PAMULANG, Mahasiswa.co.id – Sebanyak 25 siswa SMK Bintang Nusantara, Pamulang, Tangerang Selatan, mengikuti program Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) yang diselenggarakan oleh mahasiswa Program Studi Manajemen Universitas Pamulang (UNPAM). Kegiatan bertajuk "Edukasi Marketing untuk Siswa SMK Bintang Nusantara: Dari Konten Jadi Cuan" ini berlangsung pada [tanggal pelaksanaan] dan bertujuan membekali generasi muda dengan keterampilan digital marketing serta menumbuhkan jiwa kewirausahaan sejak dini. Ketua tim pelaksana, Putri Husnaini, menjelaskan bahwa siswa SMK merupakan pengguna aktif media sosial, namun pemanfaatannya masih cenderung sebagai sarana hiburan, bukan untuk kegiatan produktif. "Kami ingin mengubah pola pikir mereka dari sekadar konsumen konten menjadi kreator yang mampu menghasilkan pendapatan melalui media sosial," ujarnya di sela kegiatan.

Kegiatan PKM ini merupakan bagian dari Tri Dharma Perguruan Tinggi yang dilaksanakan oleh tiga mahasiswa UNPAM, yaitu Putri Husnaini, Alvi Lutfiah Seftianih, dan Muhammad Randi Alfatih, di bawah bimbingan dosen Krisnaldy, S.E., M.Si. Program ini menggunakan metode partisipatif dan experiential learning yang terdiri dari tiga tahap: persiapan, pelaksanaan, dan evaluasi. Pada tahap pelaksanaan, para siswa diberikan materi tentang konsep dasar marketing, strategi content marketing, serta pemanfaatan media sosial seperti Instagram dan TikTok sebagai sarana pemasaran. Mereka juga diajak praktik langsung membuat konten promosi menggunakan aplikasi editing sederhana seperti Canva dan CapCut, serta melakukan simulasi usaha digital. "Kami ingin memberikan pengalaman belajar yang aplikatif, bukan sekadar teori di dalam kelas," tambah Alvi Lutfiah Seftianih, anggota tim pelaksana.

Hasil dari kegiatan ini menunjukkan peningkatan pemahaman siswa yang signifikan. Berdasarkan pre-test, rata-rata pemahaman awal siswa hanya mencapai 32 persen. Setelah mengikuti pelatihan, post-test menunjukkan peningkatan drastis menjadi 84 persen, atau naik sebesar 52 persen. Seluruh peserta berhasil membuat akun bisnis di media sosial yang terpisah dari akun pribadi mereka. Sebanyak 80 persen peserta mampu membuat konten promosi yang menarik, dan 75 persen peserta mampu menyusun rencana usaha digital sederhana, mulai dari ide produk, target audiens, hingga strategi promosi dan penetapan harga. Beberapa siswa bahkan menunjukkan ide bisnis kreatif seperti menjual jasa pembuatan konten untuk UMKM, makanan ringan dengan kemasan menarik, hingga produk digital seperti stiker dan template desain. "Saya jadi paham bahwa konten yang bagus bisa menghasilkan uang. Sekarang saya sudah punya akun bisnis sendiri di Instagram," ujar salah satu peserta dengan antusias.

Kepala SMK Bintang Nusantara menyambut baik dan mengapresiasi inisiatif mahasiswa UNPAM ini. Menurutnya, program ini sangat relevan dengan kebutuhan siswa di era digital yang menuntut keterampilan praktis di samping pengetahuan akademik. "Selama ini siswa kami aktif menggunakan media sosial, tetapi belum terarah untuk hal-hal produktif. Kami berterima kasih kepada tim PKM UNPAM yang telah memberikan bekal berharga ini," ujarnya. Para guru juga mengamati perubahan positif pada siswa setelah mengikuti pelatihan, di mana mereka terlihat lebih percaya diri dan mulai berani mengekspresikan ide-ide kreatif mereka. Dosen pembimbing PKM, Krisnaldy, S.E., M.Si., menambahkan bahwa program ini sejalan dengan upaya UNPAM untuk terus berkontribusi dalam peningkatan literasi digital dan kewirausahaan di kalangan generasi muda.

Sebagai tindak lanjut, tim PKM UNPAM berencana melakukan pendampingan melalui grup WhatsApp selama satu bulan ke depan untuk memantau perkembangan peserta dan memberikan motivasi secara berkala. Mereka juga akan mengevaluasi sejauh mana siswa menerapkan pengetahuan yang telah diperoleh. Ke depan, tim berharap program serupa dapat diperluas ke sekolah-sekolah lain di wilayah Pamulang dan Tangerang Selatan yang memiliki karakteristik siswa dan permasalahan serupa. "Kami ingin kegiatan ini tidak berhenti di sini, tetapi menjadi gerakan berkelanjutan untuk mencetak generasi muda yang melek digital dan memiliki jiwa wirausaha," tutup Muhammad Randi Alfatih, anggota tim pelaksana PKM. Dengan adanya program ini, diharapkan siswa SMK Bintang Nusantara dapat menjadi pelopor di kalangan remaja dalam memanfaatkan teknologi digital secara kreatif dan produktif untuk masa depan yang lebih cerah.