Lewati ke konten utama
Menu
Media Mahasiswa — Mahasiswa.co.id

ITERA Olah Kakao Pugung Raharjo Jadi Cokelat Siap Konsumsi

Foto Bersama
Foto Bersama Foto: Teknologi Pangan ITERA

Lampung Timur, Mahasiswa.co.id – Institut Teknologi Sumatera (ITERA) melalui Program Studi Teknologi Pangan melaksanakan sosialisasi dan pelatihan pengolahan kakao menjadi produk cokelat siap konsumsi di Balai Desa Pugung Raharjo, Kecamatan Sekampung Udik, Kabupaten Lampung Timur, Senin (27/7/2026).

Kegiatan tersebut merupakan bagian dari program Kuliah Kerja Nyata (KKN) Rekognisi sekaligus Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) berbasis kepakaran bertajuk “Optimalisasi Produk Cokelat Menjadi Produk Unggulan di Desa Pugung Raharjo”.

Tim pelaksana melibatkan mahasiswa Program Studi Teknologi Pangan dan Program Studi Teknik Geologi ITERA. Program ini menjadi bentuk penerapan ilmu pengetahuan dan teknologi secara langsung kepada masyarakat, terutama para petani kakao di Desa Pugung Raharjo.

Selama ini, sebagian besar hasil panen kakao masyarakat masih dipasarkan dalam bentuk biji mentah dengan nilai jual yang relatif rendah. Padahal, komoditas tersebut memiliki potensi besar untuk dikembangkan menjadi produk olahan bernilai tambah, salah satunya cokelat siap konsumsi.

Pengolahan kakao diharapkan tidak hanya meningkatkan nilai ekonomi hasil pertanian, tetapi juga membuka peluang terbentuknya usaha baru serta produk unggulan khas Desa Pugung Raharjo.

Kegiatan diawali dengan pemaparan mengenai potensi sumber daya alam Desa Pugung Raharjo yang memiliki wilayah subur dan mendukung pengembangan komoditas pertanian, termasuk kakao.

Tim ITERA kemudian menjelaskan tahapan pengolahan biji kakao menjadi cokelat. Proses tersebut dimulai dari fermentasi untuk membentuk cita rasa dan aroma kakao, dilanjutkan dengan pengeringan guna menurunkan kadar air biji.

Tahapan berikutnya meliputi penyangraian atau roasting, pemisahan sebagian lemak kakao, serta proses penghalusan atau conching untuk menghasilkan pasta kakao dengan tekstur yang lebih halus.

Peserta juga mendapatkan penjelasan mengenai proses tempering yang berpengaruh terhadap pembentukan kristal cokelat, pencetakan, pengemasan, hingga strategi pemasaran produk agar siap diedarkan kepada konsumen.

Selain penyampaian materi, mahasiswa ITERA melakukan demonstrasi pembuatan cokelat secara langsung. Praktik tersebut diberikan agar masyarakat memperoleh pemahaman teknis dan dapat mengembangkan pengolahan kakao secara mandiri, baik dalam skala rumah tangga maupun melalui kelompok usaha.

Kegiatan ini dihadiri oleh perangkat kecamatan, perangkat desa, Kelompok Tani Hutan (KTH), anggota Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (PKK), serta para petani kakao setempat.

Antusiasme peserta terlihat selama sesi pelatihan dan demonstrasi berlangsung. Para peserta juga berkesempatan mencicipi produk cokelat yang sebelumnya telah dibuat oleh mahasiswa sebagai contoh hasil olahan kakao siap konsumsi.

Melalui kegiatan tersebut, ITERA menegaskan perannya sebagai Kampus Berdampak yang menghadirkan solusi berbasis ilmu pengetahuan dan teknologi untuk mendukung hilirisasi produk pertanian di tingkat desa.

Kolaborasi antara perguruan tinggi, pemerintah kecamatan, pemerintah desa, dan kelompok masyarakat diharapkan dapat mempercepat penguatan ekonomi lokal melalui pengembangan produk unggulan berbasis potensi sumber daya setempat.

Ruang Pembaca

Komentar 0

Belum ada komentar Jadilah yang pertama menyampaikan pendapat.