Lewati ke konten utama
Menu
Media Mahasiswa — Mahasiswa.co.id

Mahasiswa KKN Universitas Diponegoro Berbagi Ide Bisnis Kreatif

KKN UNDIP

Mahasiswa.co.id - Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Tim 1 Universitas Diponegoro turut berperan dalam mendukung kesejahteraan masyarakat desa Grajegan melalui program kerja monodisiplin yang dijalankan oleh Fira Syarwadina, mahasiswa dari Program Studi Ekonomi Islam. Kegiatan ini bertema “Sosialisasi Ide Bisnis Kreatif dengan Pemanfaatan Barang Bekas” yang diadakan pada tanggal 19 Januari 2024 dan diarahkan khusus kepada ibu-ibu PKK desa Grajegan.

Kegiatan diawali dengan perkenalan tentang konsep bisnis dari barang bekas dan penjelasan mengenai manfaat membuka bisnis bagi masyarakat. Peserta diajak untuk memahami bahwa bisnis bukan hanya tentang keuntungan finansial, tetapi juga dapat memberikan dampak positif bagi lingkungan dan masyarakat sekitar.

Setelah itu, ibu-ibu PKK diajak untuk memahami konsep SWOT (Strengths, Weaknesses, Opportunities, Threats) dalam konteks bisnis pemanfaatan barang bekas. Ini bertujuan agar peserta dapat mengidentifikasi potensi dan tantangan dalam menjalankan usaha bisnis kreatif dengan memanfaatkan barang bekas.

Kegiatan sosialisasi ini diakhiri dengan mengajak ibu-ibu PKK untuk berpartisipasi langsung dalam kegiatan membuat tote bag atau tas belanja dari baju bekas. Mereka dipandu dengan langkah-langkah sederhana untuk menghasilkan produk kreatif dari barang bekas, menunjukkan bahwa dengan kreativitas dan inovasi, barang yang dianggap tidak berguna dapat diubah menjadi produk memiliki nilai ekonomi. Para peserta terlihat sangat antusias dan bersemangat dalam mengikuti kegiatan ini. Banyak dari mereka memberikan respon positif, menyatakan keinginan untuk menerapkan keterampilan yang mereka pelajari dalam kehidupan sehari-hari.

Dengan adanya kegiatan ini, harapan ke depannya adalah agar ibu-ibu PKK desa Grajegan dapat benar-benar memanfaatkan barang bekas menjadi sumber penghasilan ekonomi yang berkelanjutan. Melalui kesadaran akan potensi ekonomi yang terkandung dalam barang bekas, diharapkan masyarakat desa Grajegan dapat lebih kreatif dan mandiri dalam menciptakan peluang bisnis di tengah-tengah tantangan ekonomi. Program ini merupakan langkah positif dalam mewujudkan desa yang berdaya dan berkelanjutan.

Penulis : Fira Syarwadina

Ruang Pembaca

Komentar 0

Belum ada komentar Jadilah yang pertama menyampaikan pendapat.