Lewati ke konten utama
Menu
Media Mahasiswa — Mahasiswa.co.id

Bupati Barru Sambut Mahasiswa KKN Unhas, Harap Jadi Inspirasi bagi Anak Desa

Mahasiswa KKN Unhas

Barru, Mahasiswa.co.id – Pemerintah Kabupaten Barru secara resmi menerima Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Tematik Kesehatan dan Inovasi Desa Gelombang 116 Universitas Hasanuddin Tahun 2026. Kegiatan penerimaan berlangsung di Baruga Singkeru Adae, Rumah Jabatan Bupati Barru, Senin (6/7/2026).

Penerimaan mahasiswa KKN tersebut ditandai dengan pemasangan rompi secara simbolis kepada perwakilan mahasiswa oleh Bupati Barru Andi Ina Kartika Sari, didampingi Wakil Bupati Barru Abustan A. Bintang. Prosesi itu menjadi tanda dimulainya masa pengabdian mahasiswa Unhas di Kabupaten Barru.

Dalam sambutannya, Bupati Andi Ina menyampaikan rasa syukur dan apresiasi kepada Universitas Hasanuddin yang kembali memilih Kabupaten Barru sebagai salah satu lokasi pelaksanaan KKN Tematik. Menurutnya, kehadiran mahasiswa di tengah masyarakat desa tidak hanya menjadi bagian dari kegiatan akademik, tetapi juga membawa semangat baru bagi pembangunan daerah.

Ia menilai, mahasiswa memiliki peran penting dalam mendorong inovasi desa, memperkuat edukasi kesehatan masyarakat, serta membantu pemerintah daerah dalam menggerakkan potensi lokal yang ada di setiap wilayah.

“Selamat datang anak-anakku di Kabupaten Barru. Saya merasa seperti kembali ke rumah sendiri, rumah besar almamater saya. Terima kasih kepada Universitas Hasanuddin yang terus mempercayakan Barru sebagai tempat pengabdian mahasiswa,” ungkap Andi Ina.

Sebagai alumni Universitas Hasanuddin, Andi Ina mengaku memiliki kedekatan emosional dengan kampus berlogo ayam jantan tersebut. Suasana penerimaan pun berlangsung hangat ketika Bupati mengajak para peserta menyanyikan Mars Universitas Hasanuddin yang disambut antusias oleh mahasiswa.

Andi Ina menegaskan, tema KKN Tematik Kesehatan dan Inovasi Desa sangat sejalan dengan kebutuhan pembangunan Kabupaten Barru. Ia berharap mahasiswa mampu menerapkan ilmu yang diperoleh di bangku kuliah menjadi program nyata yang memberi manfaat bagi masyarakat.

“Di kampus kalian belajar teori, tetapi di desa kalian akan belajar kehidupan. Di sanalah kalian menguji ilmu, membangun empati, beradaptasi dengan masyarakat, sekaligus menghadirkan inovasi yang memberi manfaat bagi desa,” tuturnya.

Bupati juga berharap kehadiran mahasiswa KKN Unhas dapat menjadi motivasi bagi anak-anak di desa untuk berani bermimpi dan melanjutkan pendidikan ke jenjang perguruan tinggi. Menurutnya, mahasiswa bukan hanya datang membawa program kerja, tetapi juga membawa contoh bahwa pendidikan dapat membuka jalan masa depan yang lebih baik.

“Saya ingin kehadiran kalian membangkitkan semangat anak-anak Barru untuk berani bermimpi. Tunjukkan kepada mereka bahwa pendidikan adalah jalan untuk mengubah masa depan,” pesannya.

Kepada para camat, kepala desa, lurah, dan perangkat desa, Bupati meminta agar mahasiswa KKN diterima sebagai bagian dari keluarga besar masyarakat Barru. Ia juga meminta agar seluruh pihak memberi ruang kepada mahasiswa untuk belajar, beradaptasi, dan menjalankan program pengabdian dengan baik.

Namun, Andi Ina mengingatkan agar mahasiswa tidak dibebani pekerjaan di luar tujuan pelaksanaan KKN. Ia menegaskan bahwa mahasiswa datang untuk belajar, mengabdi, dan menghadirkan inovasi, bukan untuk dijadikan tenaga kerja.

“Mereka datang untuk belajar, mengabdi, dan membawa inovasi, bukan untuk dijadikan tenaga kerja. Berikan ruang kepada mereka untuk berkarya, karena kehadiran mereka adalah investasi pengetahuan bagi desa,” tegasnya.

Dalam bidang kesehatan, Bupati berharap mahasiswa mampu menjadi pelopor edukasi masyarakat. Mulai dari membangun kesadaran hidup sehat, mendorong perilaku hidup bersih, hingga membantu menemukan solusi terhadap berbagai persoalan kesehatan yang masih dihadapi masyarakat desa.

Selain itu, Andi Ina juga berpesan agar mahasiswa menjadikan masa KKN sebagai pengalaman berharga dalam membentuk karakter. Ia mengingatkan agar mahasiswa tidak mengeluhkan keterbatasan fasilitas di lokasi penugasan, melainkan menjadikannya sebagai pelajaran hidup untuk menumbuhkan kepedulian, empati, dan rasa syukur.

“Mungkin ada yang terbiasa dengan kenyamanan di rumah. Namun di desa kalian akan belajar bahwa kebahagiaan tidak selalu diukur dari fasilitas. Masyarakat kita hidup sederhana, tetapi penuh rasa syukur. Itulah pelajaran hidup yang paling berharga dari KKN,” ujarnya.

Sementara itu, Direktur Transformasi Pendidikan dan Inovasi Pembelajaran Universitas Hasanuddin, Ir. Sahrianti Saad, S.Hut., M.Si., Ph.D., menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Kabupaten Barru atas dukungan dan sambutan hangat yang diberikan kepada mahasiswa KKN Tematik Gelombang 116 Tahun 2026.

Ia menjelaskan, pada tahun ini Universitas Hasanuddin menerjunkan sebanyak 5.262 mahasiswa KKN yang tersebar di 27 kabupaten/kota, 2 provinsi, dan 8 negara dengan mengusung 27 tema pengabdian.

Khusus di Kabupaten Barru, sebanyak 362 mahasiswa ditempatkan di 7 kecamatan, 40 desa, dan 1 kelurahan. Mereka didampingi oleh 20 dosen pembimbing lapangan.

Menurut Sahrianti, mahasiswa yang ditempatkan di Kabupaten Barru akan menjalankan dua tema utama, yakni KKN Tematik Inovasi Desa dan KKN Tematik Kesehatan. Tema Inovasi Desa berfokus pada pengembangan potensi lokal seperti pertanian, peternakan, pariwisata, serta sektor unggulan lainnya.

Sementara itu, KKN Tematik Kesehatan diarahkan untuk mendukung peningkatan derajat kesehatan masyarakat melalui edukasi, pendampingan, dan penguatan layanan kesehatan dasar di desa.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Ketua PMI Kabupaten Barru, Asisten Pemerintahan dan Kesra Setda Barru, pimpinan OPD, Kabag Pemerintahan Setda Barru, Ketua Koordinator KKN Angkatan 116 Unhas 2026 Kabupaten Barru sekaligus Tim Akselerasi, drg. Israyani, SKG., Ph.D., Sp.PM., Subsp. Inf-Im (K), para camat, kepala puskesmas, kepala desa dan lurah lokasi KKN, dosen pendamping, serta mahasiswa KKN Unhas.

Ruang Pembaca

Komentar 0

Belum ada komentar Jadilah yang pertama menyampaikan pendapat.