Lewati ke konten utama
Menu
Media Mahasiswa — Mahasiswa.co.id

Mahasiswi Minta Tanda Tangan Skripsi Saat Dosen Menikah Viral, Demi ACC Naik ke Pelaminan

Mahasiswi Minta Tanda Tangan Skripsi
Ilustrasi dua mahasiswi membawa proposal skripsi dan meminta tanda tangan dosen pembimbing yang tengah berada di pelaminan. Momen serupa viral di media sosial karena dilakukan demi mendapatkan ACC proposal skripsi

Lubuklinggau, Mahsiswa.co.id — Perjuangan mahasiswa tingkat akhir mendapatkan persetujuan atau ACC proposal skripsi terkadang membutuhkan usaha ekstra. Namun, aksi dua mahasiswi asal Lubuklinggau, Sumatera Selatan, ini benar-benar menarik perhatian warganet.

Dua mahasiswi Universitas Islam Negeri (UIN) Al-Azhaar Lubuklinggau viral setelah mendatangi resepsi pernikahan dosen pembimbing mereka demi mendapatkan tanda tangan persetujuan proposal skripsi.

Tak hanya datang sebagai tamu undangan, keduanya bahkan membawa berkas proposal hingga naik ke pelaminan tempat sang dosen tengah mengenakan pakaian pengantin.

Momen tersebut kemudian beredar luas di media sosial dan telah ditonton jutaan kali.

Demi ACC Proposal Skripsi

Mahasiswi yang terlibat dalam momen tersebut diketahui bernama Misyati Syarifah (21) dan Sri Wahyuni (21).

Keduanya merupakan mahasiswa Program Studi Manajemen Dakwah, Fakultas Dakwah dan Komunikasi Islam UIN Al-Azhaar Lubuklinggau.

Mereka sedang mengejar tenggat waktu proposal skripsi yang jatuh pada Kamis, 1 Oktober 2026.

Di sisi lain, dosen pembimbing mereka, Erwin Rochmansyah, M.I.Kom, memiliki kesibukan yang membuat pertemuan untuk proses bimbingan sulit dilakukan.

Kebetulan, Misyati dan Sri mendapatkan undangan untuk menghadiri resepsi pernikahan sang dosen.

Kesempatan itu kemudian mereka manfaatkan sekaligus untuk membawa proposal dan mengejar tanda tangan persetujuan.

“Ide awalnya karena proposal belum di-ACC dan dosen pembimbing kami ini sibuk banget, susah ditemui. Kebetulan kami sebagai mahasiswa dapat undangan dari beliau, jadi berniat sekalian bimbingan,” ujar Misyati seperti dikutip Wolipop.

Rela Antre dengan Tamu Pernikahan

Perjuangan keduanya ternyata tidak langsung berjalan mulus.

Resepsi pernikahan saat itu dipenuhi tamu undangan. Misyati dan Sri harus ikut mengantre untuk bisa naik ke panggung dan bertemu langsung dengan Erwin.

Bedanya, jika tamu lain datang membawa ucapan selamat atau hadiah pernikahan, dua mahasiswi tersebut membawa dokumen akademik yang membutuhkan tanda tangan.

“Walaupun berebut sama tamu lainnya untuk naik ke panggung ketemu dosen pembimbing, alhamdulillah akhirnya bisa,” kata Misyati.

Dalam video yang diunggah melalui akun Instagram @uinalazhaareksis, terlihat sang dosen tetap melayani permintaan mahasiswinya meski tengah berada di tengah resepsi.

Erwin kemudian membubuhkan tanda tangan pada berkas proposal tersebut.

Unggahan itu disertai keterangan singkat:

“Dimana pun Dosen ku kejar Demi ACC.”

Dosen Tetap Layani Mahasiswi di Pelaminan

Respons Erwin terhadap dua mahasiswinya juga menjadi perhatian.

Alih-alih keberatan karena urusan akademik dibawa hingga ke acara pernikahan, ia tetap memberikan tanda tangan dan bahkan menanyakan perkembangan proposal mereka.

Setelah urusan ACC selesai, Misyati dan Sri kemudian dipersilakan menikmati hidangan pesta dan berfoto bersama sang dosen.

“Ending-nya beliau nanya ke kami proposal kami aman nggak, terus disuruh makan dan diajak foto bareng,” tutur Misyati.

Momen tersebut akhirnya berubah menjadi cerita unik yang kemungkinan akan terus mereka ingat selama menjalani proses penyelesaian kuliah.

Viral Ditonton Lebih dari 4,6 Juta Kali

Video aksi Misyati dan Sri dengan cepat menarik perhatian pengguna media sosial.

Hingga diberitakan, rekaman tersebut tercatat telah ditonton lebih dari 4,6 juta kali di Instagram.

Beragam komentar lucu juga bermunculan.

Sebagian warganet menilai momen pernikahan merupakan waktu yang “tepat” meminta ACC karena sang dosen kemungkinan sulit meminta revisi panjang di tengah acara.

Ada pula yang memuji kegigihan kedua mahasiswi tersebut karena tetap mencari jalan untuk menemui dosen pembimbing ketika tenggat proposal semakin dekat.

Meski terlihat menghibur, peristiwa ini sekaligus menggambarkan salah satu dinamika yang cukup akrab bagi mahasiswa tingkat akhir, yakni perjuangan mencari waktu bimbingan hingga mendapatkan persetujuan proposal atau skripsi.

Bukan Pertama Kali Terjadi

Momen mahasiswa mengejar dosen ke lokasi yang tidak biasa sebenarnya pernah beberapa kali viral di Indonesia.

Pada 2024, misalnya, seorang mahasiswi pernah mendatangi dosennya yang sedang mengikuti aksi demonstrasi di depan Gedung DPR untuk meminta tanda tangan pengesahan tesis.

Ada pula mahasiswa yang mendatangi dosen hingga ke kebun serta acara pernikahan untuk menyelesaikan urusan akademik.

Namun, aksi Misyati dan Sri kembali mendapat perhatian karena timing yang unik: sang dosen sedang berada di pelaminan pada hari pernikahannya.

Cerita ini pun menjadi hiburan tersendiri bagi warganet sekaligus menunjukkan bahwa perjuangan mendapatkan ACC terkadang bisa menghadirkan cerita yang tak terduga.

Ruang Pembaca

Komentar 0

Belum ada komentar Jadilah yang pertama menyampaikan pendapat.