Lewati ke konten utama
Menu
Media Mahasiswa — Mahasiswa.co.id

Peduli Pendidikan, Mahasiswa KKN 50 UINSA Gelar Bimbingan Belajar Gratis di Desa Sumberwudi

Peduli Pendidikan
Foto bersama setelah kegiatan bimbingan belajar di Posko KKN 50 UINSA Surabaya. (Sumber: Dokumentasi KKN 50 UINSA)

Mahasiswa.co.id, Lamongan – Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Kelompok 50 Universitas Islam Negeri Sunan Ampel (UINSA) Surabaya menggelar program bimbingan belajar gratis bagi anak-anak di Desa Sumberwudi, Kecamatan Karanggeneng, Kabupaten Lamongan.

Program yang dimulai pada Kamis, 9 Juli 2026, tersebut menjadi salah satu kegiatan pendukung selama pelaksanaan KKN. Melalui kegiatan ini, mahasiswa berupaya memberikan kontribusi nyata di bidang pendidikan dengan menghadirkan ruang belajar yang nyaman, interaktif, dan menyenangkan bagi anak-anak desa.

Kegiatan bimbingan belajar dilaksanakan di Posko KKN 50 UINSA Desa Sumberwudi secara rutin dua kali dalam satu minggu. Pemilihan lokasi dan waktu tersebut dilakukan agar anak-anak memiliki tempat belajar yang mudah dijangkau serta memperoleh suasana yang lebih santai dibandingkan pembelajaran di sekolah.

Ketua KKN 50 UINSA, Muhammad Akmal Faizul Falah, menjelaskan bahwa pemilihan posko sebagai lokasi bimbingan belajar bertujuan menciptakan suasana belajar yang lebih adaptif bagi anak-anak.

“Kami menata ruang utama posko menjadi tempat belajar anak-anak. Dengan belajar di posko, anak-anak merasa lebih santai, nyaman, dan senang. Dengan demikian, mereka lebih berani bertanya mengenai materi yang belum dipahami serta lebih aktif selama proses pembelajaran berlangsung,” ujar Akmal.

Menurut Akmal, suasana yang nyaman merupakan salah satu faktor penting dalam meningkatkan efektivitas pembelajaran. Ketika merasa aman dan tidak tertekan, anak-anak dinilai lebih mudah menerima materi serta lebih percaya diri dalam menyampaikan pendapat maupun mengajukan pertanyaan.

Oleh karena itu, mahasiswa berusaha menciptakan lingkungan belajar yang tidak hanya edukatif, tetapi juga menyenangkan agar anak-anak betah mengikuti setiap pertemuan.

Program tersebut juga menjadi salah satu upaya mahasiswa dalam mengisi masa liburan sekolah anak-anak melalui aktivitas yang produktif dan bermanfaat. Dengan demikian, waktu luang mereka dapat digunakan untuk meningkatkan kemampuan akademik sekaligus menumbuhkan kebiasaan belajar.

Bimbingan belajar ini diselenggarakan sebagai respons atas permintaan langsung anak-anak Desa Sumberwudi. Melihat antusiasme tersebut, mahasiswa KKN 50 UINSA berinisiatif menghadirkan ruang belajar bersama yang dapat dimanfaatkan untuk memperdalam pemahaman sekaligus meningkatkan semangat belajar.

Kegiatan ini banyak diikuti siswa tingkat Taman Kanak-Kanak (TK) dan Sekolah Dasar (SD). Materi yang diberikan disesuaikan dengan kebutuhan dan kemampuan masing-masing anak, terutama dalam penguatan keterampilan membaca, menulis, dan berhitung.

Mahasiswa membagi peserta ke dalam beberapa kelompok berdasarkan tingkat kemampuan agar proses pendampingan berlangsung lebih efektif. Setiap kelompok didampingi mahasiswa yang bertugas menjelaskan materi, memberikan latihan soal, serta membantu anak-anak sesuai kebutuhan belajarnya.

Akmal menambahkan, program bimbingan belajar merupakan salah satu bentuk kontribusi nyata mahasiswa dalam mendukung peningkatan kualitas sumber daya manusia di Desa Sumberwudi.

“Pendidikan merupakan aspek yang sangat penting dan perlu mendapatkan perhatian karena menjadi salah satu bekal utama bagi generasi muda dalam menghadapi tantangan masa depan,” tuturnya.

“Melalui kegiatan ini, teman-teman KKN tidak hanya berperan sebagai pengajar, tetapi juga sebagai motivator. Kami ingin mendorong anak-anak agar memiliki semangat belajar yang tinggi, berani bercita-cita, serta tidak mudah menyerah ketika menghadapi kesulitan dalam belajar,” lanjut Akmal.

Selain memberikan pendampingan akademik, mahasiswa berusaha menanamkan berbagai nilai positif kepada anak-anak. Setiap pertemuan dimanfaatkan untuk mengajarkan pentingnya kedisiplinan, tanggung jawab, kerja sama, kejujuran, dan rasa percaya diri.

Selama kegiatan berlangsung, anak-anak terlihat bersemangat. Mereka aktif menjawab pertanyaan, mengerjakan latihan soal, serta mengikuti arahan para mahasiswa. Beberapa peserta yang awalnya tampak malu dan pasif juga mulai berani bertanya maupun menjelaskan jawabannya di depan teman-teman.

Bagi mahasiswa KKN 50 UINSA, pelaksanaan program tersebut menjadi pengalaman berharga. Selain mengimplementasikan ilmu yang diperoleh selama perkuliahan, mereka belajar memahami beragam karakter peserta didik dan menyesuaikan metode pembelajaran dengan kebutuhan masing-masing anak.

Pengalaman tersebut diharapkan menjadi bekal dalam mengembangkan kemampuan komunikasi, kepemimpinan, kerja sama tim, pemecahan masalah, dan kepedulian sosial terhadap masyarakat.

Program bimbingan belajar ini menunjukkan bahwa pengabdian kepada masyarakat tidak hanya diwujudkan melalui pembangunan fisik, tetapi juga melalui pemberdayaan di bidang pendidikan.

Meskipun dilaksanakan dalam waktu terbatas, mahasiswa berharap ilmu, motivasi, dan semangat belajar yang diberikan dapat terus tumbuh dalam diri anak-anak Desa Sumberwudi sehingga mereka semakin giat belajar dan mampu meraih prestasi yang lebih baik.

Reporter: Nada Safa Salsabila
Penulis: Elly Oktavia Safitri dan Febriani Nur Sholekha

Ruang Pembaca

Komentar 0

Belum ada komentar Jadilah yang pertama menyampaikan pendapat.