Oleh: Adib Syafiuddani mahasiswa UIN Walisongo Semarang jurusan Teknologi Infromasi.
Mahasiswa.co.id - Pesantren di Indonesia terkenal sebagai salah satu lembaga pendidikan Islam yang mengedepankan pendidikan karakter dengan berbagai macam bentuk pendidikan adab dan akhlak, pelaku Pesantren sendiri terdiri dari kiai (guru) dengan santri (murid). Dalam hadis Nabi Muhammad yang berbunyi "Belajarlah kamu semua, dan ajarkan kamu semua, serta hormatilah guru-gurumu, dan berlaku baiklah terhadap orang yang mengajarkanmu." Diriwayatkan oleh Imam Thabrani, berdasarkan hadis tersebut sudah jelas hukumnya untuk memuliakan guru atau kiai, menurut Khalifah Ali bin Abi Thalib yang dimaksud dengan seorang guru adalah orang yang mengajarkanmu meskipun hanya satu huruf.
Salah satu Pesantren terbesar di Indonesia yaitu Pesantren Lirboyo yang berdiri sejak tahun 1910 Masehi, didirikan oleh K.H. Abdul Karim, dengan jumlah santri saat ini mencapai lebih dari 43.000 santri. Pesantren ini fokus pada pendidikan agama Islam dengan sistem pembelajaran salafiyyah, yakni penekanan pada pendalaman kitab kuning, ilmu fiqih, tauhid, hingga tasawuf, sehingga sudah pasti bahwa pendidikan di Pesantren Libroyo ini sesuai dengan ajaran Islam. Tapi tayangan program televisi Xpose Uncensored Trans7 yang tayang pada tanggal 13 Oktober 2025 kemarin manunjukan video kiai dari Ponpres Lirboyo dan pesantren lainnya dengan narasi yang dianggap merendahkan nama lembaga pesantren karena menganggap pesantren sebagai perbudakan.
Tayangan tersebut langsung menjadi sorotan publik, reaksi keras datang dari berbagai pihak khususnya golongan para santri dan kiai seluruh Indonesia dan memicu gerakan boikot Trans7 di media sosial dengan tagar #boikotTrans7 sehingga mendesak Dewan Pers dan Komisi Penyiaran Indonesia atau KPI untuk mengambil langkah tegas terkait hal ini. Tidak lama setelah aksi boikot, pihak Trans7 pun resmi menyampaikan permintaan maaf tertulis kepada keluarga besar Ponpres Lirboyo pada Selasa pagi, 14 Oktober 2025. Mereka mengakui adanya kelalaian dalam proses produksi serta menyatakan penyesalan yang mendalam atas dampak negatif yang muncul dari tayangan tersebut.
Pihak Trans7 meminta maaf dalam postingannya di akun instagram @officialtrans7 berbunyi “Sehubungan dengan tayangan atau pemberitaan mengenai Pondok Pesantren Lirboyo yang telah ditayangkan di program ‘Xpose Uncensored’ TRANS7, pada tanggal 13 Oktober 2025, kami telah melakukan review dan tindakan-tindakan atas keteledoran yang kurang teliti sehingga merugikan Keluarga Besar PP. Lirboyo,”. Pihak Trans7 juga berhenti bekerja sama dengan pihak produksi dan Pihak KPI juga menindaklanjuti kasus ini dengan menjatuhkan sanski berupa penghentian sementara terhadap program Xpose Uncensored karena melanggar Pedoman Perilaku Penyiaran (P3) dan Standar Program Siaran (SPS).
Kasus ini memberikan kita pelajaran untuk berhati-hati dalam mengangkat isu keagamaan seperti tayangan Trans7 yang dianggap menghina tradisi penghormatan santri kepada kiai, yang sangat dijunjung tinggi di dunia pesantren sehinnga dapat memicu kemarahan masyarakat terutama kalangan Pesantren. Tayangan ini juga menjadi pengingat bahwa pesantren bukan hanya tempat belajar formal, tetapi lembaga yang membentuk karakter, adab, dan tanggung jawab para santri terhadap diri sendiri juga tanggung jawab sosial karena kehidupan sehari-hari di pesantren mencakup seluruh aspek kehidupan, tidak hanya di dalam kelas.
Daftar Pustaka Aristama, F. (2025, Oktober 14). Terancam Diboikot, Trans7 Akhirnya Minta Maaf. Diambil kembali dari rmol.id: https://rmol.id/politik/read/2025/10/14/683135/terancam-diboikot-trans7-akhirnya-minta-maaf Jalil, A. (2019, oktober 09). Inilah Hadits-hadits Tentang Menuntut Ilmu itu Wajib. Diambil kembali dari detik.com: https://news.detik.com/berita/d-4738905/inilah-hadits-hadits-tentang-menuntut-ilmu-itu-wajib Rahmayunita, H. (2025, oktober 15). Berapa Jumlah Santri Pesantren Lirboyo? Salah Satu Ponpes Terbesar di Indonesia. Diambil kembali dari Suara.com: https://www.suara.com/lifestyle/2025/10/15/181130/berapa-jumlah-santri-pesantren-lirboyo-salah-satu-ponpes-terbesar-di-indonesia?page=2
Ruang Pembaca
Komentar 0
Belum ada komentarJadilah yang pertama menyampaikan pendapat.
Komentar 0