Perkuat Kerjasama Maritim; Korea-Indonesia MTCRC Tandatangani MoU dengan Universitas Padjajaran
Oleh Redaksi
Bandung, Mahasiswa.co.id - Korea-Indonesia Marine Technology Cooperation Research Center (MTCRC) Perkuat Kerjasama dengan Universitas Padjadjaran(UNPAD) dalam Pengembangan Ilmu Kelautan. Kerjasama ini diwujudkan melalui penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) pada Kamis, 21 November 2024 di Kampus Universitas Padjadjaran, Dipati Ukur, Bandung bersamaan dengan prosesi wisuda gelombang I tahun akademik 2024/2025. MoU ini ditandatangani oleh Rektor UNPAD, Prof. Arief Sjamsulaksan Kartasasmita, bersama Direktur MTCRC, Dr. PARK Hansan, dan Ivonne M. Radjawane, Ph.D dan dihadiri oleh Prof. Dr. R. Widya Setiabudi Sumadinata selaku Wakil Rektor Bidang Sumber Daya dan Tata Kelola, Prof. Dr. Sc.agr. Yudi Nurul Ihsan selaku Dekan Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan serta sejumlah perwakilan fakultas.
Dalam sambutannya Prof. Arief menyambut baik kerjasama ini sebagai peluang untuk meningkatkan kapabilitas riset. “MoU ini akan memperkuat inisiatif kami dalam mengembangkan ilmu kelautan, terutama di bidang penginderaan jauh, pengelolaan ekosistem laut, dan pemetaan karbon biru. Kerjasama dengan MTCRC ini juga menjadi langkah konkret untuk memperkaya wawasan mahasiswa dan peneliti kami, sekaligus membuka jalan bagi kolaborasi yang lebih luas,” ungkap Prof. Arief.
Direktur Korea MTCRC, Dr. PARK Hansan, menyampaikan bahwa UNPAD sebagai universitas terkemuka di Jawa Barat memainkan peran penting dalam menggali peluang kelautan dimana sektor ini memainkan peran kunci dalam memastikan ketahanan pangan dan mendorong pembangunan ekonomi. Pemerintah Indonesia melalui pembentukan Kementerian Koordinator Urusan Pangan menegaskan komitmennya untuk mengintegrasikan sumber daya kelautan ke dalam strategi pasokan pangan nasional. “Kemitraan dengan MTCRC, melalui penelitian kolaboratif dan peningkatan kapasitas, bertujuan memaksimalkan potensi aset kelautan untuk mendukung pengelolaan kelautan yang berkelanjutan dan stabilitas pangan Indonesia” Kata Dr. Park.
Kolaborasi ini mencakup ilmu kelautan, budidaya, oseanografi, konservasi, manajemen bencana, ekosistem estuari, serta teknologi GIS, untuk memberikan kontribusi bagi kesejahteraan ilmu dan teknologi kelautan. Direktur MTCRC Indonesia, Ivonne M. Radjawane, Ph.D., menyampaikan terima kasih yang mendalam kepada UNPAD atas antusiasme dan dedikasi yang tinggi terhadap kemitraan ini. “Visi dan keahlian UNPAD akan memperkuat kolaborasi kita, menjadikan kemitraan ini lebih berdampak dan berkelanjutan dalam mengembangkan ilmu dan teknologi kelautan”. Ucap Ibu Ivonne. Pak Safri Burhanuddin, Ketua Dewan Penasihat MTCRC, menambahkan bahwa dengan menyatukan sumber daya dan keahlian, kolaborasi ini diharapkan memberikan dampak positif bagi Indonesia, Korea, dan dunia.
Melalui platform kolaborasi, peningkatan kapasitas, dan penelitian bersama, MTCRC terus berkomitmen mendukung universitas-universitas di Indonesia dalam mengembangkan teknologi kelautan. Kesepakatan ini diharapkan dapat menjadi tonggak penting dalam mempererat hubungan bilateral antara Korea dan Indonesia, sekaligus menciptakan inovasi yang berdampak positif bagi masyarakat dan lingkungan.
Korea-Indonesia Marine Technology Cooperation Research Center (MTCRC) merupakan Pusat Penelitian Bersama Antar Pemerintah di bidang Ilmu dan Teknologi Kelautan antara Korea dan Indonesia berdasarkan Memorandum of Understanding (MoU) dan Implementing Arrangement (IA) antara Kementerian Samudera dan Perikanan (MOF), Republik Korea dan Kementerian Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi (Kemenko Marves) Republik Indonesia, didirikan pada 14 September 2018 dan dioperasikan oleh Korea Institute of Ocean Science and Technology (KIOST) dan ITB. MTCRC memiliki fungsi utama antara lain platform kerjasama, penelitian bersama, dan peningkatan kapasitas untuk memperkuat dan mempromosikan kerjasama praktis dalam ilmu dan teknologi kelautan antara kedua negara.
Ruang Pembaca
Komentar 0
Belum ada komentarJadilah yang pertama menyampaikan pendapat.
Komentar 0