MAHASISWA.CO.ID - INSTITUT SENI INDONESIA (ISI) Surakarta kembali menyelengarakan acara dalam rangka memperingati Hari Wayang Dunia ke 9, yang berlokasi di Pendopo Ageng GPH Jayakusuma INSTITUT SENI INDONESIA (ISI) Surakarta pada tanggal (01/10/23). Acara ini diadakan dalam rangka peringatan hari wayang dunia dan penetapan wayang sebagai Masterpiece of Oral and Intangible Heritage of Humanity oleh UNESCO, dan sebagai upaya masyarakat dan negara dalam pemajuan kebudayaan Indonesia. Acara ini mempertunjukan banyak cerita wayang, salah satunya berjudul JANGKAH JAYABAYA, yang di sutradarai oleh Andi Dwi Permana Putra, Seorang Mahasiswa pedalangan Semester 3 yang sukses mementaskan ceritanya kepada khalayak umum. Pertunjukan ini berhasil membuat para tamu undangan serta penonton terpukau.
Dalam pertunjukan cerita lakon JANGKAH JAYABAYA, terdapat 11 pemeran inti dan 10 pemeran pembantu (total banyaknya pemeran 21) dan di iringi oleh para pengrawit serta beberapa kru yang membantu. Pertunjukan ini dipersiapakan degan kurun waktu kurang lebih 1 bulan dan hanya membutuhkan 11 kali Latihan. “Tantanganya adalah mengalahkan ego masing – masing, karena kitakan kerja bareng jadi harus menyesuaikan ya antar ego emosi satu sama lain ada, harus menyesuaikan.” Ucap Yoga sang pemeran tokoh utama. Yoga Budi Prasetyo adalah satu Mahasiswa ISI SKA yang berhasil memerankan tokoh utama yaitu JAYABAYA.
Cerita JANGKAH JAYABAYA berhasil memukau para pentonton karena Andi (Mahasiswa ISI Surakarta) yang menyajikan ceritanya dengan sanggit (Alur)baru dan menggunakan gaya kontemporer. “Aku juga pengen mengeksplor kemampuan teman – teman dari jurusan pedalangan, yang sepertinya teman teman mampu mementaskan selain diluar wayang kulit, di aktoranya, di penarianya dll.” Ucap Andi sang sutradara cerita Jangkah Jayabaya. Andi membuat hal baru untuk melestarikan kebudayaan ini.
HWD (HARI WAYANG DUNIA) ini akan ada setiap tahunya untuk melestarikan kebudayaan Indonesia, khususnya kebudayaan wayang ini. Diharapkan Budaya wayang ini tidak akan dilupakan oleh semua kalangan Masyarakat, dan tetap bisa selalu mendapatkan banyak antusiasme dari berbagai kalangan masyarakat daerah Kota Surakarta maupun luar Surakarta. "Usaha melestarikan seni yaitu wayang trus di inovasi agar penonton milenial tidak bosan" Ujar Yoga. Andi berkata “Ini adalah kesenian asli Indonesia. Jadi, Ayo dong kita rangkul sama sama".
OLEH: MUHAMAD AKBAR HIDAYAT MAHASISWA FILM&TELEVISI ISI SURAKARTA.
GITA MELODIVA MAHASISWA FILM&TELEVISI ISI SURAKARTA (0881011487667)

Komentar 0