Peluncuran Program SIGER TBC oleh Mahasiswa UIN Jakarta di Kelurahan Serpong
Oleh Redaksi
Mahasiswa.co.id, Tangerang Selatan — Mahasiswa/i Program Studi Kesehatan Masyarakat Universitas Islam Negeri (UIN) Syarif Hidayatullah Jakarta melaksanakan kegiatan peluncuran program intervensi TBC bernama SIGER TBC (Serpong Inisiatif Gerakan Atasi Tuberkulosis) dalam rangka Pengalaman Belajar Lapangan (PBL), (2 Februari 2026). Kegiatan ini dilaksanakan di Kelurahan Serpong khususnya di Balai Warga RW 02 dan dihadiri oleh perwakilan Puskesmas Serpong II, Ketua RW 02, kader kesehatan, Para Ketua RT di wilayah RW 02, serta masyarakat setempat.
Program SIGER TBC bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan kesadaran masyarakat terkait penyakit Tuberkulosis (TBC), sekaligus mengurangi stigma terhadap penderita TBC di lingkungan masyarakat. Program ini mengusung tema AWARE (Aksi Warga, Atasi, Respon, dan Eliminasi TBC) sebagai pendekatan dalam pencegahan dan penanggulangan TBC berbasis partisipasi masyarakat.
Meilani Dwiky Nurzahwa selaku Ketua Tim PBL kelompok 14 menyampaikan bahwa program SIGER TBC disusun berdasarkan hasil analisis situasi selama kegiatan PBL berlangsung.
“Program ini dirancang untuk menjawab kebutuhan masyarakat terkait informasi TBC, khususnya dalam hal pencegahan, penularan, dan pentingnya pengobatan secara tuntas,” ujarnya.
Pelaksanaan program SIGER TBC meliputi kegiatan edukasi kesehatan, diskusi interaktif, Focus Group Discussion (FGD) kader kesehatan serta interaksi pesan melalui media Komunikasi, Informasi, dan Edukasi (KIE). Media KIE yang digunakan antara lain kalender edukatif yang dirancang berisi informasi pencegahan TBC, poster pencegahan TBC, serta inovasi aplikasi alarm digital bernama “MedTime” yang ditujukan bagi pasien TBC sebagai pengingat (reminder) untuk minum obat secara rutin.
Pihak puskesmas juga memberikan dukungan terhadap pelaksanaan program SIGER TBC. Ibu Ns. Yuni Kartika, S.Kep menyampaikan bahwa keterlibatan mahasiswa/i sangat membantu kegiatan promotif dan preventif.
“Edukasi yang dilakukan mahasiswa mendukung upaya puskesmas dalam pengendalian TBC, terutama dalam meningkatkan pengetahuan dan kesadaran serta mengurangi stigma di masyarakat,” jelasnya.
Dosen pembimbing fakultas, Ibu Narila Mutia Nasir, SKM., MKM., Ph.D. mengapresiasi pelaksanaan program SIGER TBC sebagai bentuk penerapan ilmu kesehatan masyarakat secara langsung di lapangan.
Melalui pelaksanaan program SIGER TBC, diharapkan upaya penanggulangan TBC di masyarakat RW 02 Kelurahan Serpong semakin kuat, seiring dengan meningkatnya pengetahuan dan kesadaran masyarakat, sehingga stigma terhadap penderita TBC dapat berkurang dan terciptanya lingkungan yang lebih mendukung dalam pencegahan serta pengendalian TBC.
Ruang Pembaca
Komentar 0
Belum ada komentarJadilah yang pertama menyampaikan pendapat.
Komentar 0