Mahasiswa KKN UINSA Edukasi Pemilahan Sampah di SDN Butungan Lamongan
Oleh Maulida Azkia · Editor: TIM Redaksi
Foto Bersama Mahasiswa KKN UINSA Kelompok 68 Foto: TIM KKN UINSA
Lamongan, Mahasiswa.co.id - Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Islam Negeri Sunan Ampel (UINSA) Kelompok 68 menggelar edukasi pemilahan sampah bagi siswa SDN Butungan, Kecamatan Kalitengah, Kabupaten Lamongan.
Kegiatan yang diikuti 53 siswa ini bertujuan menanamkan kepedulian terhadap kebersihan dan kelestarian lingkungan sejak usia sekolah dasar.
Melalui materi yang dikemas secara sederhana, interaktif, dan menyenangkan, para siswa diajak mengenali berbagai jenis sampah serta cara membuang dan memilahnya sesuai kategori.
Kegiatan diawali dengan pembukaan, kemudian dilanjutkan sambutan dari Koordinator Desa KKN UINSA Kelompok 68 dan Kepala SDN Butungan.
Koordinator Desa KKN, Obin, mengatakan kebiasaan menjaga lingkungan perlu dibangun sejak dini. Sebab, anak-anak merupakan generasi penerus yang akan menentukan kondisi lingkungan pada masa mendatang.
“Kami berharap kegiatan ini dapat menambah wawasan adik-adik tentang pentingnya menjaga kebersihan lingkungan. Kebiasaan sederhana seperti memilah sampah di sekolah maupun di rumah dapat memberikan dampak besar bagi kelestarian lingkungan apabila dilakukan secara konsisten,” ujar Obin.
Kenalkan Sampah Organik dan Anorganik
Memasuki sesi utama, mahasiswa KKN menyampaikan materi mengenai pengertian sampah, jenis-jenis sampah, dampak buruk sampah yang tidak dikelola dengan baik, serta cara melakukan pemilahan.
Para siswa diperkenalkan dengan dua kategori utama, yakni sampah organik dan anorganik. Penjelasan dilengkapi dengan contoh benda yang sering ditemukan dalam kehidupan sehari-hari agar lebih mudah dipahami.
Sampah organik merupakan sampah yang dapat terurai secara alami, seperti sisa makanan, daun, dan kulit buah. Sementara itu, sampah anorganik antara lain berupa plastik, botol, kaleng, dan kemasan makanan.
Selama penyampaian materi, siswa terlihat aktif menjawab pertanyaan, berdiskusi, dan menceritakan kebiasaan mereka ketika membuang sampah di rumah maupun di sekolah.
Suasana semakin meriah saat mahasiswa KKN mengadakan kuis interaktif. Para siswa berlomba-lomba mengangkat tangan untuk menjawab berbagai pertanyaan mengenai materi pemilahan sampah yang telah diberikan.
Sekolah Terima Sarana Eco Pilah
Kepala SDN Butungan, Ayu, mengapresiasi kegiatan edukasi lingkungan yang diselenggarakan mahasiswa KKN UINSA tersebut.
Menurutnya, kegiatan itu memberikan pengalaman belajar yang berbeda sekaligus membantu menumbuhkan rasa tanggung jawab siswa terhadap kebersihan lingkungan sekolah.
“Semoga kegiatan ini menjadi ilmu baru bagi siswa-siswi SDN Butungan. Kami juga berharap anak-anak dapat mempraktikkan langsung kebiasaan memilah sampah sehingga tercipta lingkungan belajar yang lebih bersih dan nyaman,” tutur Ayu.
Sebelum kegiatan berakhir, mahasiswa KKN menyerahkan sarana bernama Eco Pilah kepada pihak sekolah. Sarana tersebut diharapkan dapat digunakan untuk mendukung praktik pemilahan sampah di lingkungan SDN Butungan.
Kegiatan kemudian ditutup dengan doa bersama. Para siswa juga diajak menjadikan kebiasaan membuang dan memilah sampah sebagai bagian dari budaya positif, baik di sekolah maupun di rumah.
Melalui edukasi tersebut, mahasiswa KKN UINSA Kelompok 68 berharap pengetahuan yang diberikan tidak berhenti pada materi di dalam kelas, tetapi juga mendorong perubahan perilaku siswa dalam mengelola sampah.
Kolaborasi antara mahasiswa KKN dan SDN Butungan ini diharapkan menjadi langkah awal dalam membangun lingkungan sekolah yang lebih bersih, sehat, dan nyaman.
Ruang Pembaca
Komentar 0
Belum ada komentarJadilah yang pertama menyampaikan pendapat.
Komentar 0