Lewati ke konten utama
Menu
Media Mahasiswa — Mahasiswa.co.id

Mahasiswa UPN Veteran Jatim Sosialisasikan Moderasi Beragama di SDN Medokan Ayu 2/615 Surabaya

UPN Veteran Jatim

Surabaya, Mahasiswa.co.id – Mahasiswa Universitas Pembangunan Nasional (UPN) "Veteran" Jawa Timur melaksanakan kegiatan sosialisasi moderasi beragama di SDN Medokan Ayu 2/615 Surabaya pada Rabu, 3 Juni 2026. Kegiatan ini merupakan bagian dari Project Based Learning (PBL) Mata Kuliah Umum Pendidikan Agama Islam kelas G754 yang dibimbing oleh Bapak Budi Prasetyo Margono, S.Pd.I., M.Pd. dengan tujuan menanamkan nilai toleransi dan kerukunan kepada siswa sejak usia dini. Program tersebut mendapat sambutan positif dari pihak sekolah dan para siswa yang mengikuti kegiatan dengan antusias.

Kegiatan dilaksanakan di ruang kelas 6B SDN Medokan Ayu 2/615 Surabaya mulai pukul 07.30 WIB hingga selesai. Sebanyak 10 mahasiswa terlibat sebagai panitia dan pemateri dalam kegiatan tersebut, di antaranya Achmad Gerald R R, Salsa Aufa Nur Huwaizha, Hilda Nayla Rahmi A, Ilham Wahyu Saputro, Jefri Eka Rakhmansyah, Shoqibur Rahman ‘U, Moch. Nasril Ilmi N, Ahmad Rifai Purnama, Abdul Azis Bima Adi N, dan Andhika Pratama W. Para peserta yang terdiri dari siswa kelas 6B mengikuti seluruh rangkaian acara dengan tertib. Selain mendapatkan materi edukatif, siswa juga diajak berpartisipasi dalam berbagai kegiatan interaktif.

Moderasi beragama dipilih sebagai tema utama karena Indonesia merupakan negara yang memiliki keberagaman suku, budaya, dan agama. Keberagaman tersebut menjadi kekuatan bangsa yang harus dijaga bersama. Oleh karena itu, pemahaman mengenai toleransi dan sikap saling menghormati perlu ditanamkan sejak dini. Melalui kegiatan ini, mahasiswa berupaya memberikan pemahaman sederhana kepada siswa mengenai pentingnya hidup rukun dalam perbedaan.

Acara diawali dengan pembukaan dan perkenalan oleh pembawa acara. Setelah itu, pemateri pertama menjelaskan pengertian moderasi beragama serta pentingnya sikap moderat dalam kehidupan sehari-hari. Materi disampaikan menggunakan bahasa yang sederhana agar mudah dipahami oleh siswa sekolah dasar. Para siswa tampak aktif menyimak dan memberikan tanggapan selama sesi berlangsung.

Pada sesi berikutnya, mahasiswa menjelaskan tentang toleransi dan kerukunan dalam kehidupan bermasyarakat. Siswa diberikan contoh-contoh sederhana yang sering dijumpai di lingkungan sekolah maupun tempat tinggal mereka. Melalui contoh tersebut, siswa diajak memahami bahwa perbedaan bukanlah alasan untuk saling membenci. Sebaliknya, perbedaan harus menjadi sarana untuk mempererat persaudaraan.

Untuk meningkatkan semangat peserta, panitia menyelenggarakan sesi ice breaking dan permainan edukatif. Kegiatan ini berhasil menciptakan suasana yang lebih santai dan menyenangkan. Para siswa terlihat antusias mengikuti permainan yang mengandung pesan tentang kerja sama dan toleransi. Melalui metode tersebut, materi yang disampaikan menjadi lebih mudah dipahami dan diingat oleh peserta.

Selain penyampaian materi, mahasiswa juga menayangkan video edukasi mengenai moderasi beragama. Video tersebut menampilkan contoh sikap saling menghormati antarumat beragama dalam kehidupan sehari-hari. Penayangan video menjadi salah satu sesi yang menarik perhatian siswa. Mereka dapat melihat secara langsung bagaimana nilai toleransi diterapkan dalam berbagai situasi.

Kegiatan dilanjutkan dengan kuis interaktif dan sesi diskusi. Dalam sesi ini, siswa diberikan kesempatan untuk mengajukan pertanyaan terkait materi yang telah disampaikan. Banyak siswa menunjukkan rasa ingin tahu yang tinggi mengenai pentingnya menjaga kerukunan di lingkungan sekolah. Mahasiswa kemudian memberikan penjelasan yang mudah dipahami sehingga pesan yang disampaikan dapat diterima dengan baik.

Sebagai bentuk apresiasi, panitia memberikan penghargaan kepada siswa yang aktif selama kegiatan berlangsung. Acara kemudian ditutup dengan sesi foto bersama antara mahasiswa, guru, dan seluruh peserta. Dokumentasi kegiatan dilakukan untuk menjadi bagian dari laporan pertanggungjawaban serta publikasi kegiatan. Momen tersebut menjadi simbol terjalinnya kerja sama yang baik antara perguruan tinggi dan sekolah dasar.

Melalui kegiatan sosialisasi ini, mahasiswa UPN "Veteran" Jawa Timur berharap siswa dapat menerapkan nilai-nilai moderasi beragama dalam kehidupan sehari-hari. Sikap toleransi, saling menghormati, dan cinta damai diharapkan dapat tumbuh sejak usia dini. Dengan demikian, generasi muda dapat menjadi pelopor terciptanya lingkungan yang harmonis dan damai. Kegiatan ini juga menjadi bukti nyata kontribusi mahasiswa dalam mendukung pendidikan karakter di masyarakat.

Ruang Pembaca

Komentar 0

Belum ada komentar Jadilah yang pertama menyampaikan pendapat.