Mahasiswa.co.id - Seiring dengan perkembangan teknologi informasi, kemampuan pengelolaan data yang baik menjadi kebutuhan penting bagi perangkat desa untuk mampu mengelola berbagai data administratif dan operasional secara akurat dan efisien. Salah satu alat yang banyak digunakan untuk mendukung kebutuhan ini adalah Microsoft Excel. Dengan beragam fitur seperti Pivot Table, Conditional Formatting, dan Chart Tools, Excel membantu pengguna dalam mengolah data dan menyajikannya dalam bentuk visual yang informatif. Dengan fitur tersebut dapat dibuat sebuah dashboard sederhana sehingga data mudah dibaca oleh pemangku kepentingan maupun orang awam.

Memahami pentingnya keterampilan ini, mahasiswa KKN-T gelombang 113 Universitas Hasanuddin menyelenggarakan pelatihan yang bertajuk “Pelatihan Pembuatan Dashboard Visualisasi Data Kependudukan menggunakan Microsoft Excel” yang berlangsung di kantor Desa Bonto Mate’ne pada Jum’at, 24 Januari 2025. Sasaran dari kegiatan ini adalah perangkat Desa Bonto Mate'ne. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman serta keterampilan perangkat desa dalam mengelola dan memvisualisasikan data kependudukan secara efektif. Melalui dashboard online ini diharapkan dapat meningkatkan transparansi dan aksesibilitas informasi, sehingga memudahkan masyarakat dalam mengakses informasi yang dibutuhkan secara jelas dan akurat.

Penanggung jawab pelatihan, Firdha Kusuma yang merupakan mahasiswa program studi Statistika, memberikan materi pelatihan terkait pengenalan visualisasi data dan dashboard, hingga penerapan cara penyusunan dashboard Excel. Pelatihan dibuka dengan sesi pengenalan materi terkait visualisai data dan dashboard serta pengenalan singkat dasar-dasar microsoft excel. “Melalui materi singkat ini, saya harap peserta dapat menyajikan data secara visual dengan tepat sesuai dengan tipe data yang dimiliki serta tujuan dari penyajian data tersebut, sehingga visualisasi yang dihasilkan dapat memberikan informasi yang jelas” tutur Firdha.

Setelah peserta memahami dasar-dasar Excel, pelatihan dilanjutkan dengan materi inti mengenai pembuatan dashboard. Peserta diajarkan cara membuat tabel pivot dan grafik berdasarkan tabel pivot, merancang desain dashboard, dan memperbarui dashboard apabila terdapat data baru yang ingin ditambahkan atau diedit. Sesi ini juga disertai dengan praktik langsung pembuatan dashboard data kependudukan bagi perangkat desa, sehingga mereka tidak hanya belajar secara teoritis, tetapi juga memiliki kesempatan untuk mengaplikasikan keterampilan yang diperoleh secara langsung.

Setelah sesi praktik, perangkat desa kemudian diberikan evaluasi untuk menguji sejauh mana pemahaman dan keterampilan yang mereka miliki dalam mengelola dan membuat dashboard. Evaluasi ini bertujuan untuk memastikan bahwa mereka dapat mengaplikasikan pengetahuan yang telah dipelajari dan mengukur pemahaman mereka terhadap materi yang telah diajarkan. Kegiatan ini kemudian diakhiri dengan sesi tanya jawab dan penyerahan modul yang berisi panduan langkah-langkah membuat dashboard interaktif. Harapannya, melalui program kerja ini, perangkat desa dapat menguasai pembuatan dashboard dan visualisasi data kependudukan yang efektif, sehingga mereka mampu menyajikan informasi yang jelas, akurat, dan mudah dipahami untuk mendukung pengambilan keputusan yang berbasis data di tingkat desa.