Lewati ke konten utama
Menu
Media Mahasiswa — Mahasiswa.co.id

Upaya Dosen Program Studi Analisis Kimia dalam Meningkatkan Mutu Beras Lewat Pengabdian Masyarakat

ipb

Bogor, Mahasiswa.co.id - Tim dari Prodi Analisis Kimia (Ankim) Sekolah Vokasi IPB melaksanakan "Program Pengabdian Masyarakat Terpusat dan Terpadu Sekolah Vokasi (SV) IPB University" di Kelurahan Mulyaharja, Bogor. Dr. Farida Laila, M.Si., Wina Yulianti, S.Si., M.Si., M. Alief, M.Si., dan Nindya Tri Muliawati, S.Si., M.Sc. hadir untuk berbagi ilmu dan pengalaman dengan ketua Kelompok Tani Dewasa (KTD) Lemah Duhur.

Kegiatan dimulai dengan diskusi mendalam mengenai proses produksi beras, mulai dari tahap penanaman, perawatan, panen, hingga pasca panen. KTD Lemah Duhur memproduksi dua jenis beras yaitu beras organik dan beras sehat dari beberapa jenis varietas padi seperti Inpari, Sintanur, Srinuk, dan lainnya. Beras organik yang diproduksi oleh KTD Lemah Duhur telah tersertifikasi 100% Organik dari Lembaga Inofice (Indonesian Organic Farming Certification). Sedangkan beras sehat adalah beras yang diklaim bebas pertisida namun masih menggunakan pupuk kimia.

M. Aneng selaku ketua KTD Lemah Duhur menyampaikan apresiasi luar biasa kepada dosen Sekolah Vokasi IPB yang banyak membantu para kelompok tani di kelurahan Mulyaharja termasuk dalam memberikan informasi mengenai jaminan mutu dan keamanan beras bagi konsumen. “Beras sehat yang kami produksi belum pernah diuji secara laboratorium, walaupun kami tidak menggunakan pestisida namun jika ada hasil uji lab yang membuktikannya maka hal ini akan meningkatkan keyakinan konsumen” ungkap Aneng.

Prodi Ankim kemudian mengambil sampel beras sehat produksi KTD Lemah Duhur untuk diuji kandungan pestisidanya di laboratorium dengan menggunakan Teknik kromtaografi. Program pengabdian Masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan kesejahteraan petani melalui penjaminan mutu beras yang dihasilkan. Dengan keamanan beras yang terjamin, diharapkan para petani dapat memperoleh harga jual yang lebih tinggi dan meningkatkan daya saing produk mereka di pasaran, serta mampu meningkatkan kepercayaan konsumen.

Meningkatkan mutu dan keamanan beras secara langsung mendukung SDG’s 12 (Konsumsi dan Produksi yang Bertanggung Jawab), juga memiliki dampak positif yang signifikan pada Indeks Pembangunan Manusia dengan meningkatkan kesehatan, keamanan pangan, dan kesejahteraan masyarakat secara keseluruhan. Produk beras yang aman dan berkualitas mendukung terciptanya kedaulatan pangan.

Penulis:
Made Gayatri Anggarkasih, Dosen PIC Program Pengabdian Masyarakat Terpusat dan Terpadu Sekolah Vokasi.

Ruang Pembaca

Komentar 0

Belum ada komentar Jadilah yang pertama menyampaikan pendapat.