Lewati ke konten utama
Menu
Media Mahasiswa — Mahasiswa.co.id

Mahasiswa UNHASY Hadirkan SYAHFA: Inovasi Dokumentasi Instan Berbasis Barcode Melalui Program KDLK Kewirausahaan

Mahasiswa UNHASY

Mahasiswa.co.id - Industri kreatif digital di Indonesia terus mengalami transformasi yang sangat cepat dari waktu ke waktu. Perkembangan ini menuntut adanya efisiensi proses tanpa mengesampingkan kualitas visual dari sebuah karya dokumentasi profesional. Menjawab tantangan nyata tersebut, sekelompok mahasiswa berbakat dari Universitas Hasyim Asy’ari (UNHASY) Tebuireng Jombang meluncurkan sebuah terobosan baru. Inovasi kreatif di bidang jasa ini diberi nama SYAHFA, yang merupakan sebuah layanan production house snapshoot modern. Platform ini mengintegrasikan teknologi barcode untuk mempercepat distribusi karya fotografi dan videografi secara real-time kepada para klien penggunanya.

Kegiatan peluncuran dan sosialisasi perdana inovasi SYAHFA ini dilaksanakan dalam rangkaian Program Kuliah Di Luar Kampus (KDLK) Kewirausahaan. Acara pameran produk tersebut berlangsung meriah di lingkungan kampus UNHASY pada pertengahan bulan Mei 2026. Tim SYAHFA melakukan demonstrasi secara langsung di hadapan para mahasiswa dan dosen praktisi yang hadir mengunjungi stan mereka. Mereka menunjukkan bagaimana teknologi digital terkini mampu memangkas birokrasi pengiriman berkas dokumentasi yang selama ini dianggap lambat. Fokus utama dari sosialisasi ini adalah memperkenalkan kemudahan akses foto digital yang dapat langsung dinikmati audiens dalam hitungan detik.

Direktur Utama sekaligus Ketua Tim SYAHFA, M. Syahru Ramadhan, menjelaskan bahwa ide bisnis ini muncul dari permasalahan klasik di dunia fotografi. Klien atau tamu undangan dalam sebuah acara besar kerap harus menunggu berhari-hari untuk bisa melihat hasil jepretan kamera. Kondisi waktu tunggu yang lama ini sering kali membuat momentum sebuah perayaan kehilangan euforia saat dibagikan ke internet. “Di era media sosial saat ini, sebuah momentum perayaan adalah segalanya bagi generasi digital,” ungkap Syahru dalam sesi presentasinya. Ia memastikan bahwa melalui ketersediaan barcode di lokasi acara, setiap kenangan berharga dapat langsung diunduh secara seketika.

Secara teknis operasional, sistem kerja cerdas SYAHFA melibatkan integrasi langsung antara perangkat kamera fotografer dengan penyimpanan cloud storage. Setiap sesi pemotretan oleh operator akan langsung dihubungkan secara otomatis ke sebuah kode QR (barcode) khusus acara. Klien atau tamu yang hadir di lokasi hanya perlu melakukan pemindaian menggunakan kamera perangkat smartphone masing-masing. Proses pemindaian cerdas ini akan langsung mengarahkan mereka ke tautan akses pribadi untuk mengunduh foto beresolusi sangat tinggi. Tidak hanya mengandalkan aspek kecepatan, tim SYAHFA juga memastikan seluruh hasil gambar memiliki sentuhan cinematic storytelling yang memukau mata.

Untuk menunjang kualitas produksi visual tingkat tinggi, para pendiri SYAHFA sangat berkomitmen menggunakan peralatan berstandar profesional. Mereka mengoperasikan kamera berspesifikasi tinggi yang dipadukan dengan kelincahan manuver teknologi drone modern. Penggunaan perangkat drone ini ditujukan untuk mendapatkan sudut pandang udara yang mampu memaksimalkan estetika visual luar ruangan. Kualitas pelayanan premium ini ditargetkan untuk melayani berbagai segmen strategis, mulai dari perayaan wisuda mahasiswa hingga dokumentasi pernikahan. Melalui standardisasi alat produksi ini, mereka sangat optimis siap bersaing dengan para pelaku industri kreatif yang sudah lama eksis.

Selain menawarkan berbagai keunggulan teknologi digital, kehadiran operasional SYAHFA juga konsisten membawa misi mulia kelestarian lingkungan. Inovasi jasa dokumentasi ini dikonsep agar sangat selaras dengan program Tujuan Pembangunan Berkelanjutan atau Sustainable Development Goals (SDG’s) poin ke-12. Poin krusial tersebut sangat menekankan pentingnya penerapan pola konsumsi dan produksi yang bertanggung jawab di kalangan pelaku usaha. Dengan beralih sepenuhnya menuju model distribusi digital, mereka berhasil memangkas penggunaan limbah media fisik secara signifikan. Pendekatan operasional bebas limbah (zero waste) ini terbukti efektif dalam menekan penumpukan sampah plastik dari kemasan kepingan CD hingga perangkat flashdisk.

Kesuksesan perancangan prototipe bisnis SYAHFA ini tentu merupakan hasil dari kolaborasi solid antarmahasiswa UNHASY lintas disiplin. Tim kewirausahaan ini dipimpin oleh M. Syahru Ramadhan, dan didukung oleh akurasi Nabila Nurul Qomariyah di departemen keuangan. Operasional harian juga dibantu oleh Helma Nikmatul Jannah pada divisi pemasaran, M. Lazuardi Sidqon Fahmi sebagai tenaga operator kamera, serta Rizqi Amalia Br. Sihotang selaku sekretaris. Lewat fasilitasi Program KDLK Kewirausahaan, rancangan bisnis mahasiswa ini diharapkan tidak hanya berhenti sebagai tugas akhir perkuliahan. Ke depannya, inovasi layanan ini diproyeksikan mampu berkembang besar menjadi unit bisnis mandiri yang menggerakkan ekonomi kreatif di wilayah Jombang.

Ditulis oleh: Tim KDLK Kewirausahaan SYAHFA – Universitas Hasyim Asy’ari (UNHASY)
Instagram: @unhasy_kdlk2026_syahfa
Tiktok: @unhasy_kdlk2026_syahfa
Website: https://www.syahfa.store/
Email: syahfa.moment@gmail.com

Ruang Pembaca

Komentar 0

Belum ada komentar Jadilah yang pertama menyampaikan pendapat.