Mahasiswa.co.id - Ikatan BEM Pertanian Indonesia mengajak petani dan mahasiswa pertanian seluruh Indonesia untuk menerima apapun hasil yang nantinya di berikan oleh KPU akan tetapi bila mana terjadinya pencatatan demokasi kami siap mengawal jalannya demokrasi yang seadil adilnya. Sebagai kaum intelektual mahasiswa mempunyai hak untuk mengawal dan menjaga jalanya demokrasi sudah selaknya mahasiswa menjadi menyambung lidah keresahan rakyat yang hari ini kian miris melihatnya banyak mahasiswa yang terpolarisasi dan melupan eksistensinya untuk memperjuangkan hak-hak masyarakat civil khususnya sektor pertanian.
Setelah hasil yang di berikan oleh KPU nantinya harapan untuk saling menghormati juga perlu diterapkan selaknyanya kultur plurarisme yang ada di negara ini. Harapnya untuk siapapun yang menjadi nantinya tolong dijaga amanat rakyat yang diberikan janji janji untuk memperkuat,menjadikan negara super power diuar segera dimplementasikan karena kedaulatan masyarakat Indonesia merupakan cita cita kita bersama bukan perpecahan bangsa karena perbedaan pilihan dan provokasi dimana-mana.
Sekali lagi saya M Nadhim Ardiansyah presidium Nasional Ikatan BEM Pertanian Indonesia menghimbau untuk mahasiswa jangan mudah terhasut dan terprovokasi karena bila mana kaum inteklektual sudah bergerak tanpa untuk kepentingan rakyat itu artinya kemataian berpikir didepan mata sekali lagi untuk kedepanya bersifatlah layaknya kesatria dalam kontestasi politik karena bila mana hal ini di perpanjang dan di perlebar menimbulakan perpecahan bangsa ini lanjutkan untuk mekanisme hukum yang berlaku dan hari ini buka mata lebar lebar mari kita jaga persatuan dan persaudaraan tanpa mengurangi intelektual ini.

Komentar 0