Lewati ke konten utama
Menu
Media Mahasiswa — Mahasiswa.co.id

Ngabdi Bari Ngabudaya: Mahasiswa Bandung Airlangga Tebarkan Kebaikan dan Cinta Budaya Sunda di Panti Asuhan

Mahasiswa Bandung Airlangga

Surabaya, Mahasiswa.co.id – Mahasiswa yang tergabung dalam organisasi mahasiwa daerah Bandung Airlangga (BANDIRA), yang merupakan bagian dari Forum Silaturahmi Mahasiswa Daerah (FORSIDA) Universitas Airlangga, sukses menggelar kegiatan sosial ABDI BANDIRA 1.0 dengan tema “Ngabdi Bari Ngabudaya – Mengenal Jawa Barat Lewat Cerita dan Ceria” pada Minggu, 9 November 2025.

Kegiatan ini menjadi wadah bagi mahasiswa asal Bandung Raya yang tergabung dalam BANDIRA untuk menebarkan semangat pengabdian sekaligus memperkenalkan budaya Sunda kepada anak-anak Panti Asuhan Yayasan Cahaya Umat Madani.

“Melalui kegiatan ini, kami ingin mengenalkan kekayaan budaya Jawa Barat dengan cara yang menyenangkan dan bermakna. Anak-anak tidak hanya belajar, tapi juga merasakan kehangatan budaya Sunda lewat dongeng, permainan, dan kuliner,” ujar Muhammad Arva Dzikri, Ketua Pelaksana Abdi Bandira 1.0.

Acara dimulai dengan drama cerita Sunda, dilanjutkan games interaktif bertema budaya, serta pengenalan makanan khas Sunda seperti mochi, tahu Sumedang, dan es oyen. Kegiatan ditutup dengan makan Bersama dan pemberian donasi berupa uang, bingkisan, dan sembako kepada pihak panti.

Suasana haru sekaligus bahagia tercipta saat sesi pembuatan makanan khas sunda dan penyerahan donasi berupa uang tunai, sembako, serta bingkisan. Kegiatan ini menjadi simbol kepedulian sosial dan wujud nyata semangat “ngabdi bari ngabudaya” mengabdi sambil menjaga warisan budaya daerah.

Ketua Umum BANDIRA, Taqy Ahmad Farisy, mengungkapkan bahwa kegiatan ini bukan sekadar pengabdian sosial, tetapi juga bentuk nyata dari semangat mahasiswa untuk menjaga identitas budaya di tengah arus modernisasi.

“Kami percaya, mengenalkan budaya sejak dini adalah cara sederhana namun berdampak besar untuk menanamkan nilai kebanggaan dan kearifan lokal,” ujarnya.

Antusiasme anak-anak panti menjadi bukti bahwa pengenalan budaya bisa dikemas secara edukatif dan menyenangkan. Para panitia berharap kegiatan Abdi Bandira dapat menjadi program rutin yang terus berlanjut dan memberi manfaat nyata bagi masyarakat.

Dengan semangat “Ngabdi Bari Ngabudaya”, BANDIRA membuktikan bahwa mahasiswa tak hanya berfokus pada akademik, tetapi juga mampu menjadi agen pelestarian budaya dan inspirasi sosial bagi lingkungan sekitar.

Oleh: Muhammad Gumilang Yusamsi Staff Bandira

Ruang Pembaca

Komentar 0

Belum ada komentar Jadilah yang pertama menyampaikan pendapat.