Lewati ke konten utama
Menu
Media Mahasiswa — Mahasiswa.co.id

Mahasiswa UNHASY Hadirkan Vest Tea sebagai Inovasi Minuman Melalui Program KDLK Kewirausahaan

Mahasiswa UNHASY

Mahasiswa.co.id – Mahasiswa Universitas Hasyim Asy'ari (UNHASY) kembali menunjukkan kontribusi nyatanya kepada masyarakat luas melalui program sosialisasi kesehatan. Kali ini, kegiatan edukasi terkait pengenalan inovasi minuman fungsional bernama Vest Tea diselenggarakan di lingkungan SMK Dwija Bhakti (DB) Jombang pada hari Senin, 11 Mei 2026. Acara edukatif yang berlangsung mulai pukul 09.00 hingga 13.00 WIB ini menyasar secara khusus para guru dan jajaran staf tata usaha sekolah. Mahasiswa dari program studi Teknik Informatika semester enam, Aldi Tunggal Jaya, turut turun langsung sebagai pemateri utama. Sosialisasi ini bertujuan krusial untuk memperkenalkan alternatif gaya hidup sehat di tengah padatnya kesibukan lingkungan akademik sehari-hari.

Latar belakang utama diadakannya sosialisasi ini berangkat dari pengamatan langsung terhadap pola hidup para tenaga pendidik di sekolah. Para guru dan staf sering kali dihadapkan pada jadwal mengajar maupun rentetan tugas administratif yang sangat padat. Akibat dari rutinitas tersebut, pola makan mereka menjadi tidak teratur dan waktu istirahat yang ideal kerap terabaikan begitu saja. Kondisi semacam ini secara perlahan memicu berbagai keluhan kesehatan, khususnya masalah pencernaan seperti penyakit maag atau Gastroesophageal Reflux Disease (GERD). Oleh karena itu, kehadiran mahasiswa UNHASY membawa solusi praktis melalui produk herbal yang aman dan minim efek samping berbahaya bagi organ tubuh.

Vest Tea sendiri bukanlah sekadar minuman penyegar biasa, melainkan sebuah inovasi teh vinegar fungsional yang kaya akan manfaat. Minuman ini memadukan kebaikan seduhan teh berkualitas dengan cuka buah (fruit vinegar) hasil fermentasi alami. Berdasarkan kajian jurnal ilmiah yang melandasi pembuatannya, produk ini mengandung senyawa fenolik serta antioksidan tinggi yang berfungsi sebagai pelindung sel dari kerusakan. Inovasi ini dirancang khusus sebagai minuman pendamping diet sehat sekaligus pengontrol kadar gula darah masyarakat. Lahirnya produk kesehatan berbasis fermentasi ini sekaligus menjadi bukti nyata keberhasilan implementasi program Kuliah di Luar Kampus (KDLK) Kewirausahaan mahasiswa UNHASY.

Suasana acara sosialisasi di ruang pertemuan SMK Dwija Bhakti Jombang tersebut disambut dengan sangat hangat dan meriah oleh seluruh peserta. Tidak hanya sekadar mendengarkan pemaparan materi secara satu arah, para guru dan staf terlihat sangat antusias mengikuti sesi diskusi. Kegiatan ini pun secara alami berkembang menjadi ajang saling bertukar pikiran mengenai keluhan penyakit yang sering mereka alami saat beraktivitas di sekolah. Banyak tenaga pendidik yang membagikan pengalaman pribadi mereka terkait perihnya gangguan asam lambung akibat kebiasaan menunda jam makan siang. Interaksi dua arah yang komunikatif ini membuat suasana edukasi menjadi lebih hidup, aplikatif, dan tepat sasaran.

Memasuki sesi tanya jawab, muncul sebuah pertanyaan kritis dari salah satu peserta mengenai tingkat keamanan Vest Tea bagi penderita maag. Menanggapi kekhawatiran tersebut, pemateri menjelaskan dengan pendekatan ilmu gizi bahwa penderita maag atau GERD tetap dapat mengonsumsi minuman ini asalkan mematuhi aturan pakainya. Karena bahan dasar produk ini mengandung asam asetat alami, penderita maag sangat diwajibkan untuk meminum Vest Tea hanya setelah makan atau saat perut sudah terisi. Formulasi minuman ini sebenarnya telah diracik secara presisi dengan ekstrak teh hitam untuk meredam tingkat keasaman tajam dari cuka buah. Apabila anjuran minum sesudah makan ini dipatuhi secara disiplin, pH lambung akan tetap stabil dan terhindar dari iritasi.

Pertanyaan krusial lain yang tak kalah penting adalah mengenai kecocokan konsumsi Vest Tea apabila dibarengi dengan jadwal minum obat medis. Secara keilmuan farmakologi, mahasiswa secara tegas mengingatkan bahwa minuman herbal ini tidak boleh dikonsumsi bersamaan secara langsung dengan obat-obatan dokter. Daun teh memiliki kandungan senyawa tanin yang dapat mengikat struktur zat aktif pada obat tertentu, sehingga penyerapan obat di dalam usus menjadi terhambat. Selain itu, sifat asam dari cuka buah mampu mengubah dinamika keasaman lambung yang pada akhirnya memengaruhi daya larut obat. Solusi paling direkomendasikan adalah dengan memberikan jeda waktu konsumsi minimal satu hingga dua jam antara meminum obat dan Vest Tea.

Melalui kegiatan edukatif ini, tim mahasiswa Teknik Informatika UNHASY berharap para pendidik dapat mulai memperbaiki pola konsumsi harian mereka. Vest Tea diposisikan murni sebagai sahabat pendamping gaya hidup sehat, bukan diklaim sebagai obat ajaib pengganti terapi medis. Pemahaman literasi gizi yang tepat sangatlah penting agar seluruh khasiat produk inovatif ini dapat terserap secara maksimal. Acara sosialisasi ini kemudian ditutup dengan pembagian sampel produk dan sesi dokumentasi bersama jajaran pimpinan SMK Dwija Bhakti Jombang. Inisiatif positif pemuda kampus ini diharapkan mampu terus berlanjut dan memberikan dampak nyata bagi kesehatan masyarakat.

Ditulis oleh: Team KDLK VestTea Asal Kampus: Universitas Hasyim Asy'ari (UNHASY)
Tiktok: unhasy_kdlk2026vesttea Ig: unhasy_kdlk2026vesttea

Ruang Pembaca

Komentar 0

Belum ada komentar Jadilah yang pertama menyampaikan pendapat.