Oleh: Nyimas Popi Indriani
Mahasiswa.co.id - Pada umumnya tanaman pakan yang ditanam secara intensif dengan ketergantungan yang terlalu besar pada input yang mahal. Sainfoin adalah legum dengan nama latin Onobrychis viciifolia, memiliki akar tunggang yang panjang dan kuat yang menjadi ciri khasnya yaitu toleransi terhadap kekeringan. Sistem akarnya cukup bercabang dan terdiri atas beberapa akar lateral tipis. Tinggi tanaman berkisar antara 20 hingga 100 cm, tergantung varietasnya, dengan sebagian besar tingginya sekitar 70-90 cm. Sainfoin biasanya memiliki antara 16 hingga 18 batang per tanaman dengan ketebalan bervariasi antara 3-9 mm. Warnanya umumnya hijau dan terkadang mengandung sedikit pigmentasi merah; variabilitas yang signifikan telah diamati pada warna hijau berbagai aksesi. Batangnya memiliki daun menyirip dengan jumlah bervariasi antara 6 dan 14.
Budidaya sainfoin sebagai pakan ruminansia sangat menguntungkan karena dapat beradaptasi dengan sangat baik di tanah yang miskin unsur hara dan umumnya tahan terhadap sebagian besar hama dan penyakit. Tanaman sainfoin sangat tahan dalam kondisi alami (input rendah), sehingga sangat cocok untuk pertanian organik. Simbiosis dengan rhizobium terjadi pada akar sainfoin berupa bintil akar. Dalam bintil ini, bakteri mereduksi nitrogen dari atmosfer menjadi amonia. Sainfoin menggunakan amonia ini untuk mensintesis asam amino yang akan menghasilkan protein. Hasil pertanian organik yang ditanam dengan legum sainfoin merupakan produk yang sehat, berkualitas tinggi dan dapat meningkatkan pendapatan petani sehingga meningkatkan kualitas hidup masyarakat sekitar. Simbiosis dengan fungi salah satunya endomikoriza terjadi di dalam akar sainfoin. Endomikoriza memasok sainfoin yang utama adalah fosfat. Selain fosfat juga membantu pengambilan hara makro lainnya, hara mikro, air dari tanah, dan meningkatkan ketahanan tanaman terhadap infeksi patologis. Sebaliknya Tanaman menyediakan karbon berupa cairan eksudat yang keluar dari akar untuk diberikan pada mikoriza.
Sistem tanam ganda sangat dianjurkan, misalnya menanam pakan hijauan penghasil serat seperti rumput, jagung dan lain sebagainya dengan tanaman sainfoin yang merupakan sumber protein dan mineral untuk ruminansia. Keuntungan tanam ganda adalah; (1) dapat meningkatkan hasil panen dan juga mencegah gulma yang tumbuh menyerang bagian bawah tanaman, (2) panen rumput dan sainfoin dengan boimassa berlimpah bisa dibuat silase untuk kebutuhan ruminansia sepanjang tahun, (3) meningkatkan biodiversitas menarik berbagai mikroorganisme dan serangga yang bermanfaat dan (4) mengurangi pupuk karena legum dapat menyediakan nitrogen bagi tanaman sekitarnya.
Performa penggemukan domba yang diberi pakan konsentrat pelet dengan kandungan sainfoin sampai 40% setara dengan konsentrat komersial tanpa memengaruhi performa, fermentasi rumen dan karakteristik karkas. Penambahan silase sainfoin dalam pakan sapi perah yang sedang menyusui mengurangi produksi metana, meningkatkan produksi susu. Selain itu, penambahan silase sainfoin dalam pakan menghasilkan efisiensi yang lebih besar dalam mengubah asupan metabolit energi menjadi susu dan energi yang tersimpan dalam protein tubuh. Hal ini menunjukkan bahwa silase sainfoin memengaruhi metabolisme dan mengarahkannya ke arah penambahan protein tubuh, bukan lemak tubuh pada sapi yang berada di akhir masa laktasi, sehingga menghasilkan hewan yang lebih ramping. Silase sainfoin berpotensi digunakan untuk sapi perah guna meningkatkan produksi susu. Prinsip pengobatan bloat pada ruminansia adalah upaya menghentikan proses pembentukan gas dan membantu mengeliminasi gas tersebut. Tanaman Sainfoin digunakan sebagai pakan ternak ruminansia relatif aman dan tidak berpotensi menimbulkan bloat.

Komentar 0