarakter dan berkualitas.
Daftar Pustaka Masnah, J. S. (2025). PERAN KOMPETENSI KEPRIBADIAN GURU AL-QUR’AN HADIS DALAM MENINGKATKAN KEDISIPLINAN PESERTA DIDIK MA RADHIATUL ADAWIYAH MANGGA TIGA MAKASAR. Mulyasa. (2013). STANDAR KOMPETENSI DAN SERTIFIKASI GURU. Remaja Rosdakarya. Negeri, S. (2024). Peran Guru Agama dalam Membangun Moderasi Beragama di Sekolah Negeri dan Swasta Bogor. Proceeding National Conference of Christian Education and Theology, 62-71. Wardati, A. R. (2024). Internalisasi nilai-nilai pendidikan islam melalui model pembelajaran. Al-Falah: Jurnal Ilmiah Keislaman dan Kemasyarakatan.
Ruang Pembaca
Komentar 0
Belum ada komentarJadilah yang pertama menyampaikan pendapat.
Komentar 0