Lewati ke konten utama
Menu
Media Mahasiswa — Mahasiswa.co.id

Potensi Tanaman Kaliandra Sebagai Pakan Sumber Protein

Kaliandra

Oleh : Romi Zamhir Islami

Mahasiswa.co.id - Kaliandra (Calliandra calothyrsus) merupakan tanaman leguminosa atau kacang kacangan yang sering dijadikan pakan ternak dari bagian daunnya. Kaliandra ini memiliki beberapa keunggulan yang menjadikannya sebagai pakan ternak sumber protein. Kaliandra berbunga merah merupakan tanaman yang lebih banyak digunakan sebagai pakan hiajuan di bandingkan kaliandra berbunga putih. Beberapa kelebihan dari penggunaan Kaliandra sebagai pakan.

Pertama : Kandungan nutrien tinggi, Kaliandra memiliki kandungan protein yang tinggi bisa mencapai 18%-21.10% (Abqoriah, Buletin Peternakan 2015), yang sangat berguna untuk pertumbuhan dan produksi ternak. Kaliandra juga mengandung mineral penting seperti kalsium dan fosfor yang diperlukan untuk kesehatan ternak dan menyediakan serat yang baik untuk pencernaan ternak.

Kedua. Pertumbuhan cepat dan produktivitas baik. Kaliandra dikenal tumbuh cepat dan dapat dipanen dalam waktu singkat. Ini memungkinkan peternak untuk mendapatkan pakan dengan frekuensi tinggi. Tanaman ini dapat tumbuh di berbagai jenis tanah dan kondisi iklim, menjadikannya adaptif dan mudah dibudidayakan. Kaliandra dapat berproduksi baik jika di potong atau di panen setiap 6-8 minggu. Untuk memanfaatkan Kaliandra secara optimal, perlu adanya manajemen yang baik, termasuk pemangkasan dan perawatan tanaman agar tetap produktif.

Ketiga, ramah lingkungan. Penggunaan Kaliandra sebagai pakan ternak mendukung pertanian berkelanjutan karena tanaman ini dapat tumbuh di lahan marginal dan membutuhkan sedikit input dibandingkan dengan tanaman pakan konvensional lainnya. Bahkan Kaliandra memiliki kemampuan untuk meningkatkan kesuburan tanah melalui proses fiksasi nitrogen. Ini dapat membantu mengurangi ketergantungan pada pupuk kimia dan meningkatkan kualitas tanah untuk tanaman lain.

Beberapa studi menunjukkan bahwa Penerimaan ternak terhadap Kaliandra dapat bervariasi. sehingga, penting untuk memperkenalkan pakan ini secara bertahap dan memonitor respon ternak. Kaliandra ini juga lebih disukai ternak dalam kondisi segar di bandingkan dalam kondisi kering atau olahan. Dalam kegiatan budi daya kaliandra ini juga ada kendala bahwa penggunaan biji/benih sebagai bahan generatif dominan/ketergantungan di bandingkan dengan bahan vegetatif untuk perbanyakan tanamannya.

Secara keseluruhan, Kaliandra memiliki potensi besar sebagai pakan ternak yang ramah lingkungan dan berkelanjutan. Dengan pemanfaatan yang baik, tanaman ini bisa menjadi solusi efektif untuk kebutuhan pakan ternak

Ruang Pembaca

Komentar 0

Belum ada komentar Jadilah yang pertama menyampaikan pendapat.