Peran Mahasiswa untuk Mengatasi Stunting di Indonesia
Oleh Redaksi
Mahasiswa.co.id - Stunting merupakan masalah serius yang ada di Indonesia terutama pada daerah terpencil. Stunting dapat menghambat tumbuh kembang anak akibat kekurangan gizi dalam jangka waktu panjang atau bisa disebabkan oleh malnutrisi yang dialami ibu saat hamil. Padahal, anak-anak ini akan menjadi penerus bangsa Indonesia.
Data dari hasil survei SSGI pada tahun 2024 menunjukkan bahwa angka stunting mulai menunjukkan proses signifikan, yang dimana selama 5 tahun terakhir prevaliansi stunting menurun secara bertahap dari 27,7% pada 2019 ke 19,8% pada 2024. Namun, masih ada beberapa daerah terutama di bagian timur yang memiliki angka stunting yang masih tinggi seperti Papua Barat Daya (30,5%) Sulawesi Barat (35,4%), dan yang paling tinggi adalah Nusa Tenggara Timur (37%). Hal ini disebabkan karena rendahnya asupan gizi, minimnya akses air bersih, dan kurangnya kebersihan lingkungan sekitar.
Apa yang bisa kita lakukan sebagai mahasiswa? Mahasiswa dapat melakukan upaya dengan ikut berpartisipasi dalam program pengabdian masyarakat dalam rangka menurunkan prevalensi stunting di Indonesia. Kegiatan yang dilakukan yaitu dengan memberikan bantuan untuk perbaikan gizi, mengadakan sosialisasi akan pentingnya pencegahan stunting kepada masyarakat, dan sosialisasi kepada masyarakat untuk menjaga kebersihan lingkungan sekitar.
Dapat juga membuat inovasi menu bergizi yang murah untuk menyesuaikan dengan bugdet masyarakat. Dari kegiatan tersebut juga telah mencerminkan nilai Pancasila seperti sila kedua yaitu kemanusiaan yang adil dan beradab, karena telah memperjuangkan hak dasar anak untuk tumbuh sehat. Sila ketiga yaitu Persatuan Indonesia, juga tercermin dengan mahasiswa menjalin kerja sama dengan berbagai pihak terutama dengan masyarakat sekitar dalam melancarkan proses kegiatan bantuan dan edukasi.
Jadi sebagai mahasiswa, kita harus memperjuangkan hak tumbuh anak dengan melakukan pengabdian kepada masyarakat agar masyarakat dapat mengerti betapa pentingnya pencegahan stunting ini, dengan begitu masa depan generasi bangsa juga akan terjaga. Stunting bukan masalah sepele yang hanya bisa diselesaikan dengan memberi makan seadanya saja, namun juga perlunya edukasi terhadap masyarakat untuk mengenal apa itu stunting, bagaimana cara mencegahnya, dan tindakan apa yang harus dilakukan agar terhindar dari stunting. Kita harus bersatu demi menjaga masa depan generasi bangsa Indonesia.
Penulis: Nasywa Aulia Putri, Mahasiswi Program Studi Pendidikan Tata Boga, Fakultas Teknik, Universitas Negeri Yogyakarta
Komentar 0