Lewati ke konten utama
Menu
Media Mahasiswa — Mahasiswa.co.id

Organisasi gerakan Palang Merah Remaja Indonesia di UINSU

3-25-300x179-3

Mahasiswa.co.id - Palang Merah Remaja (disingkat PMR) adalah wadah pembinaan dan pengembangan anggota remaja PMI, yang selanjutnya disebut PMR. Angota PMR adalah anggota remaja yang berusia 10-17 tahun atau belum menikah, yang mendaftarkan diri dan terdaftar dalam kelompok.

Ada beberapa syarat untuk menjadi anggota PMR diantaranya adalah:

1) Warga Negara Indonesia atau Warga Negara Asing yang sedang berdomisili diwilayah Indonesia.

2)Berusia 10-17 tahun dan belum menikah

3) Berpendidikan setingkat SD, SLTP dan SLTA

4)Bersedia mengikuti pelatihan dan pendidikan dasar kepalangmerahan

5) Mendapat persetujuan orang tua/wali.Pada lambang PMR juga memiliki arti yang sangat bagus, yaitu:

1)Segi Lima merah melambangkan Pancasila.

2)Warna dasar kuning melambangkan ‘warna dasar PMR Wira’.

3) Segi lima putih melambangkan ‘Panca Satya PMR’.

4) Warna dasar putih melambangkan ‘Kesucian’.

5) Tanda Palang Merah melambangkan ‘Bendera Negara Swiss’.

Setiap kegiatan yang dipilih oleh setiap peserta didik pasti mempunyai banyak manfaat,melalui sebuah kegiatan yang dipilih dirinya usai jam pulang sekolah juga memberikan dampak positif untuk perkembangannya kelak di masa depan. Dan anak-anak tidak hanya mendapatkan pelajaran dari teori yang diajarkan di ruang kelas saja tetapi mendapatkan pelajaran dari luar kelas juga. Melalui kegiatan PMR ini, anak-anak tidak hanya fokus terkait kesehatan serta pengobatan saja, melainkan mampu tergerak hatinya untuk membantu sesama.

Kegiatan seperti ini juga sangat cocok bila anak memiliki cita-cita untuk menjadi dokter, bidan, perawat atau profesi lain yang bergubungan dengan kesehatan. Ada banyak ilmu yang bisa didapat serta diterapkan dirinya di kehidupan sehari-hari khususnya dalam jangka waktu yang panjang.Beberapa manfaat yang didapat kan ketika mengikuti kegiata PMR, yaitu:

1) Melatih Sikap Empati. Empati merupakan perasaan mendasar yang sangat pentinguntuk dimiliki semua orang. Pengaplikasian bersikap empati pun dapat berhubunganlangsung dari sebuah perasaan yang peka dan mau bergerak untuk bersiap.

2) Meningkatkan Kepedulian terhadap sekitar

3) Mendapatkan Pembelajaran Baru. Untuk PMR mula, biasanya akan mulai belajar mengenal luka hingga melakukan pertolongan pertama dengan sigap. Apalagi tak hanya sekadar teori saja, namun anak-anak bisa dituntut untuk melakukan praktik atau mengaplikasikannya langsung ke lingkungan sekitar.

4) Meningkatkan Sosialisasi Terhadap Lingkungan Sekitar. Ekstrakurikuler PMR membentuk kepribadian anak-anak untuk lebih mudah bersosialisasi dengan orang sekitar.

Kemampuan sosialisasi tentu sangat dibutuhkan bila si anak melihat orang asing yang mengalami kecelakaan dan membutuhkan pertolongan pertama.

5) Mengasah Sikap Percaya Diri. Melalui kegiatan positif yang dilakukan anak-anak diluar jam sekolah seperti kegiatan PMR dapat membantunya mengasah sikapkepercayaan diri.

Percaya diri menjadi salah satu kunci agar anak bisa memercayai kemampuan dirinya saat sedang membantu orang lain. Tanpa adanya sikap kepercayaan diri, anak-anak tidak akan bisa dengan mudah tergerak hatinya dalam membantu orang lain.

By : Sindy Adella
Fakultas ilmu Tarbiyah dan Keguruan
PGMI
Universitas Islam Negeri Sumatra Utara

Ruang Pembaca

Komentar 0

Belum ada komentar Jadilah yang pertama menyampaikan pendapat.