Karanganyar, Mahasiswa.co.id — Universitas Muhammadiyah Karanganyar (UMUKA) secara resmi menyerahkan 243 mahasiswa peserta Kuliah Kerja Nyata (KKN) kepada Pemerintah Kabupaten Karanganyar dalam sebuah seremoni yang berlangsung di Pendopo Raden Mas Said, Rumah Dinas Bupati Karanganyar. Acara penyerahan ini turut dihadiri oleh jajaran pimpinan universitas, perwakilan Pemerintah Kabupaten Karanganyar, serta para dosen pembimbing lapangan. Dalam sambutannya, Rektor UMUKA, Dr. H. Muh Samsuri, memaparkan rencana strategis universitas untuk menambah tujuh program studi (prodi) baru, sebagai bagian dari komitmen memperluas cakupan keilmuan dan menjawab tantangan dunia kerja yang terus berkembang. Saat ini, UMUKA memiliki 15 prodi aktif dan dalam waktu dekat akan bertambah menjadi 22 prodi. Adapun tujuh prodi baru yang akan segera dibuka antara lain:
  • S1 Ilmu Hukum
  • S1 Manajemen
  • S1 Psikologi
  • S1 Ilmu Pemerintahan
  • S1 Pendidikan Guru Sekolah Dasar (PGSD)
  • S1 Pendidikan Bahasa Inggris
  • S1 Pendidikan Jasmani
Selain itu, satu program studi D3 Kebidanan dari perguruan tinggi swasta lain juga akan resmi bergabung ke UMUKA melalui proses akuisisi kelembagaan. Wakil Rektor II UMUKA, Sarilan M. Ali, menambahkan bahwa proses pembukaan ketujuh prodi baru tersebut kini telah memasuki tahap akhir dan tinggal menunggu visitasi dari Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi, melalui Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi, Riset, dan Teknologi (Diktiristek). “Target kami, seluruh prodi ini sudah dapat menerima mahasiswa baru mulai tahun ini,” ujarnya optimistis. Terkait pelaksanaan KKN tahun ini, para mahasiswa akan ditempatkan di tiga kecamatan, yakni Jenawi, Jumapolo, dan Matesih, yang terbagi dalam 30 kelompok dan didampingi oleh 60 dosen pembimbing lapangan. Rinciannya: 9 kelompok di Kecamatan Jenawi, 12 kelompok di Kecamatan Jumapolo, dan 9 kelompok di Kecamatan Matesih. Selama masa pengabdian, mahasiswa tak hanya menjalankan program-program sosial, tetapi juga turut mempromosikan potensi lokal desa melalui berbagai platform media sosial, sebagai bagian dari kontribusi mereka terhadap pengembangan masyarakat berbasis digital. Pemerintah Kabupaten Karanganyar yang diwakili oleh Kepala Badan Perencanaan, Penelitian dan Pengembangan (Baperlitbang), Dwi Cahyono, S.Sos., M.Si., menyampaikan apresiasi atas partisipasi mahasiswa dalam mendukung pembangunan daerah. Ia menekankan pentingnya kontribusi akademisi dalam mengatasi persoalan masyarakat seperti kemiskinan dan stunting. “Kami berharap, para mahasiswa dapat menjalankan program KKN ini dengan penuh semangat, tanggung jawab, dan mampu memberikan dampak nyata bagi masyarakat di lokasi pengabdian,” pungkasnya.