Lewati ke konten utama
Menu
Media Mahasiswa — Mahasiswa.co.id

Mahasiswa KKN-PPM UMBY beri edukasi kesiapan sebelum menikah

PPM UMBY

Bantul, Mahasiswa.co.id – Mahasiswa Kelompok 7 Kuliah Kerja Nyata Pembelajaran Pemberdayaan Masyarakat (KKN-PPM) Universitas Mercu Buana Yogyakarta (UMBY) menggelar kegiatan psikoedukasi bertema “Yuk Kenali Kesiapan Sebelum Menikah”. Kegiatan ini menyasar remaja dan masyarakat di wilayah mitra KKN yang berada di Dusun Koripan 2 Kabupaten Bantul, DIY, dengan tujuan memberikan pemahaman pentingnya kesiapan sebelum melangkah ke jenjang pernikahan.

Kegiatan dilaksanakan pada masa pelaksanaan KKN-PPM tahun 2025 dan dihadiri puluhan peserta dari kalangan remaja, orang tua, serta tokoh masyarakat. Pemilihan tema ini dilatarbelakangi masih maraknya pernikahan dini yang terjadi di bawah usia 18–19 tahun akibat faktor budaya, ekonomi, maupun tekanan sosial. Berdasarkan Undang-Undang Nomor 16 Tahun 2019, batas minimal usia menikah adalah 19 tahun bagi laki-laki maupun perempuan.

Materi psikoedukasi disampaikan oleh mahasiswa KKN dengan bahasa sederhana dan interaktif. Peserta diajak memahami lima aspek kesiapan pernikahan, yaitu kesiapan fisik, psikologis, sosial, ekonomi, dan spiritual. Kesiapan fisik meliputi kesehatan tubuh yang optimal, kesiapan psikologis berhubungan dengan kemampuan mengendalikan emosi dan menyelesaikan konflik, kesiapan sosial menekankan keterampilan berinteraksi dengan keluarga besar dan masyarakat, kesiapan ekonomi berkaitan dengan kemandirian finansial, sedangkan kesiapan spiritual meliputi kesamaan nilai dan visi hidup dengan pasangan.

Selain membahas aspek kesiapan, mahasiswa KKN juga memaparkan risiko yang mungkin timbul dari pernikahan dini. Dampak yang disoroti meliputi putus sekolah, hilangnya kesempatan meraih cita-cita, ketergantungan ekonomi pada orang tua atau pasangan, risiko kesehatan ibu dan bayi, hingga potensi konflik rumah tangga. Peserta juga diberikan tips memilih pasangan yang sevisi, siap bertanggung jawab, dan cara menentukan waktu menikah yang tepat.

“Kami ingin menekankan bahwa menunda pernikahan sampai benar-benar siap adalah langkah bijak untuk membangun keluarga yang sehat dan sejahtera. Pendidikan, keterampilan, dan kesehatan adalah modal utama sebelum menikah,” ujar salah satu anggota Kelompok 7 KKN-PPM UMBY di sela kegiatan.

Acara berlangsung dalam suasana antusias. Peserta aktif bertanya dan berdiskusi mengenai perencanaan masa depan, pentingnya pendidikan, serta cara menghindari tekanan sosial yang mendorong pernikahan dini. Di akhir kegiatan, mahasiswa KKN mengajak semua pihak—orang tua, remaja, dan masyarakat—untuk menghentikan stigma negatif terhadap penundaan pernikahan.

Pesan yang digaungkan dalam kegiatan ini adalah “Tunda Pernikahan Dini, Wujudkan Masa Depan Pasti!”, yang diharapkan menjadi motivasi bersama dalam menciptakan generasi yang lebih siap, sehat, dan mandiri.

Penulis: Kelompok 07 KKN PPM UMBY
Organisasi: Universitas Mercu Buana Yogyakarta (UMBY)

Ruang Pembaca

Komentar 0

Belum ada komentar Jadilah yang pertama menyampaikan pendapat.