Keterkaitan Teori Solidaritas Organik Pada Hari Buruh Nasional
Oleh Redaksi
Mahasiswa.co.id - Hari Buruh Nasional adalah hari untuk memperingati perjuangan dan jasa para buruh untuk mendapat hak-hak dan aspirasi. Hari ini juga disebut dengan hari May Day. Kalian tentu tahu bahwa para buruh memperingatinya dengan pergi ke jalan-jalan untuk membacakan aspirasinya. Hari ini biasa diperingati pada 1 Mei pada setiap tahunnya.
Solidaritas dari gambaran umum memberikan sebuah pandangan yang menunjukkan ikatan yang kuat antara satu dengan yang lain karena sebuah kepentingan. Dari kamus KBBI solidaritas sendiri merupakan sifat satu kawan atau senasib antara satu dengan yang lain. Tentunya mereka memiliki ikatan yang tidak sedarah namun kuat karena solidaritas mereka.
Nah, dari pernyataan di atas saya mencoba mengkorelasikan antara teori solidaritas organik dengan kenyataan dari buruh. Pertanyaan yang akan muncul adalah bagaimana cara teori solidaritas organik masuk pada sela-sela buruh. Berikut akan dibahas dengan seksama dan dengan teori dari Emile Duekheim yaitu solidaritas sosial (Organik).
Korelasi Solidaritas Organik Soldiaritas Organik merupakan salah satu teori Emile Durkheim dari teori Solidaritas sosial. Teori ini menjelaskan mengenai hubungan yang terjalin karena mereka berbeda. Seperti pada sistem pekerja pabrik. Mereka saling terhubung, ketika salah satu dari mereka tidak ada maka akan terhambat atau bisa-bisa akan berhenti. Karena mereka sudah diberikan sebuah tanggung jawab masing-masing.
Saya akan lebih berfokus pada teori ini karena korelasinya yang cukup relevan. Buruh sendiri tentunya banyak sekali seperti buruh tani dan lain sebagainya. Namun, saya akan memberikan contoh pada buruh pada pabrik atau industri. Perlu kalian ketahui, para buruh memberikan banyak kontribusi bagi kejayaan pada sebuah pabrik. Mereka memberikan 8/24 waktunya dan keringatnya untuk menjalankan sebuah industri.
Hal ini juga menjadi sebuah permasalahan, ketika sebuah industri tidak memberikan hak-hak yang sesuai dengan apa yang mereka harus terima. Saya melihat juga pada sebuah industri ada yang tidak mempedulikan para buruh mereka. Ketika mereka sakit akan tetap disuruh masuk karena mereka masih membutuhkan tenaga mereka.
Dari sini kalian akan bertanya bagaimana para buruh tetap bertahan walau diperlakukan secara tidak baik?
Kalian tidak tahu betapa berjuangnya para buruh. Mereka ada yang memiliki keluarga, ada yang sendiri namun hidup pas-pasan dan ada juga yang mereka sudah memiliki anak-istri dan juga harus merawat orang tua mereka. Coba dilihat ketika mereka tidak memiliki penghasilan yang tidak cukup. Adapun gaji yang mereka terima akan sesuai dengan dari daerah pabrik tersebut. Sehingga, kenapa perlu memperjuagkan hak-hak dan aspirasi yang mereka lakukan? Jawabannya tentunya karena pekerjaan mereka tidak main-main bayaran mereka justru yang main-main. Kalaupun para buruh sudah memberikan sebuah perlawanan kepada para pabrik yang tidak memberikan hak-haknya. Akan tetap menjadi sebuah perlawanan sampai kapanpun demi kepentingan dari solidaritas mereka.
Korelasi dari teori solidaritas organik Emile Durkheim pada Hari Buruh Nasional adalah pertama, mereka adalah sebuah struktur yang terbentuk karena sebuah profesi pada setiap bidang atau tanggung jawab masing-masing. Kedua, kita bisa tahu bahwa dibalik dari perjuangan buruh tentunya mereka memperjuangkan hak-hak yang harusnya mereka dapatkan. Hal ini bisa kalian ketahui melalui para buruh yang telah menjadi buruh selama yang mereka jalani. Dengan demikian tulisan ini semoga memberikan dampak bagi pemikiran yang tidak mengetahui apa itu hari buruh dan solidaritas apa yang terkandung dalam buruh tersebut.
Oleh: Alan Dwi Ardian Mahasiswa Universitas Islam Negeri Sunan Ampel Surabaya Fakultas Ushuluddin dan Filsafat
Ruang Pembaca
Komentar 0
Belum ada komentarJadilah yang pertama menyampaikan pendapat.
Komentar 0