Lewati ke konten utama
Menu
Media Mahasiswa — Mahasiswa.co.id

Peran Mahasiswa dalam Melestarikan Bahasa Daerah di Era Globalisasi

Mahasiswa

Penulis : Melia Ambarwati

Mahasiswa.co.id - Indonesia sebagai negara kepulauan memiliki beraneka ragam budaya. Dari suku, adat-istiadat, hingga bahasa daerah. Mengutip dari laman petabahasa.kemedikbud.go.id, Bahasa daerah di Indonesia yang telah diidentifikasi dan divalidasi sebanyak 718 bahasa. Ini merupakan sebuah hal yang membanggakan tetapi juga menjadi sebuah tantangan. Bagaimana cara melestarikan 718 bahasa agar tidak punah?, apalagi di era globalisasi seperti sekarang ini.

1. Melestarikan bahasa daerah, tentunya harus di mulai dari diri sendiri. Sebagai bangsa Indonesia, kita pasti terlahir dari suku yang ada di Indonesia. Kita bisa mulai mempelajari bahasa daerah dengan memunculkan rasa ingin tahu akan bahasa daerah kita sendiri. Kita bisa bertanya dan belajar dari orang terdekat kita seperti orang tua, kakek, dan nenek. Penggunaan internet juga akan sangat membantu kita mencari informasi mengenai bahasa daerah kita.

2. Setelah mempelajarinya, penting bagi kita untuk merasa percaya diri menggunakan bahasa daerah. Perlu di perhatikan, mungkin kita tidak bisa menggunakan bahasa daerah setiap hari, tetapi kita bisa menggunakannya saat bersama dengan orang-orang yang mengerti bahasa daerah tersebut. Bisa di gunakan saat berbincang bersama orang tua, saat kumpul keluarga besar, dan bisa juga saat bertemu dengan teman sedaerah.

3. Di era globalisasi seperti sekarang ini, penggunaan media sosial pastinya akan sangat membantu melestarikan bahasa daerah. Bisa di mulai dengan membuat konten dengan menggunakan bahasa-bahasa daerah yang ada di Indonesia. Pemerintah Indonesia melalui institusinya, Badan Bahasa, telah mengawali pendokumentasian bahasa yang terancam punah ketika menginventarisasi bahasa-bahasa daerah yang ada di Indonesia. Mahasiswa juga bisa mendokumentasikan bahasa daerah khususnya bahasa daerah yang tidak familiar. Mendokumentasikannya bisa dengan mengundang penutur asli bahasa tersebut, dan perlu di kemas dengan apik sehingga menarik orang lain untuk melihatnya.

4. Selain itu, mahasiswa juga bisa membuat sebuah karya yang memadukan bahasa Indonesia dengan bahasa daerah. Seperti membuat film, drama, atau sekedar acara acara di kampus yang di khususkan untuk mengenal berbagai bahasa daerah di Indonesia.

Menurut Moseley (2010) dalam buku Atlas of the World’s Languages in Danger, terdapat 146 bahasa yang terancam punah dan 12 bahasa yang telah punah. Hal ini tidak bisa terus di biarkan terjadi. Oleh karena itu, peran kita sebagai mahasiswa sangat di perlukan di sini. Tumbuhkan rasa percaya diri untuk menggunakan bahasa daerah kita. Karena dengan satu langkah kecil kita, akan membuat sebuah dampak besar jika di lakukan bersama-sama.

Daftar Pustaka
Budiwiyantio, Adi. “Pendokumentasian Bahasa dalam Upaya Revitalisasi Bahasa Daerah yang Terancam Punah di Indonesia”. (2022)
https://petabahasa.kemdikbud.go.id/

Ruang Pembaca

Komentar 0

Belum ada komentar Jadilah yang pertama menyampaikan pendapat.