Mahasiswa.co.id - Hai, teman-teman Apakah kamu tahu bahwa menjadi istri bukan hanya tentang memasak dan membersihkan rumah? Tapi, ternyata ada banyak hal yang bisa kamu lakukan untuk membangun keluarga yang harmonis dan sakinah.
Tafsir Al-Azhar, karya Buya Hamka, adalah buku yang super keren untuk istri-istri yang ingin meningkatkan diri dan membantu suami mereka menjadi lebih baik. Dalam buku ini, Buya Hamka menjelaskan tentang peran istri dalam pembentukan keluarga yang sakinah.
Menurut Tafsir Al-Azhar, keluarga yang harmonis dan sakinah bukan hanya tentang kebahagiaan saja, tapi juga tentang mencapai ketentraman dan keharmonisan di antara suami dan istri. Berikut beberapa tips yang bisa kamu lakukan untuk membangun keluarga yang ideal:
1. Karakter Istri yang Unggul
Tafsir Al-Azhar menekankan pentingnya karakter unggul dalam diri seorang istri. Karakter ini meliputi pengolahan jiwa, pembiasaan, keteladanan, dan pemahaman tentang kewajiban dan hak-hak dalam keluarga. Seorang istri yang memiliki karakter unggul mampu menjadi sumber budi pekerti dan teladan bagi keluarganya, terutama bagi anak-anak mereka.( https://ejournal.uinsatu.ac.id)
2. Adab Istri kepada Suami
Istri harus taat kepada suaminya selama suami tidak menyimpang dari kebenaran yang sesuai dengan syariat Islam. Ketaatan ini mencakup memenuhi keinginan suami dan memberikan nasehat serta dorongan untuk kemajuan suami dalam pekerjaannya.
3. Membangun Ikatan Mawaddah dan Warahmah
Tafsir Al-Azhar juga menekankan pentingnya ikatan mawaddah (cinta kasih) dan warahmah (kasih sayang) dalam rumah tangga. Dengan membangun ikatan ini, keluarga dapat mencapai ketentraman dan keharmonisan. Ayat-ayat yang menganjurkan ikatan Mawaddah dan Warrahmah seperti Surat Ar-Rum: 21
وَمِنْ اٰيٰتِهٖٓ اَنْ خَلَقَ لَكُمْ مِّنْ اَنْفُسِكُمْ اَزْوَاجًا لِّتَسْكُنُوْٓا اِلَيْهَا وَجَعَلَ بَيْنَكُمْ مَّوَدَّةً وَّرَحْمَةً ۗاِنَّ فِيْ ذٰلِكَ لَاٰيٰتٍ لِّقَوْمٍ يَّتَفَكَّرُوْنَ
Di antara tanda-tanda (kebesaran)-Nya ialah bahwa Dia menciptakan pasangan-pasangan untukmu dari (jenis) dirimu sendiri agar kamu merasa tenteram kepadanya. Dia menjadikan di antaramu rasa cinta dan kasih sayang. Sesungguhnya pada yang demikian itu benar-benar terdapat tanda-tanda (kebesaran Allah) bagi kaum yang berpikir.
dan Surat Al-Furqan: 74
وَالَّذِيْنَ يَقُوْلُوْنَ رَبَّنَا هَبْ لَنَا مِنْ اَزْوَاجِنَا وَذُرِّيّٰتِنَا قُرَّةَ اَعْيُنٍ وَّاجْعَلْنَا لِلْمُتَّقِيْنَ اِمَامًا
Dan, orang-orang yang berkata, “Wahai Tuhan kami, anugerahkanlah kepada kami penyejuk mata dari pasangan dan keturunan kami serta jadikanlah kami sebagai pemimpin bagi orang-orang yang bertakwa.”
2 ayat di atas menekankan bahwa keluarga harus dibangun atas dasar cinta kasih dan kasih sayang. Dengan membangun ikatan ini, keluarga dapat mencapai ketentraman dan keharmonisan

Komentar 0