Lewati ke konten utama
Menu
Media Mahasiswa — Mahasiswa.co.id

Kompleksitas dan Pembelajaran di Balik Meja Notaris: Kisah Mahasiswa Magang UPNVJT di Kantor Notaris/PPAT Mauli Diniari Sidoarjo

Magang UPNVJT
Sumber: Dokumentasi Pribadi Kelompok Magang

Sidoarjo, Mahasiswa.co.id, 28 Juni 2024 - Program magang mitra Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM) oleh Mahasiswa Fakultas Hukum dari Universitas Pembangunan Nasional Veteran Jawa Timur (UPNVJT), merupakan program yang dilaksanakan guna menggugurkan kewajiban mengikuti kegiatan MBKM. Program ini merupakan bentuk kerja sama antara UPNVJT dengan pihak instansi luar yang bertujuan memberikan luaran pengalaman praktik kepada mahasiswa, khususnya pada mahasiswa UPNVJT yang diwajibkan mengikutinya terutama dalam hal ini mahasiswa semester VI. Tujuan lain dari program ini juga memberikan peluang menambah relasi UPNVJT pada instansi luar maupun sebaliknya, salah satunya adalah instansi Kantor Notaris/PPAT Mauli Diniari Sidoarjo.

Menjalani magang di Kantor Notaris/PPAT Mauli Diniari Sidoarjo memberi wawasan mendalam tentang kompleksitas profesi notaris dan Pejabat Pembuat Akta Tanah (PPAT). Pengalaman bergabung di balik layar mengungkap tugas dan tanggung jawab sesungguhnya dalam melegalkan banyak hal seperti dokumen kepemilikan tanah dan properti, khususnya membuat sebuah akta otentik. Rutinitas sebagai mahasiswa magang mencakup mempersiapkan dokumen, mengarsipkan berkas, turut serta dalam proses administrasi, hingga berinteraksi langsung dengan klien yang membutuhkan layanan kantor. "Kami mengajarkan pentingnya ketelitian dan komunikasi yang baik dalam melayani klien," terang Mauli. Tak hanya itu, mahasiswa magang juga belajar hal lain yang penting seperti kehati-hatian dalam menangani dokumen hingga keterampilan memecahkan masalah secara bijak.

Salah satu kasus yang berkesan adalah menangani pembelian tanah warisan dengan banyak ahli waris oleh Notaris Mauli, yang menangani kasus ini, harus menghadapi tantangan dalam mengkoordinasikan dan menyelaraskan kepentingan semua ahli waris. Beberapa ahli waris menginginkan pembagian hasil penjualan yang berbeda, sementara lainnya memiliki keraguan tentang legalitas transaksi tersebut. Berkat kecerdasan dan kepiawaian serta kebijaksanaan yang dimilikinya, Notaris Mauli dapat mengidentifikasi setiap ahli waris dan hak mereka masing- masing sesuai dengan hukum waris yang berlaku.

Kantor Notaris mengadakan serangkaian pertemuan dengan para ahli waris, baik secara langsung maupun melalui daring mendengarkan pendapat dan kekhawatiran mereka. Melalui diskusi yang intensif dan pendekatan yang empatik, Notaris Mauli berhasil menjembatani perbedaan pendapat di antara para ahli waris. Notaris Mauli menyusun skema pembagian hasil penjualan yang adil dan proporsional, dengan mempertimbangkan kontribusi dan kebutuhan masing-masing ahli waris. Notaris Mauli juga memberikan penjelasan yang jelas tentang aspek hukum dari transaksi tersebut, sehingga semua pihak memahami hak dan kewajiban mereka.

Metode Notaris Mauli menemukan solusi adil untuk semua pihak membuka pandangan bahwa profesi notaris dan PPAT tidak semata melegalkan dokumen, tetapi juga membutuhkan kecerdasan dan kebijaksanaan dalam menyelesaikan permasalahan rumit. Kasus ini menjadi pembelajaran berharga bagi para peserta magang. Mereka melihat secara langsung bagaimana seorang notaris dan PPAT tidak hanya berperan dalam melegalkan dokumen, tetapi juga harus mampu menyelesaikan permasalahan yang rumit. "Pengalaman magang ini tentu sangat bermanfaat pada para peserta magang untuk memahami realita pekerjaan sebelum terjun di lapangan," ungkap Ika selaku wakil Notaris Mauli memberikan apresiasi pada mahasiswa magang yang dinilai cepat belajar dan tekun.

Dari pengalaman berharga ini, mahasiswa magang memberikan rekomendasi kepada teman-temannya. "Persiapkan diri dengan mempelajari dasar-dasar hukum dan terbuka untuk belajar hal baru setiap harinya. Ketelitian, komunikasi yang baik, dan kemampuan memecahkan masalah akan sangat membantu dalam profesi notaris dan PPAT," ujar Ika. Paparan dari pelaku profesi serta mahasiswa magang ini menginspirasi minat generasi muda terhadap pekerjaan notaris dan PPAT yang memegang peran krusial dalam menjaga ketertiban administrasi dan kepemilikan properti di masyarakat.

Ruang Pembaca

Komentar 0

Belum ada komentar Jadilah yang pertama menyampaikan pendapat.