Mahasiswa.co.id - Catcalling atau godaan di jalanan seringkali dianggap sebagai masalah yang hanya dialami oleh perempuan. Gambaran ini tampaknya sudah menjadi stereotip di masyarakat, di mana perempuan lebih sering menjadi korban dari bentuk pelecehan verbal ini. Namun, pandangan ini sebenarnya tidak sepenuhnya benar. Faktanya, laki-laki pun bisa menjadi korban catcalling. Pengalaman ini sama tidak nyamannya seperti yang dialami oleh perempuan.
Catcalling adalah bentuk pelecehan verbal di tempat umum yang melibatkan komentar seksual, godaan, siulan, atau tindakan lain yang bersifat menghina atau merendahkan. Meski sering diasosiasikan dengan perempuan, laki-laki juga tidak kebal terhadap perilaku ini. Stereotip gender yang menganggap laki-laki sebagai pihak yang selalu kuat dan tidak terganggu oleh komentar semacam ini membuat banyak kasus catcalling terhadap laki-laki tidak terlihat atau tidak dilaporkan. Hal ini menyebabkan minimnya perhatian terhadap catcalling yang dialami laki-laki. Laki-laki juga sering merasa malu atau canggung untuk membicarakannya.
Rasa malu ini sering kali berasal dari pandangan masyarakat yang menganggap catcalling sebagai sesuatu yang “biasa” atau “tidak masalah” bagi laki-laki. Beberapa contoh catcalling yang dialami laki-laki bisa berupa komentar tentang fisik mereka, pakaian yang dikenakan, atau bahkan cara mereka berjalan. Komentar-komentar ini bisa datang dari siapa saja, baik dari perempuan maupun laki-laki lain. Misalnya, seorang laki-laki yang sedang berolahraga di taman mungkin mendapatkan komentar tentang otot atau bentuk tubuhnya. Atau seorang laki-laki yang berpakaian modis mungkin mendapatkan godaan yang bersifat seksual.
Dampak psikologis dari catcalling terhadap laki-laki bisa sangat signifikan. Rasa malu, cemas, dan marah adalah beberapa reaksi umum yang dialami oleh korban. Beberapa korban mungkin merasa terganggu dengan pengalaman ini hingga mempengaruhi kehidupan sehari-hari mereka. Mereka bisa merasa takut untuk berjalan sendirian di tempat umum atau merasa tidak nyaman dengan penampilan mereka sendiri. Selain itu, catcalling juga bisa berdampak pada kesehatan mental korban.

Komentar 0