Metro – Mahasiswa Kuliah Kerja Lapangan–Pembelajaran Pemberdayaan Masyarakat (KKL-PPM) Kelompok 19 menggelar sosialisasi pencegahan stunting bersama para kader Posyandu di Kelurahan Yosomulyo, Kecamatan Metro Pusat, Kota Metro, Sabtu, 25 Juli 2026.
Kegiatan tersebut diikuti sekitar 40 peserta yang merupakan kader Posyandu di wilayah Kelurahan Yosomulyo. Sosialisasi ini menjadi salah satu program kerja KKL-PPM Kelompok 19 untuk meningkatkan pemahaman masyarakat mengenai stunting, mulai dari faktor penyebab, dampak, hingga langkah pencegahannya.
Program tersebut juga menjadi bentuk dukungan mahasiswa terhadap upaya pemerintah dalam mempercepat penurunan angka stunting di Indonesia.
Dalam pemaparan materi, mahasiswa menjelaskan bahwa stunting merupakan kondisi gagal tumbuh pada anak akibat kekurangan gizi kronis yang terjadi dalam jangka panjang. Kondisi tersebut tidak hanya berdampak pada pertumbuhan fisik, tetapi juga dapat memengaruhi perkembangan kognitif, kesehatan, dan produktivitas anak pada masa mendatang.
Oleh karena itu, pemenuhan kebutuhan gizi seimbang, pemeriksaan kesehatan secara rutin, serta perhatian terhadap periode 1.000 Hari Pertama Kehidupan (HPK) menjadi langkah penting dalam mencegah terjadinya stunting.
Kegiatan berlangsung secara interaktif melalui sesi penyampaian materi dan tanya jawab. Para kader Posyandu terlihat antusias dengan mengajukan sejumlah pertanyaan terkait pemenuhan gizi balita, pola asuh anak, serta peran kader dalam memberikan edukasi kesehatan kepada masyarakat.
