Mahasiswa.co.id - Pengurus Komisariat Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Jurai Siwo menggelar Pelatihan Kader Dasar (PKD) II Kegiatan tersebut dilaksanakan di Greenhouse Darul A'mal Kota Metro, Minggu-Kamis, 25-29 Februari 2024.
Kegiatan Pelatihan Kader Dasar PKD merupakan kegiatan formal kedua dalam proses kaderisasi di PMII. Acara ini digelar selama lima hari sejak Minggu (25/02) hingga kamis (29/02) dengan mengusung tema Sketsa Ideal PMII : "Pemikiran Kritis dan Insting Gerakan Sosial".
Agenda ini diikuti oleh 51 peserta uang berasal dari Komisariat Jurai Siwo, UIN Raden Intan, An-Nur Lampung Selatan, UNILA, dan IBN Pringsewu.
Rizky Anugraha Iq Berlian, Ketua Pelaksana PKD II menyampaikan terima kasih kepada semua pihak yang telah bahu-membahu dalam mensukseskan kegiatan ini, ia juga berharap agar peserta maupun panitia bisa memaknai acara ini sebagai proses pembelajaran semua hal kebaikan."
Ketua Komisariat PMII Jurai Siwo Yoga Firmansyah mengatakan, kesempatan untuk ikut dalam PKD adalah hal yang membahagiakan, tentu bukan hanya sebagai formalitas, melainkan sebuah upaya menuju kader ideologis dan memiliki komitmen serta integritas terhadap nilai-nilai PMII."
Yoga, juga menegaskan bahwa kader harus bermanfaat bagi semua orang dan lingkungannya. Peserta harus memiliki kesiapan secara intelektual dan mental karena tidak ada alasan bagi kader PMII nantinya jika masih tidak siap dalam menghadapi perubahan dan tantangan dengan berbagai mode lintas dimensinya," tegas Yoga.
Sementara itu, sebelum membuka kegiatan. Ahmad Nashirudin Ketua Cabang PMII Kota Metro berpesan agar kegiatan ini dapat menjadi kesungguhan dalam mencetak kader-kader yang memiliki progresifitas serta memiliki komitmen dan jiwa tanggung jawab yang besar dalam berorganisasi.
Acara ini turut mengundang beberapa narasumber seperti; Ahmad Hariyono, Ahmad Ahwan, Ikhwanudin, Mahrus As`ad, Siti Nurjanah, Muda'i Yunus, Diana Ambarwati, Mufliha Wijayanti, Aguswan Khotibul Umam, Solihin Utjok, Agus Kenedi, M Lutfi Hakim, Singgih Prayogo, Edwar Sanjaya, Amanda Wijaya, dan Ahmad Nashirudin.
Ruang Pembaca
Komentar 0
Belum ada komentarJadilah yang pertama menyampaikan pendapat.
Komentar 0