Judul Buku : Overthingking is Amazing
Nama Penulis : Tjahjo Harry Wilopo
Penerbit : Checklist Media, Yogyakarta
Tahun Terbit : Cetakan ke-1, 2023
Tebal Buku : × + 154 halaman
ISBN : 978-623-8114-37-5
Ukuran Buku : 14×20 cm
Jenis Kertas : Bookpaper
Harga Buku : Rp 53.000,00
Peresensi : Jennie Eka Suwardani*)
Buku “Overthingking is Amazing” adalah suatu karya dari Tjahjo Harry Wilopo. Buku ini terdiri dari tiga belas bab yang pembahasan utamanya apa itu overthingking, dampaknya, cara mengenali karakter diri, mengelola emosi, langkah-langkah untuk menjadikan overthingking sebagai alat pengembangan diri. Buku ini berisi panduan raktis untuk mengubah negative menjadi aksi posistif.
Secara umum, overthingkig merupakan kecenderungan seseorang untuk memikirkan suatu secara berlebihan. Akibatnya, orang yang overthingking akan dilanda kecemasan yang berlebihan. Sebagian manusia di muka bumi ini memiliki sifat overthingking dan tidak bisa mengendalikannya dengan baik. Namun, jika kita dapat mnegendalikannya maka overthingking yang cenderung melemahkan diri akan berubah menguatkan diri.
Dalam buku ini, terdapat kisah menarik dari seorang pesulap ternama di dunia, yaitu Harry Houdini. Pesulap yang memiliki kemampuan menciptakan ilusi kerap kali menipu pikiran orang-orang. Namun, dalam hidupnya ia pernah mengalamai masalah dalam pengendalian pikirannya. Kisah ini bermula dari Harry Houdini mengumumkan bahwa dia dapat lolos dari semua penjara yang ada di dunia ini.
Harry Houdini dengan kesombongannya mengatakan bahwa ia dapat melolosakan diri selama satu jam dengan hanya membawa pakaian yang dikenakan sehari-hari. Pada akhirnya, polisi mendengarnya dan menerima tantangannya. Harry Houdini masuk sel dan melepaskan jas nya. Namun, di balik sabuk nya terdapat kawat 10 inci untuk membantu ia meloloskan diri dari sel.
Waktu tiga puluh menit berlalu kepercayaannya telah menghilang dan satu jam berlalu mulai merasa cemas dan khawatir karena belum bisa meloloskan diri dari sel. Pesulap ibu berpikir bahwa sel itu di kunci dan ia tidak bisa membuka kunccinya dengan kawat yang di bawa. Namun, sel tersebut sebenarnya tidak di kunci. Ia selama satu jam justru yang terkunci pada pikiannya. Harry Houdini sangat terpukul.
Pikiran Harry Houdini terpenjara oleh pikirannya sendiri dan ia gagal meloloskan diri (h.3). Bagaiaman denga kita? Sudah berapa kali kita terpenjara olrh pikiran kita sendiri dan membuat kita overthingking. Sebuah pepatah dari Afrika mengatakan “Manakala tak ada musuh dalam diri Anda, maka tak akan ada musuh di luar sana yang mampu menyakiti Anda.” (h.4). Jangan mau terpenjara oleh kebiasaan overthingking. Napoleon Hill berkata “Kendalikan pikiran Anda atau pikiranlah yang akan mengendalikan diri Anda.” (h.5).
Terdapat dua cara untuk menyikapi overthingking, yaitu berupaya menghilangkan sikap overthingking dari diri dan mengubah bentuk overthingking menjadi positif dan menjadikannya sebagai super-power. (h.35). Jika, overthinker memilih untuk menghilangkan sikap overthingking maka akan sangat sulit. Cara yang lebih ampuh yaitu menjadikan overthingking menjadi super-power. Karena sebagian orang terlahir dengan karakter pemikir.
Dalam dunia ini terdapat orang yang introvert dan ekstrovet. Biasanya yang identik memiliki sifat overthingking adalah orang yang introvert. Mengapa begitu? Karena orang introvert adalah orang yang pemikir dan orang yang perfeksionis. Jika apa yang ia harapkan tidak sesuai maka ia akan berusaha semaksimal mungkin apa yang di harapkannya. Namun di sisi lain seorang introvert memiliki kelebihan dalam kehidpannya, yaitu memiliki sifat yang teliti terhadap segala sesuatu.

Komentar 0