Mahasiswa Kelas Karyawan Universitas Dian Nusantara Rilis Empat Podcast Bertema Konvergensi Media
Oleh Redaksi
Jakarta, Mahasiswa.co.id — Mahasiswa Program Studi Ilmu Komunikasi Kelas Karyawan Sabtu Pagi Universitas Dian Nusantara resmi merilis empat podcast sebagai tugas akhir dari mata kuliah Konvergensi Media yang diampu oleh Eka Megawati, M.I.Kom. Proyek ini bertujuan memberi ruang bagi mahasiswa untuk menerapkan teori konvergensi media dalam bentuk produksi konten digital yang aktual, kritis, dan kontekstual.
Masing-masing kelompok merancang dan memproduksi podcast dengan pendekatan yang berbeda, namun tetap berpijak pada pemahaman tentang transformasi media digital, peran audiens, dan perubahan lanskap komunikasi modern. Dengan mengangkat tema-tema seperti algoritma, literasi digital, pembelajaran generasi Alpha, hingga batas antara jurnalisme dan content creation, proyek ini sekaligus menjadi refleksi akademik dan sosial atas perubahan cara kita mengonsumsi dan memproduksi informasi.
Berikut adalah keempat proyek podcast yang telah dirilis:
Podcast ini mengeksplorasi fenomena kaburnya batas antara jurnalis profesional dan influencer digital. Dalam diskusi dua arah yang kritis namun santai, episode ini mengulas bagaimana peran sebagai penyampai informasi kini tidak lagi eksklusif milik media arus utama. Melalui wawancara bersama narasumber yang memerankan dua perspektif tersebut, pendengar diajak memahami konvergensi peran, otoritas informasi, serta bagaimana algoritma dan viralitas turut membentuk opini publik. Podcast ini menjadi ruang kontestasi ide, refleksi kritis, sekaligus hiburan intelektual yang relevan di era digital.
2. Ruang Temu
Episode: "Dari Konsumen ke Kreator: Peran Kita di Era Media Konvergen" onton di YouTube: https://youtu.be/wZGudhJCnhU
Podcast Ruang Temu membedah transformasi peran masyarakat dalam ekosistem media digital. Dari penonton pasif menjadi kreator aktif, kini setiap individu berpotensi menjadi produsen informasi. Episode ini mengupas proses perubahan itu dari sisi teknologi, kebudayaan, hingga etika. Melibatkan diskusi dengan narasumber berwawasan luas, podcast ini mengajak pendengar merenungkan posisi mereka sendiri di tengah hiruk pikuk media sosial, serta bagaimana memproduksi konten yang tidak hanya kreatif tetapi juga bertanggung jawab dan sadar akan dampaknya. Ruang Temu adalah ruang dialog yang mengedukasi, menginspirasi, sekaligus menyemangati para kreator muda Indonesia.
Dalam episode ini, Take it Out menyelami dampak kehadiran kecerdasan buatan (AI) terhadap industri kreatif digital. AI tak hanya menjadi alat bantu teknis, tetapi juga pengubah permainan dalam cara konten diproduksi, disebarkan, dan dikonsumsi. Podcast ini membahas bagaimana AI memengaruhi pekerjaan kreator, dari otomatisasi editing, generative content, hingga potensi krisis orisinalitas dan etika. Di sisi lain, AI juga membuka peluang demokratisasi media dan efisiensi kerja. Episode ini menjadi sajian kritis yang membuka mata tentang arah masa depan kreator di tengah gelombang otomatisasi dan integrasi lintas platform.
Podcast Gen-Talk mengajak kita menengok bagaimana Generasi Alpha—anak-anak yang lahir di era serba digital—mengalami proses belajar yang sangat berbeda dari generasi sebelumnya. Melalui integrasi media sosial, platform video, dan aplikasi edukatif, Gen Alpha tidak hanya belajar lewat buku, tapi juga lewat algoritma dan interaktivitas. Episode ini menghadirkan sudut pandang pendidikan yang segar dan mengalir, membahas peran konvergensi media dalam mengubah cara kita mengajar, memahami, dan membentuk pemikiran anak-anak digital native. Cocok bagi orang tua, guru, maupun siapa saja yang peduli dengan masa depan pendidikan dan media.
Melalui proyek ini, mahasiswa diharapkan tidak hanya memahami teori konvergensi media dari sisi akademik, tetapi juga mampu meresponnya dalam bentuk karya nyata. Empat podcast ini menjadi bukti bahwa mahasiswa kelas karyawan pun mampu menghasilkan konten berkualitas, relevan, dan berdaya guna di tengah tantangan komunikasi digital saat ini.
Ruang Pembaca
Komentar 0
Belum ada komentarJadilah yang pertama menyampaikan pendapat.
Komentar 0