Prestasi dan Perwujudan Nilai Nasionalisme melalui Partisipasi Indonesia di Sea Games 2025
Oleh Nadia
Oleh : Ervian Sandy Kurniawan UIN Walisongo
Mahasiswa.co.id - Prestasi Indonesia di SEA Games 2025 di Thailand adalah kemajuan besar sekaligus menjadi cara nyata untuk menunjukkan nasionalisme melalui olahraga, perjuangan, dan pengibaran Merah Putih di seluruh Asia Tenggara. Olahraga telah menjadi alat untuk menyatukan orang di tengah perbedaan, seperti yang ditunjukkan oleh partisipasi besar kontingen dan dukungan negara.
Indonesia mengikuti SEA Games 2025 yang diselenggarakan di Bangkok dan Chonburi, Thailand, pada 9–20 Desember 2025, dengan cabang sepak bola dimulai lebih awal pada 3–18 Desember 2025. Kontingen Indonesia terdiri dari sekitar 1.021 atlet yang turun di 49 dari total 51 cabang olahraga yang dipertandingkan.
Pemerintah menargetkan sedikitnya 80 medali emas sebagai upaya mempertahankan posisi tiga besar hasil SEA Games sebelumnya di Kamboja. Menteri Pemuda dan Olahraga Erick Thohir menegaskan bahwa para atlet dikirim sebagai cerminan kekuatan Indonesia dan diminta menjadikan SEA Games sebagai tolok ukur kemampuan cabang olahraga nasional.
Hingga hari keempat SEA Games 2025, Indonesia berhasil mengumpulkan 31 medali emas dan naik ke peringkat kedua klasemen sementara, menggeser Vietnam dan berada di bawah tuan rumah Thailand. Selain 31 emas, Indonesia juga mengoleksi puluhan perak dan perunggu, menunjukkan sebaran prestasi di banyak cabang.
Tambahan emas banyak datang dari cabang seperti tenis (tim putra dan putri), bulu tangkis, serta taekwondo. Di cabang akuatik, renang Indonesia mencatat kejutan emas melalui Jason Donovan Yusuf di nomor 100 meter gaya punggung putra, sementara cabang baru seperti petanque juga menyumbang medali emas.
Di cabang sepak bola putra, SEA Games 2025 menggunakan regulasi U-22 dengan pemain kelahiran 1 Januari 2003 ke atas, dan laga digelar di Bangkok serta Chiang Mai dengan Stadion 700th Anniversary sebagai venue utama. Pertandingan sepak bola di SEA Games selalu menarik perhatian besar publik Indonesia karena menjadi momentum pemersatu dengan dukungan suporter, nyanyian Indonesia Raya, dan pengibaran bendera menjadi ekspresi nasionalisme.
Nasionalisme Indonesia ditunjukkan dengan partisipasinya di SEA Games 2025 melalui beberapa aspek penting. Pengibaran bendera dan berkumandangnya Indonesia Raya di podium emas menjadi wujud konkret penghormatan terhadap simbol negara dan sumber kebanggaan. Semangat pantang menyerah para atlet mencerminkan etos kerja keras dan daya juang bangsa Indonesia. Dukungan publik melalui media, tayangan langsung, dan dukungan bagi para atlet menunjukkan persatuan di tengah keberagaman suku, agama, dan wilayah dengan fokus pada satu identitas bersama sebagai orang Indonesia.
Klasemen SEA Games 2025 Dikutip dari laman resmi SEA Games 2025 per Jumat (19/12/2025) pukul 14.00 WIB, Thailand masih memimpin klasemen, disusul Indonesia dan Vietnam. Sementara itu, Timor Leste menjadi juru kunci. • Thailand: 198 emas, 134 perak, 94 perunggu (Total: 426) • Indonesia: 85 emas, 95 perak, 105 perunggu (Total: 285) • Vietnam: 74 emas, 73 perak, 100 perunggu (Total: 247) • Malaysia: 50 emas, 51 perak, 109 perunggu (Total: 210) • Singapura: 48 emas, 51 perak, 75 perunggu (Total: 174) • Filipina: 41 emas, 61 perak, 131 perunggu (Total: 233) • Myanmar: 3 emas, 20 perak, 40 perunggu (Total: 63) • Laos: 2 emas, 9 perak, 22 perunggu (Total: 33) • Brunei Darussalam: 1 emas, 3 perak, 4 perunggu (Total: 8) • Timor Leste: 0 emas, 0 perak, 3 perunggu (Total: 3)
Dengan demikian, prestasi dan partisipasi Indonesia di SEA Games 2025 tidak hanya penting secara olahraga, tetapi juga menjadi sarana pendidikan karakter dan internalisasi nilai-nilai nasionalisme bagi masyarakat, terutama generasi muda.
Ruang Pembaca
Komentar 0
Belum ada komentarJadilah yang pertama menyampaikan pendapat.
Komentar 0