Mahasiswa.co.id - Mahasiswa Universitas ‘Aisyiyah Yogyakarta Program Studi Administrasi Publik kelompok 5 dengan tema zero waste melaksanakan project fiqih hijau pada tanggal 04 Juli 2025 yang beralamat di Dusun Guntur RT 05, Keyongan, Sabdodadi, Bantul. Dosen pengampu mata kuliah Islam dan Iptek semester 4 yakni Dr. Muhammad Nurdin Zuhdi, S.Th.I., M.S.I. Dusun Guntur RT 05, Keyongan, Sabdodadi, Bantul dikenal dengan budaya gotong royong dan tradisi Jawa Islam yang sangat kuat. Meskipun memiliki lahan luas area ini masih minim dengan tanaman, sehingga perlu dilakukan penghijauan. Dalam Islam menanam pohon adalah amal jariyah dan bagian dari kewajiban menjaga bumi sebagai amanah khalifah, sebagaimana dijelaskan dalam hadist dan Al-Qur’an melalui fiqih hijau.
Menjaga kelestarian alam adalah langkah penting untuk menjamin keberlanjutan sumber daya bagi generasi mendatang. Oleh karena itu, proyek fiqih hijau ini sangat penting untuk memaksimalkan pemanfaatan ruang kosong. Dengan menanam pohon, kita tidak hanya memperbaiki kualitas udara dan menjaga keseimbangan ekosistem, tetapi kita juga menyadarkan masyarakat akan pentingnya kelestarian lingkungan. Pohon-pohon yang tumbuh akan menjadi warisan berharga yang berpengaruh pada kualitas hidup di masa depan. Dalam upaya menyadarkan masyarakat tentang pentingnya menjaga lingkungan kami menginisiasi sebuah project fiqih hijau untuk mendesain supaya meningkatkan kesadaran masyarakat tentang pentingnya menjaga lingkungan sekitar. Kami dari kelompok 5 melakukan penghijauan di lokasi tersebut, dengan peralatan yang telah disediakan oleh masyarakat setempat, pohon yang akan kami tanam sejumlah 23 pohon dari berbagai macam jenis, dan dapat diselesaikan dalam kurung waktu pukul 07.30 – 09.30 WIB.
Kegiatan penanaman pohon yang kami laksanakan di Dusun Guntur bertujuan untuk menjaga kelestarian lingkungan. Program ini sebagai upaya kami dalam menunjukkan kepedulian terhadap alam dan membuat lingkungan menjadi lebih hijau. Dalam upaya meningkatkan kesadaran akan pentingnya menjaga kelestarian alam, kegiatan ini dilakukan secara langsung di lahan yang telah disediakan. Manfaat jangka pendek dari penanaman pohon termasuk meningkatkan kualitas udara, menciptakan lingkungan yang lebih asri, dan menambah jumlah ruang hijau. Sedangkan manfaat jangka panjang, diharapkan bahwa penanaman pohon akan mengurangi dampak perubahan iklim, menjaga keseimbangan ekosistem, dan memberikan nilai ekologis yang berkelanjutan. Kami berharap program yang telah diimplementasikan dapat menjadi inspirasi bagi warga untuk dapat ikut serta dalam menjaga lingkungan dengan melakukan penghijauan.

Komentar 0