Madiun, Mahasiswa.co.id — Bagi Rian Nugroho, kegagalan dalam permainan tidak selalu berakhir dengan rasa kecewa. Di tangan kreator asal Madiun yang dikenal sebagai Cikibul, kegagalan sebuah challenge justru bisa berubah menjadi hiburan, cosplay, bahkan aksi berbagi sembako kepada masyarakat yang membutuhkan.
Rian mulai menekuni dunia kreator konten pada 2022 dengan fokus utama pada Mobile Legends: Bang Bang (MLBB). Ia merintis dengan fasilitas sederhana, jauh sebelum akunnya dikenal luas dan mengumpulkan lebih dari satu juta pengikut di TikTok.
Perjalanan tersebut terasa semakin berarti karena ia mulai serius membangun karier sebagai kreator setelah menikah.
“Saya merintis ini sejak habis menikah. Alhamdulillah, ternyata rezeki setelah menikah datang salah satunya dari menjadi konten kreator MLBB,” kata Rian.
Bagi Rian, pernikahan justru menjadi salah satu titik yang membuatnya semakin serius bekerja. Status sebagai tulang punggung keluarga menjadi alasan kuat untuk tidak mudah menyerah ketika konten sepi, mendapat komentar negatif, atau target dalam permainan tidak tercapai.
“Yang membuat saya tetap semangat dan konsisten karena menjadi tulang punggung keluarga,” ujarnya.
Pernah Diremehkan Saat Baru Merintis
Menjadi kreator gaming pada awal perjalanan tidak selalu mendapatkan respons positif.
Rian mengatakan dahulu ada orang-orang yang tidak percaya bahwa aktivitas membuat konten dan bermain game dapat berkembang menjadi pekerjaan.
Bahkan, ia sempat dianggap sebelah mata.
“Dulu orang-orang pada enggak percaya atau meremehkan. Sekarang setelah sudah sukses, baru tahu dan memujinya,” ungkapnya.
Alih-alih berhenti, pengalaman tersebut justru membuatnya terus mengembangkan karakter konten.
Ia tidak hanya mengandalkan permainan Mobile Legends, tetapi mulai menghadirkan konsep tantangan dan hukuman ketika gagal mencapai target tertentu.
Dari sinilah berbagai karakter unik Cikibul muncul.
Gagal Global Hero Fanny, Jadi Manusia Silver
Salah satu challenge yang pernah dijalani Rian adalah mengejar target menjadi Global Hero Fanny di Mobile Legends.
Fanny dikenal sebagai salah satu hero yang membutuhkan mekanik permainan tinggi. Namun, target yang dibuat Cikibul saat itu gagal tercapai.
Ia kemudian menjalankan konsekuensi yang sudah disiapkan: tampil sebagai manusia silver.
Tubuh, wajah, pakaian, hingga penampilannya dibuat serba keperakan. Ia kemudian turun langsung ke ruang publik di Kota Madiun.
Tetapi konten tersebut tidak berhenti sebagai aksi lucu untuk menarik perhatian penonton.
Cikibul sekaligus memanfaatkan kesempatan itu untuk berbagi sembako kepada orang-orang yang membutuhkan.
“Kalau yang manusia silver itu karena gagal menjadi Global Hero Fanny di Mobile Legends. Saya cosplay manusia silver di Kota Madiun sambil berbagi sembako kepada orang yang membutuhkan,” katanya.
Bagi Cikibul, konsep tersebut menjadi cara untuk menggabungkan dunia game yang menjadi pekerjaannya dengan aktivitas nyata di tengah masyarakat.
Kegagalan di dalam permainan akhirnya menghasilkan cerita berbeda di luar layar.
Gagal Solo Rank 500 Bintang, Muncul Karakter Baru
Challenge lain yang pernah dibuat Cikibul adalah mencapai 500 bintang melalui solo rank.
Target tersebut kembali tidak tercapai.
Kali ini hukumannya berbeda. Rian tampil dengan rambut panjang berantakan, pakaian lusuh, dan riasan yang mendukung karakter yang ia sebut sebagai cosplay “manusia gila”.
Ia turun ke ruang publik menggunakan karakter tersebut.
Seperti saat menjadi manusia silver, konsep itu kembali dibarengi aktivitas berbagi sembako.

Komentar 0