Lewati ke konten utama
Menu
Media Mahasiswa — Mahasiswa.co.id

Kenikmatan Es Pankuk Legendaris Pak Yono di Semarang, beridiri Sejak 1950

Es Pankuk
Pembeli rela antri demi menikmati kuliner legendaris Semarang, Es Pankuk Pak Yono, hari kamis 6 Juni 2024. (Dok.Pribadi)

Semarang, Jawa Tengah, Mahasiswa.co.id – Puluhan mobil dan motor tampak berjajar sepanjang Jalan Tanjung, Sekayu, Semarang Tengah, Kota Semarang. Di sanalah tempat Es Pankuk Pak Yono, es puter legendaris di Kota Semarang.

Antrean pembeli terlihat mengular di sebuah bangunan sederhana yang tersembunyi di sisi kiri Jalan Tanjung.

Cuaca panas yang menyengat memang cocok ditemani dengan seporsi es krim, sehingga tak heran jika kedai tersebut selalu ramai di siang hari.

Kardiyono, pemiliknya, mengungkapkan bahwa usaha es puter ini telah berdiri sejak tahun 1950, dimulai oleh orang tuanya yang dulu berjualan es puter keliling menggunakan gerobak.

“Ini udah dari tahun 1950, awalnya bapak yang ikut orang jualan es, tapi kemudian bapak saya jadi meneruskan usaha es juga, Alhamdulillah sampai sekarang,” kata Kardiyono yang akrab disapa Yono.

Yang membedakan dengan yang lain, lanjut Yono, ialah toping pankuk atau panekuk yang juga menjadi nama es legendaris ini. Pankuk sendiri ialah kue dadar yang terpotong kecil-kecil. Nantinya, dalam satu porsi Es Pankuk Pak Yono, akan berisi dengan es krim, pankuk, agar-agar, dan roti tawar.

“Pilihan rasanya ada empat, coklat, kelapa muda, durian, dan alpukat, dalam satu porsi nanti biasanya pilih tiga rasa, tapi juga bisa empat rasa,” lanjutnya.

“Usaha ini sudah ada sejak tahun 1950. Awalnya, bapak saya bekerja dengan orang lain menjual es, tapi kemudian bapak meneruskan usaha es sendiri, Alhamdulillah sampai sekarang,” kata Kardiyono yang akrab disapa Yono.

Menurut Yono, yang membuat es puter ini berbeda adalah topping pankuk atau panekuk, yang menjadi nama es legendaris ini. Pankuk adalah kue dadar yang dipotong kecil-kecil. Dalam satu porsi Es Pankuk Pak Yono, terdapat es krim, pankuk, agar-agar, dan roti tawar.

“Ada empat pilihan rasa, yaitu coklat, kelapa muda, durian, dan alpukat. Dalam satu porsi biasanya bisa memilih tiga rasa, tapi juga bisa memilih empat rasa,” tambahnya.

Ruben, salah satu pengunjung, mengaku sudah beberapa kali mampir ke sana. Menurutnya, Es Pankuk sangat cocok untuk cuaca panas di Semarang.

“Saya memesan es ini karena terkenal, rasanya enak dan segar,” kata Ruben yang datang bersama keluarganya.

Selain es puter, Yono juga menjual berbagai jenis sayuran dan bumbu kacang di samping meja es krim. Beberapa kali, Yono juga terlihat sibuk melayani pesanan gado-gado.

Es Pankuk Pak Yono dijual dengan harga Rp 18 ribu per porsi, sedangkan gado-gado dibanderol dengan harga Rp 20 ribu.

Ruang Pembaca

Komentar 0

Belum ada komentar Jadilah yang pertama menyampaikan pendapat.