Lewati ke konten utama
Menu
Media Mahasiswa — Mahasiswa.co.id

Dari Modal Cermin, Cikibul Raih Top 3 TikTok LIVE Fest 2025

Rian Nugroho
Rian Nugroho alias Cikibul mengenakan salah satu kostum untuk konten cosplay. Beragam karakter menjadi bagian dari konsep hiburannya agar siaran langsung gaming tidak hanya berisi permainan, tetapi juga menghadirkan hiburan bagi penonton. Foto: Dok. Cikibu

Madiun, Mahasiswa.co.id — Bagi Rian Nugroho, kegagalan dalam permainan tidak selalu berakhir dengan rasa kecewa. Di tangan kreator asal Madiun yang dikenal sebagai Cikibul, kegagalan sebuah challenge justru bisa berubah menjadi hiburan, cosplay, bahkan aksi berbagi sembako kepada masyarakat yang membutuhkan.

Rian mulai menekuni dunia kreator konten pada 2022 dengan fokus utama pada Mobile Legends: Bang Bang (MLBB). Ia merintis dengan fasilitas sederhana, jauh sebelum akunnya dikenal luas dan mengumpulkan lebih dari satu juta pengikut di TikTok.

Perjalanan tersebut terasa semakin berarti karena ia mulai serius membangun karier sebagai kreator setelah menikah.

“Saya merintis ini sejak habis menikah. Alhamdulillah, ternyata rezeki setelah menikah datang salah satunya dari menjadi konten kreator MLBB,” kata Rian.

Bagi Rian, pernikahan justru menjadi salah satu titik yang membuatnya semakin serius bekerja. Status sebagai tulang punggung keluarga menjadi alasan kuat untuk tidak mudah menyerah ketika konten sepi, mendapat komentar negatif, atau target dalam permainan tidak tercapai.

“Yang membuat saya tetap semangat dan konsisten karena menjadi tulang punggung keluarga,” ujarnya.

Pernah Diremehkan Saat Baru Merintis

Menjadi kreator gaming pada awal perjalanan tidak selalu mendapatkan respons positif.

Rian mengatakan dahulu ada orang-orang yang tidak percaya bahwa aktivitas membuat konten dan bermain game dapat berkembang menjadi pekerjaan.

Bahkan, ia sempat dianggap sebelah mata.

“Dulu orang-orang pada enggak percaya atau meremehkan. Sekarang setelah sudah sukses, baru tahu dan memujinya,” ungkapnya.

Alih-alih berhenti, pengalaman tersebut justru membuatnya terus mengembangkan karakter konten.

Ia tidak hanya mengandalkan permainan Mobile Legends, tetapi mulai menghadirkan konsep tantangan dan hukuman ketika gagal mencapai target tertentu.

Dari sinilah berbagai karakter unik Cikibul muncul.

Gagal Global Hero Fanny, Jadi Manusia Silver

Salah satu challenge yang pernah dijalani Rian adalah mengejar target menjadi Global Hero Fanny di Mobile Legends.

Fanny dikenal sebagai salah satu hero yang membutuhkan mekanik permainan tinggi. Namun, target yang dibuat Cikibul saat itu gagal tercapai.

Ia kemudian menjalankan konsekuensi yang sudah disiapkan: tampil sebagai manusia silver.

Tubuh, wajah, pakaian, hingga penampilannya dibuat serba keperakan. Ia kemudian turun langsung ke ruang publik di Kota Madiun.

Tetapi konten tersebut tidak berhenti sebagai aksi lucu untuk menarik perhatian penonton.

Cikibul sekaligus memanfaatkan kesempatan itu untuk berbagi sembako kepada orang-orang yang membutuhkan.

“Kalau yang manusia silver itu karena gagal menjadi Global Hero Fanny di Mobile Legends. Saya cosplay manusia silver di Kota Madiun sambil berbagi sembako kepada orang yang membutuhkan,” katanya.

Bagi Cikibul, konsep tersebut menjadi cara untuk menggabungkan dunia game yang menjadi pekerjaannya dengan aktivitas nyata di tengah masyarakat.

Kegagalan di dalam permainan akhirnya menghasilkan cerita berbeda di luar layar.

Gagal Solo Rank 500 Bintang, Muncul Karakter Baru

Challenge lain yang pernah dibuat Cikibul adalah mencapai 500 bintang melalui solo rank.

Target tersebut kembali tidak tercapai.

Kali ini hukumannya berbeda. Rian tampil dengan rambut panjang berantakan, pakaian lusuh, dan riasan yang mendukung karakter yang ia sebut sebagai cosplay “manusia gila”.

Ia turun ke ruang publik menggunakan karakter tersebut.

Seperti saat menjadi manusia silver, konsep itu kembali dibarengi aktivitas berbagi sembako.

Rian Nugroho alias Cikibul bersama istrinya
Rian Nugroho alias Cikibul bersama istrinya. Rian mengaku mulai semakin serius merintis karier sebagai kreator konten setelah menikah dan menjadikan keluarga sebagai salah satu motivasi utamanya untuk terus berkarya Foto: Dok. Cikibu

“Kalau yang manusia gila itu karena gagal solo rank ke bintang 500. Saya jalani konsekuensinya dan sambil berbagi sembako juga,” tuturnya.

Rian mengatakan berbagai cosplay tersebut pada dasarnya dibuat untuk menghibur penonton.

Ia sadar bahwa persaingan di dunia kreator gaming cukup ketat. Kemampuan bermain saja belum tentu cukup membuat orang bertahan menonton.

Karena itu, unsur hiburan menjadi bagian penting dalam identitas kontennya.

“Ini untuk menghibur para penonton. Jadi bukan cuma main game, tapi bagaimana penonton juga bisa terhibur,” katanya.

Komentar Negatif Tidak Dibalas dengan Emosi

Semakin besar sebuah akun, semakin beragam pula komentar yang diterima.

Rian mengaku tidak luput dari komentar negatif.

Namun, ia memiliki prinsip untuk tidak melawan komentar negatif dengan respons yang sama.

“Saya membalasnya dengan positif. Karena dasarnya kalau negatif dilawan negatif akan memanas. Jadi solusinya kita giring ke positif,” ujarnya.

Menurutnya, menjadi kreator juga berarti belajar menghadapi berbagai karakter penonton.

Respons seorang kreator, kata dia, dapat menentukan apakah sebuah perdebatan menjadi semakin besar atau justru mereda.

Dari Modal Cermin hingga Raih Penghargaan TikTok

Perjalanan Cikibul semakin menarik ketika melihat bagaimana dirinya memulai.

Salah satu dokumentasi awal menunjukkan Rian menggunakan cermin dan telepon genggam sebagai bagian dari perlengkapan membuat konten.

Tidak ada studio besar maupun perangkat mewah.

Dari fasilitas sederhana itu, akun @cikibulmecca terus berkembang.

Pada 2025, perjalanan tersebut menghasilkan sejumlah pencapaian dalam TikTok LIVE Fest 2025.

Dalam dokumentasi penghargaan yang diperlihatkan, Cikibul tercatat menjadi finalis, masuk Top 5 kategori popularitas, serta memperoleh Top 3 kategori gaming.

Pencapaian tersebut juga membawanya mendapatkan pengalaman menghadiri rangkaian TikTok LIVE Fest hingga ke Thailand.

Perjalanan dari sebuah cermin sederhana menuju panggung yang jauh lebih besar menjadi pengalaman yang tidak pernah ia bayangkan ketika baru memulai.

Ingin Kreator Gaming Dipandang sebagai Peluang

Kini, Rian berharap apa yang dilaluinya bisa memberikan motivasi kepada orang lain.

Terutama bagi mereka yang sedang belum memiliki pekerjaan tetapi mempunyai ketertarikan terhadap game dan dunia digital.

“Harapan saya bisa menjadi motivasi orang-orang yang tidak punya pekerjaan. Bisa terjun ke konten kreator gaming MLBB dan ternyata bisa mendapat cuan dari sini,” katanya.

Namun perjalanan Cikibul juga memperlihatkan bahwa menjadi kreator bukan sekadar menyalakan kamera lalu bermain game.

Ada proses membangun penonton, mencari ide, menghadapi komentar negatif, berani menjalankan challenge, hingga konsisten membuat konten ketika hasil belum terlihat.

Bagi Rian, keluarga menjadi alasan untuk mempertahankan semua proses tersebut.

Apa yang dimulai setelah menikah sebagai usaha mencari peluang kini berkembang menjadi pekerjaan, ruang hiburan, dan jalan untuk berbagi.

Dari modal cermin, cosplay manusia silver akibat gagal Global Hero Fanny, menjadi “manusia gila” setelah gagal mengejar 500 bintang, hingga meraih Top 3 TikTok LIVE Fest, perjalanan Cikibul menunjukkan bahwa kegagalan pun bisa diubah menjadi cerita—asal kreativitas tidak ikut berhenti.

Ruang Pembaca

Komentar 0

Belum ada komentar Jadilah yang pertama menyampaikan pendapat.