Akses Jalan Hampir Terputus: Mahasiswa KKN-BBK 5 Unair Girik Bantu Tanggulangi Sisa Longsor
Oleh Redaksi
Lamongan, Mahasiswa.co.id - Beberapa waktu lalu, tepatnya Kamis malam 9 Januari 2025, telah terjadi bencana longsor yang mengakibatkan terganggunya mobilitas masyarakat dusun Gandang dan dusun Gronggong di Desa Girik, Kecamatan Ngimbang, Kabupaten Lamongan. Longsor tersebut disebabkan karena hujan yang cukup deras. Menurut keterangan salah satu warga, daya serap tanah yang mulai berkurang karena adanya alih fungsi lahan menjadi pertanian juga dapat menjadi penyebab terjadinya longsor. Hal ini dikarenakan kurangnya lahan pertanian sehingga warga memanfaatkan lahan hutan untuk ditanami berbagai tumbuhan. Meskipun tidak seberapa luas, namun hal tersebut menimbulkan dampak yang cukup signifikan. Longsor terjadi di dua titik. Titik pertama berada di dekat dusun Gandang, sedangkan titik kedua berada pada jalan penghubung antara dusun Gandang dengan dusun Gronggong.
Titik kedua merupakan lokasi yang lebih parah dari titik pertama. Dikarenakan lokasinya yang berdekatan dengan jalan penghubung, hal ini dapat berpotensi mengakibatkan rusaknya jalan, sehingga nantinya akses warga Gandang ke Gronggong maupun ke Girik akan terganggu, begitupun sebaliknya. Anak-anak yang hendak pergi ke sekolah juga terkendala perjalanannya karena jalan tersebut merupakan jalan umum satu-satunya yang dilewati warga untuk beraktivitas.
Akibat adanya peristiwa tersebut, masyarakat akhirnya bergotong-royong untuk lakukan kerja bakti. Hal ini dilakukan demi menghindari longsor lanjutan yang akan memperparah kerusakan jalan dan lingkungan. Mahasiswa KKN - BBK 5 Universitas Airlangga yang berada di Desa Girik berinisiatif untuk bergabung ke dalam kegiatan tersebut. Kerja bakti akan dibagi menjadi dua kali pelaksanaan, yakni hari pertama di titik pertama longsor, sedangkan hari kedua akan dilaksanakan di titik kedua. Kerja bakti ini dilakukan dengan alat sederhana seperti cangkul, sekop, dll.
Sabtu, 11 Januari 2025 dilaksanakan kerja bakti di titik pertama dengan membersihkan lumpur yang terbawa dari bukit atas. Lumpur-lumpur yang terbawa oleh hujan mengakibatkan jalan menjadi licin. Mahasiswa KKN Unair Girik juga membantu membersihkan selokan kecil yang tersumbat tanah lumpur juga dibersihkan agar air hujan nantinya dapat mengalir dengan baik. Kerja bakti ini dilakukan oleh masyarakat dusun Gandang, serta ditemani oleh Kepala Dusun Gandang, yakni Pak Parianto. “... Kita sekareang berada di Desa Girik, Kecamatan Ngimbang, Kabupaten Lamongan. Dimana pada hari ini kita melakukan kegiatan kerja bakti, bersama masyarakat, bersama KKN dari Unair Surabaya, dalam rangka penanggulangan mitigasi bencana alam” (Pak Parianto, 11/1).
Hari kedua, yakni hari Minggu, tanggal 12 Januari 2025, dilanjutkan dengan membersihkan serta memperbaiki kerusakan akibat longsor di titik kedua. Kerja bakti kali ini dihadiri oleh Ibu Kepala Desa Girik, yakni Ibu Lilis Purwanti. Dikarenakan kerusakan yang cukup parah serta area longsor yang curam, Kepala Desa Girik mendatangkan dua truk batu kapur sebagai pondasi untuk menahan jalan, dibantu dengan rakitan pohon bambu yang menjadi tiang-tiang penyangga. Dalam hal ini, mahasiswa KKN Unair Girik berkontribusi dalam memindahkan bebatuan bersama para warga.
Kerja bakti ini tidak hanya sekedar membantu membersihkan dan memperbaiki jalan yang rusak, melainkan membangun solidaritas dan kebersamaan antara mahasiswa KKN dengan warga setempat saat menghadapi dampak bencana. Mahasiswa KKN Unair Girik juga turut merasakan pentingnya kerja sama serta peran masing-masing pihak dalam menjaga lingkungan. Dengan dilaksanakannya kerja bakti ini, jalan penghubung antaraDusun Gandang dan Dusun Gronggong di Desa Girik dapat dilewati kembali dengan baik dan memudahkan warga untuk beraktivitas. Kejadian ini juga tentunya menjadi pengingat bagi kita semua akan pentingnya kesiapsiagaan dalam menghadapi bencana alam agar dampak negatif yang ditimbulkan dapat diminimalisir.
Penulis: Kelompok KKN-BBK 5 Unair Girik Organisasi: Universitas Airlangga
Ruang Pembaca
Komentar 0
Belum ada komentarJadilah yang pertama menyampaikan pendapat.
Komentar 0