Lewati ke konten utama
Menu
Media Mahasiswa — Mahasiswa.co.id

Sinergi dengan Pemerintah Kota, KKN-PPM UGM Unit Tualang Tual Dorong Digitalisasi Wisata Kota Tual

Wisata Kota Tual

Mahasiswa.co.id - Menyandang predikat pasir terhalus, Kota Tual menyimpan keindahan bahari berkelas dunia. Sebagai salah satu wilayah frontier, Kota Tual dianugerahi tidak kurang dari 66 pulau yang menjadikannya disebut sebagai surga wisata kepulauan. Kekayaan alam tersebut berpadu erat dengan keramahan masyarakat Kei dan kebudayaan yang khas. Potensi inilah yang melatarbelakangi penerjunan Tim unit Tualang Tual di Kota Tual pada KKN-PPM Periode II tahun 2026.

Keberlanjutan Program
Dosen Pembimbing Lapangan, Dr. M. Yusuf, M.A., mengungkapkan bahwa penerjunan kedua yang dijadwalkan pada 20 Juni–8 Agustus di Desa Dullah, Ngadi, dan Labetawi ini merupakan tindak lanjut dari hal yang telah timnya bangun pada tahun sebelumnya.

“Jika tahun lalu, kami membangun pondasinya, tahun ini, kami membangun temboknya, kusennya, atau bahkan atapnya,” jelasnya (2/6).

Lebih lanjut, Yusuf menjelaskan bahwa Kota Tual merupakan wilayah kepulauan dengan pesona alam luar biasa yang jarang ditemukan di tempat lain. Selain potensi alam, Tual juga memiliki nilai budaya intangible yang sangat kuat. Menurutnya, nilai budaya tersebut perlu digali dan diaktualisasi sebagai modal utama pembangunan pariwisata daerah.

“Tual merupakan kepulauan kecil yang memiliki potensi alam yang luar biasa. Selain alamnya, Tual juga memiliki nilai budaya yang intangible. Karena itu, perlu diaktualisasi sehingga menjadi modal kuat untuk pembangunan pariwisata kota Tual. Dalam hal ini, diperlukan upaya-upaya kolaboratif dan serius, salah satunya melalui KKN ini, ” jelasnya.

Optimalisasi Teknologi
Koordinator Mahasiswa Unit KKN Tualang Tual, Naafi, memaparkan bahwa seluruh program kerja unggulan yang dirancang tahun ini berfokus langsung pada optimalisasi potensi daerah. Salah satu langkah strategisnya ialah pemanfaatan platform digital untuk mempromosikan pariwisata lokal.

“Kami memiliki beberapa program kerja unggulan terutama dalam mendukung tema KKN tahun ini. Salah satunya ialah pemanfaatan platform digital untuk menyebarluaskan potensi wisata lokal agar Kota Tual lebih dapat dikenal di masyarakat luar,” ujarnya.

Seiya sekata dengan Yusuf, Naafi juga menilai bahwa sektor kebudayaan perlu dintegrasikan guna menjadi daya tarik wisata global.

“Saat ini, budaya menjadi salah satu daya tarik turis lokal dan mancanegara untuk mengunjungi tempat-tempat yang ada di berbagai daerah. Kami membingkai budaya tersebut sebagai warisan leluhur yang harus dijaga dan dilestarikan. Hal tersebut akan menjadi ikon atau ciri khas yang akan berkesan bagi wisatawan yang datang ke Tual,” jelasnya.

Lebih dari pada digitalisasi potensi alam dan budayanya, Naafi menjelaskan bahwa ia bersama timnya juga akan membersamai pemandu wisata (tour guide) dan Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) yang telah dibentuk pada periode sebelumnya untuk memperkuatnya dari segi secara struktural dan kualitas pelayanan. Menurutnya, langkah ini diambil sebagai upaya nyata menjadikan Kota Tual jauh lebih siap dalam menyambut kunjungan wisatawan.

“Pada tahun ini, kami akan memperkuat kelembagaan dari adanya tour guide dan Pokdarwis supaya mendukung pariwisata daerah,” tuturnya.

Dukungan Penuh Pemerintah Kota Tual
Komitmen kerja sama ini disambut baik oleh jajaran pemerintah daerah setempat. Sekretaris Daerah Kota Tual, Ridwan Abduh Fadirubun, S.E., M.Ec.Dev., menyatakan berkomitmen penuh untuk menyukseskan KKN tahun ini.

“Pada prinsipnya, kami siap menerima adik-adik mahasiswa di tiga lokasi yang direncanakan. Dengan segala keterbatasan tahun ini, kami berkomitmen untuk menyukseskan kegiatan KKN UGM,” ujarnya melalui Zoom dalam agenda audiensi KKN Tualang Tual dengan Pemerintah Daerah (2/6).

Penulis : Aldi Firmansyah
Foto : Tim KKN-PPM Tualang Tual UGM

Ruang Pembaca

Komentar 0

Belum ada komentar Jadilah yang pertama menyampaikan pendapat.